SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan Latihan Dasar Kepramukaan yang berlangsung selama dua hari, dengan tujuan untuk memperkenalkan dan membekali siswa baru dengan dasar-dasar kepramukaan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dirancang untuk membangun karakter, keterampilan, serta kepedulian sosial para peserta didik. Latihan Dasar Kepramukaan dimulai pada hari pertama dengan kegiatan yang memfokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah dan sekitar. Para peserta didik baru diajak untuk berkeliling area sekolah serta lingkungan sekitar untuk lebih mengenal fasilitas dan sarana yang tersedia. Kegiatan ini bertujuan agar siswa dapat beradaptasi dengan baik dan merasa lebih nyaman di lingkungan baru mereka. Setelah tur lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan tali temali, salah satu keterampilan dasar dalam kepramukaan. Para siswa belajar membuat dragbar, sebuah alat yang berguna dalam berbagai situasi darurat. Pelatihan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai teknik-teknik tali temali dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan dengan keterampilan ini, siswa dapat menerapkan prinsip-prinsip kepramukaan dalam situasi yang memerlukan kerjasama dan keterampilan praktis. Pada hari kedua, materi latihan difokuskan pada aspek-aspek yang lebih spesifik dan praktis dari kepramukaan. Sesi pertama diisi dengan materi dari Pramuka Peduli Kota Surakarta yang memberikan pelatihan mengenai bagaimana mengevakuasi diri dan orang lain dalam situasi bencana. Materi ini meliputi prosedur evakuasi, penanganan awal saat terjadi bencana, serta tips-tips penting untuk keselamatan. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa agar dapat bertindak cepat dan efektif dalam situasi darurat. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Dewan Kerja Cabang yang memperkenalkan program kerja mereka. Dalam presentasi ini, Dewan Kerja Cabang menjelaskan berbagai kegiatan dan proyek yang mereka laksanakan, serta bagaimana siswa dapat terlibat dalam berbagai program kepramukaan di tingkat cabang. Informasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran aktif yang dapat diambil oleh siswa dalam organisasi kepramukaan di tingkat yang lebih luas. Kemudian, Satuan Karya Pariwisata memberikan materi mengenai kegiatan dan proyek yang telah mereka lakukan. Satuan Karya Pariwisata menjelaskan berbagai kegiatan yang mereka selenggarakan, serta bagaimana kegiatan tersebut berkontribusi pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan siswa dalam bidang pariwisata. Penjelasan ini memberikan wawasan kepada siswa mengenai berbagai peluang dan pengalaman yang bisa diperoleh melalui keterlibatan dalam satuan karya. Sebagai penutup, Dewan Kerja Ranting memperkenalkan apa itu Dewan Kerja Ranting dan peranannya dalam organisasi kepramukaan. Mereka menjelaskan struktur organisasi, tanggung jawab, dan program-program yang dijalankan oleh Dewan Kerja Ranting untuk mendukung kegiatan kepramukaan di tingkat ranting. Informasi ini diharapkan dapat membantu siswa memahami lebih dalam tentang bagaimana organisasi kepramukaan berfungsi di berbagai tingkatan. Latihan Dasar Kepramukaan di SMK Negeri 7 Surakarta berakhir dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta didik baru diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dari kegiatan ini, tetapi juga terinspirasi untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter dan kepedulian sosial yang kuat pada siswa, serta mendorong mereka untuk aktif dalam berbagai kegiatan kepramukaan di masa depan. -Tim Kontributor-
MPLS JUARA 2024
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta dibuka dengan semangat pagi yang cerah. Apel pagi yang diadakan di halaman utama sekolah berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh siswa baru, guru, serta staf sekolah. Suasana penuh antusiasme dan harapan menyambut kehadiran para siswa baru yang akan memulai perjalanan mereka di SMK Negeri 7 Surakarta. Apel pagi dibuka oleh Kepala Sekolah, Bapak Wardoyo, yang memberikan sambutan hangat dan motivasi kepada seluruh peserta MPLS. Beliau mengingatkan pentingnya adaptasi dan semangat belajar dalam menghadapi tahun ajaran yang baru. Setelah sambutan, agenda dilanjutkan dengan materi dari Bapak Anggara selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam presentasinya, Bapak Anggara menjelaskan berbagai aspek kurikulum dan pembelajaran yang akan diterima oleh siswa selama di SMK Negeri 7. Beliau menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam proses pembelajaran dan bagaimana kurikulum yang diterapkan akan membekali mereka dengan keterampilan praktis dan teori yang relevan. Materi berikutnya disampaikan oleh Pak Riptono, yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Dalam sesinya, Pak Riptono membahas tentang kehidupan siswa di lingkungan sekolah, mulai dari tata tertib, kegiatan ekstrakurikuler, hingga cara beradaptasi dengan lingkungan baru. Beliau juga memberikan tips kepada siswa baru mengenai cara menjalin hubungan yang baik dengan teman sebaya dan guru, serta pentingnya keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Selanjutnya, Bu Agnes, selaku Humas SMK Negeri 7, mempresentasikan materi mengenai Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Bu Agnes menjelaskan bagaimana PKL merupakan bagian integral dari kurikulum yang akan memberikan siswa pengalaman langsung di lapangan kerja. Materi ini penting agar siswa memahami betapa berartinya keterampilan praktis yang akan mereka peroleh dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja setelah lulus nanti. Setelah itu, Bapak Joko Sutopo memberikan pengenalan mengenai sarana dan prasarana sekolah. Dalam presentasinya, Bapak Joko menjelaskan berbagai fasilitas yang tersedia di SMK Negeri 7 Surakarta, seperti laboratorium, perpustakaan, ruang praktek, dan area olahraga. Beliau juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas ini untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri siswa.Terakhir, materi mengenai intoleransi disampaikan oleh perwakilan dari Kesbangpol. Mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi di lingkungan sekolah. Melalui presentasi ini, siswa diharapkan dapat memahami berbagai bentuk intoleransi dan dampaknya, serta bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan inklusif. Hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta dimulai dengan suasana yang penuh semangat. Apel pagi dibuka oleh Ibu Asri, yang memberikan sambutan dan mengingatkan siswa baru mengenai pentingnya menjaga semangat dan konsentrasi selama MPLS berlangsung. Apel pagi ini menjadi ajang untuk membangun kekompakan dan membangkitkan motivasi siswa sebelum melanjutkan kegiatan hari itu.Setelah apel pagi, acara dilanjutkan dengan materi yang sangat penting dari KPA (Komisi Penanggulangan AIDS). Dalam sesi ini, KPA memberikan penjelasan mendalam mengenai HIV dan AIDS. Mereka membahas informasi penting tentang pencegahan, penularan, serta dampak dari penyakit ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai isu kesehatan ini, serta mengajak mereka untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran HIV dan AIDS di masyarakat. Materi kedua disampaikan oleh Ibu Prapti selaku STP2K (Satuan Tugas Pengawasan dan Penegakan Kedisiplinan) mengenai tata tertib di SMK Negeri 7 Surakarta. Ibu Prapti menjelaskan berbagai aturan dan regulasi yang berlaku di sekolah, mulai dari kewajiban hadir tepat waktu, tata cara berpakaian, hingga etika berinteraksi di lingkungan sekolah. Penyampaian materi ini bertujuan untuk membantu siswa baru memahami dan mematuhi tata tertib yang ada agar dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif dan harmonis. Sesi berikutnya merupakan materi dari Ibu Asri, Pak Wardoyo, dan Nasywa, Duta Integritas. Mereka membahas topik mengenai anti-korupsi dan 9 nilai integritas yang harus dimiliki oleh setiap individu. Dalam presentasinya, mereka menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Siswa diajak untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari karakter mereka. Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari kedua MPLS, siswa diberikan tugas mandiri. Mereka diminta untuk menuliskan harapan masa depan mereka dalam bentuk esai. Tugas ini bertujuan untuk mendorong siswa berpikir tentang tujuan jangka panjang mereka dan bagaimana mereka akan mencapainya. Dengan menuliskan harapan masa depan, diharapkan siswa dapat lebih fokus dan termotivasi dalam menjalani proses belajar mereka di SMK Negeri 7 Surakarta. Hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta berlangsung dengan penuh aktivitas dan informasi yang bermanfaat. Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin oleh Pak Erwin. Dalam sambutannya, Pak Erwin menekankan pentingnya memahami lingkungan sekolah dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada selama MPLS untuk mengenal lebih jauh tentang SMK Negeri 7 Surakarta. Setelah apel pagi, para siswa baru diajak untuk melakukan tur keliling sekolah sesuai dengan jurusan masing-masing. Tur ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa dengan fasilitas dan fasilitas yang tersedia di setiap jurusan. Dalam kegiatan ini, siswa diberikan kesempatan untuk melihat langsung ruang praktik, laboratorium, serta peralatan khusus yang digunakan dalam jurusan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa baru memahami lebih dalam tentang program studi yang mereka pilih dan mempersiapkan mereka untuk kegiatan pembelajaran yang akan datang. Materi selanjutnya disampaikan oleh pihak Damkar (Dinas Pemadam Kebakaran), yang memberikan pelatihan praktis mengenai cara memadamkan api ketika terjadi kebocoran gas. Dalam sesi ini, tim Damkar menjelaskan prosedur keselamatan yang harus diikuti dan teknik-teknik dasar untuk menangani situasi darurat semacam itu. Pengetahuan ini sangat penting bagi siswa agar mereka dapat mengatasi situasi berbahaya dengan tenang dan efektif. Materi ketiga membahas topik yang sangat sensitif dan penting, yaitu kekerasan seksual. Ibu Andri dari Dinas DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) menyampaikan informasi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Ibu Andri memberikan penjelasan mendalam mengenai hak-hak individu, tanda-tanda kekerasan seksual, serta langkah-langkah yang dapat diambil jika seseorang mengalami atau menyaksikan kekerasan seksual. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pengetahuan yang berguna bagi siswa untuk melindungi diri dan orang lain. Sebagai penutup kegiatan hari ketiga MPLS, diadakan Expo Ekstrakurikuler. Dalam expo ini, setiap kelompok ekstrakurikuler di SMK Negeri 7 Surakarta mempresentasikan aktivitas dan program yang mereka tawarkan. Siswa baru diberi kesempatan untuk melihat berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada, seperti klub olahraga, seni, dan sains, serta berbincang langsung dengan anggota dan
BKK Mengadakan Rekruitment dengan beberapa DUDI
Tim BKK SMK Negeri 7 dari bulan April sampai Mei ini sudah mengadakan tiga kali rekrutmen yang pertama dengan Alfamidi yang kedua mie gacoan dan yang ketiga adalah Rocket Chicken. Rekrutmen ini kami lakukan untuk menyalurkan atau memfasilitasi peserta didik yang ingin langsung bekerja. Dengan adanya kerjasama dengan pihak industri maka peserta didik yang baru saja lulus sudah bisa langsung interview atau tes di duie yang diinginkan yang sudah bekerja sama dengan BKK yang pada hari ini adalah Rocket Chicken. Keuntungannya peserta didik tidak perlu menunggu waktu lama setelah lulus sekolah peserta didik langsung mendapatkan pekerjaan tentu saja pekerjaan ini dengan gaji yang sesuai dengan UMR daerah. Selain itu peserta didik juga akan mendapatkan perlindungan dari BPJS ketenagakerjaan dan tentu saja ada jenjang karir serta insentif tersendiri. Peserta didik juga dapat memilih penempatan dari ketiga perusahaan ini tentu saja yang dekat dengan domisili atau rumah masing-masing peserta didik sehingga hal ini tidak tidak memerlukan untuk cost atau biaya hidup tambahan lagi karena sudah langsung pulang ke rumah. -Tim Kontributor-
Kuliner SMKN 7 Surakarta JUARA 3 LKS Tingkat Provinsi 2024
ABETRA SIANINDAR RAIH MEDALI PERUNGGU DI AJANG LKS TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH KE – 32 “MATA LOMBA COOKING” TAHUN 2024 Siswi SMK Negeri 7 Surakarta atas nama Abetra Sianindar raih medali perunggu di ajang LKS tingkat Provinsi Jawa Tengah ke – 32 Mata Lomba Cooking yang dibimbing oleh Ibu Oki Kumala Sari, S.Pd. Ajang LKS Cooking digelar secara luring pada tanggal 02-04 Mei 2024 bertempat di SMK Negeri 1 Pekalongan. Jumlah peserta yang mengikuti LKS cooking sebanyak 22 siswa dari berbagai kota di Provinsi Jawa Tengah. Pada LKS Cooking tahun 2024 ini, Abetra Sianindar membuat 3 jenis menu yaitu appetizer, main course, dan dessert. Abetra sendiri selama latihan LKS selalu dibantu oleh helper atas nama fitri nur haliza. Para siswa yang masuk nominasi 3 besar mengikuti penutupan di gedung DPRD pemalang untuk menerima penghargaan. Dengan diraihnya medali perunggu ini menjadi motivasi serta inspirasi bagi para siswa-siswi yang lainnya untuk berprestasi. -Tim Kontributor-
Pelatihan Magang ke Jepang SMK JUARA
Berawal dari sosialisasi Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek tentang pelaksanaan program bantuan magang ke luar negeri untuk peserta didik kelas XII pada hari Kamis 25 Januari 2024. Program ini terbuka untuk seluruh peserta didik SMK di Indonesia yang berjumlah 3200 Peserta Didik dengan besaran anggaran 15 juta rupiah untuk tiap peserta didik. Berdasarkan atas program tersebut, SMK Negeri 7 Surakarta mengajukan proposal ke Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, setelah pengajuan proposal, Dirjen Vokasi memberikan sosialisasi secara daring dengan sekolah yang mengajukan proposal. Setelah melakukan beberapa kali sosialisasi baik secara daring maupun luring, SMK Negeri 7 Akhirnya, mendapatkan bantuan pelatihan magang ke Jepang sejumlah 55 Peserta didik yang terdiri dari Program Keahlian Pekerjaan Sosial 22 Peserta didik, Program Keahlian Usaha Layanan Pariwisata 14 Peserta didik, Program Keahlian Kuliner 9 peserta didik, Program Keahlian Desain Komunikasi Visual 5 peserta didik dan Program Keahlian Broadcasting dan Perfilman 5 peserta didik. Kegiatan bantuan penguatan persiapan magang peserta didik di luar negeri meliputi tahap asesmen peminatan, pembelajaran intensif Bahasa asing, sertifikasi Bahasa asing sampai pada penguatan pembelajaran kejuruan dan kebudayaan negara yang dituju yaitu negara Jepang. SMK Negeri 7 Surakarta saat ini sudah melakukan kegiatan asesmen peminatan yaitu Medical Check Up yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 23 April 2024, SMK Negeri 7 Surakarta melakukan kerjasama dengan salah satu laboratorium klinik Budi Sehat. Medical Check Up (MCU) meliputi parameter pemeriksaan fisik dari dokter, tekanan darah, berat badan, tinggi badan, Tes Ketajaman Mata, Tes Buta Warna, Telinga Hidung Tenggorokan, jantung, paru, ginjal, liver dan limpa, darah rutin, urine rutin, hepatitis B, pemeriksaan fungsi hati (SGOT dan SGPT), Rontgen thorax, EKG dan audiometri. Semua peserta didik mengikuti proses MCU dari awal sampai akhir. Kegiatan Asesmen peminatan yang kedua adalah asesmen psikotes yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 25 April 2024. Untuk pelaksanaan assemen psikotes ini SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan Laboratorium Bimbingan Konseling UNS yang meliputi Tes IQ, tes kepribadian dan kemampuan problem solving, tes ketahanan, keuletan dan konsistensi kerja. Peserta didik melakukan tes selama 4 Jam, dan mengikuti secara penuh tes tersebut. Kegiatan Asesmen peminatan yang ketiga adalah asesmen fisik yang dilaksanakan hari senin – selasa tanggal 29 – 30 April 2024, SMK Negeri 7 Surakarta bekerjasama dengan tim asesmen fisik dari SMK N 2 Surakarta, yang sudah memiliki pengalaman dalam asesmen fisik. Kegiatan selama 2 hari tersebut diikuti oleh semua peserta didik mulai dari hari pertama sampai hari kedua secara antusias. Kegiatan di hari pertama meliputi hand and eye coordination test, vertical jump test, T Test dan Dipping Test. Untuk hari kedua meliputi Beep Test. -Tim kontributor-
Uji Kompetensi Siswa Kuliner Kelas XII Mencapai Puncak Kesuksesan
Pada hari Selasa-Kamis, tanggal 23-25 April 2024, telah dilaksanakan kegiatan uji kompetensi siswa kuliner yang mengundang decak kagum di kalangan para guru dan pengamat kuliner.Acara ini menjadi platform bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam tiga klaster yang berbeda: Pembuatan Minuman non Alkohol, Pelayanan Makan dan Minum, serta Pengolahan Makanan Kontinental. Klaster Pembuatan Minuman non Alkohol menjadi pusat perhatian dengan kreativitas yang luar biasa dari para peserta. Dari minuman segar hingga kreasi minuman hangat, setiap hidangan memberikan sentuhan inovatif yang memukau para tamu. Peserta menunjukkan keahlian dalam mencampurkan bahan-bahan dengan proporsi yang tepat dan presentasi yang menarik, menciptakan pengalaman rasa yang tak terlupakan bagi para penikmatnya. Di sisi lain, Klaster Pelayanan Makan dan Minum menjadi saksi dari keahlian siswa dalam menyajikan hidangan dengan elegan dan profesional. Dari penyambutan tamu hingga pelayanan meja, setiap langkah dilakukan dengan presisi dan keramahan yang memikat. Para peserta menunjukkan kecakapan dalam berkomunikasi dengan tamu dan menangani situasi dengan tangkas, menciptakan suasana yang menyenangkan bagi semua yang hadir. Tamu tidak hanya dari kalangan guru karyawan tapi juga Lurah,babinsa hingga pimpinan-pimpinan dari instansi lain di skitas SMK7. Tidak kalah menariknya, Klaster Pengolahan Makanan Kontinental menyuguhkan beragam hidangan dengan cita rasa internasional. Dari hidangan Pembuka,Soup, Hidangan utama hingga hidangan penutup, setiap sajian menggambarkan keahlian dalam penggunaan teknik memasak khas kontinental. Para peserta Uji kompetensi menampilkan keberanian dalam eksplorasi cita rasa dan keunikan dalam penyajian, menjadikan setiap hidangan sebagai karya seni kuliner yang mengagumkan. Selain menampilkan kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk membangun kolaborasi dan semangat persaingan yang sehat di antara para siswa. Mereka saling mendukung dan memotivasi satu sama lain untuk mencapai prestasi terbaik dalam setiap klaster.Dengan berakhirnya acara uji kompetensi ini, para peserta meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam dunia kuliner. Prestasi mereka menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan dalam industri yang begitu dinamis ini. -Tim kontributor-
Projek Mahasiswa PPG UNESA
Mahasiswa PPG Unesa Gelar Projek Kepemimpinan dengan Menciptakan Inovasi Pembelajaran LKBM sebagai Sarana Belajar Mandiri Peserta Didik Kelas XI Pekerjaan Sosial Senin, 29 April 2023, Sebanyak 10 Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Jurusan Pekerjaan Sosial dari Universitas Negeri Surabaya melaksanakan projek kepemimpinan di SMKN 7 Surakarta. Sebelum melaksanakan projek kepemimpinan di sekolah, mereka telah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL 2) selama kurang lebih 2,5 bulan kebelakang. Adapun projek kepemimpinan yang dilaksanakan ini berada diujung proses pelaksanaan PPL di sekolah. Projek yang dilaksanakan oleh kesepuluh mahasiswa Unesa ini mengambil tema terkait dengan Pengembangan Lembar Kegiatan Belajar Mandiri (LKBM) bagi Peserta Didik kelas XI Jurusan Pekerjaan Sosial, SMKN 7 Surakarta. Dilaksanakanya projek kepemimpinan dengan tema pengembangan LKBM ini pada dasarnya dilakukan tidak dengan tiba-tiba, melainkan berawal dari proses yang cukup panjang. Lahirnya projek pengembangan LKBM ini dilatarbelakangi karena terbatasnya media dan bahan pembelajaran untuk peserta didik kelas XI jurusan Pekerjaan Sosial. Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwasanya jurusan Pekerjaan Sosial merupakan salah satu jurusan yang langka di Indonesia, bahkan jumlah sekolah SMK yang memiliki jurusan Peksos di Indonesia ini bisa dihitung dengan jari. Oleh karenanya sangat diperlukan inovasi media pembelajaran baru agar para siswa dapat terfasilitasi belajarnya dan mampu untuk belajar secara mandiri. Berangkat dari berbagai keterbatan dan peluang tersebut akhirnya kesepuluh mahasiswa PPG Unesa ini bersepakat untuk melahirkan inovasi media pembelajaran melalui LKBM ini. Tujuan dari disusunya LKBM ini disatu sisi untuk menyediakan bahan belajar serta media pembelajaran baru bagi peserta didik. Disisi lain dengan adanya LKBM ini para siswa dapat terfasilitasi untuk mampu belajar secara mandiri. Didalam LKBM yang telah disusun secara bersama oleh para Mahasiswa Unesa ini pada dasarnya berisikan mengenai topik materi pembelajaran tentang Asesmen Masalah Klien serta berisi beberapa soal-soal latihan sebagai media uji coba pemahaman siswa. Dalam LKBM ini peserta didik tidak hanya dilatih untuk mampu belajar secara mandiri saja melainkan peserta didik turut dilatih untuk mampu berkolaborasi dengan sesama rekanya. Pada beberapa bagian model penugasan yang ada dalam LKBM ini selain terdapat model penugasan individu juga turut menghadirkan model prnugasan secara berkelompok. Pada hari ini Senin, 29 April 2024 turut pula dilakukan ujicoba pengembangan LKBM yang turut melibatkan beberapa siswa kelas XI Jurusan Pekerjaan Sosial dan melibatkan beberapa Guru Produktif Pekerjaan Sosial SMKN 7 Surakarta. Total sebanyak 15 peserta didik kelas XI dari tiga kelas turut dilibatkan untuk melakukan ujicoba pengembangan LKBM ini. Disisi lain projek LKBM ini turut direview oleh ketiga Guru Produktif Pekerjaan Sosial SMKN 7 Surakarta. Adapun mereka yang turut terlibat sebagai reviewer dalam project ini adalah Anita Widayanti, S.Sos., Rapshodyan Sekar Tungga, S.Tr. Sos. Dan Ndurrotun Nafiah, S.Sos. salah satu reviewer yakni Ibu Rapshodyan dalam komentarnya mengungkapkan jika projek LKBM ini pada dasarnya merupakan sebuah inovasi baru dalam proses pendidikan serta keberadaanya sangat bermanfaat untuk menciptakan kemandirian belajar bagi peserta didik saat ini. Mayoritas para reviewer yang terlibat dalam project ini menyambut baik lahirnya karya inovasi LKBM ini. Tanggapan lain dari peserta didik yang terlibat dalam uji coba pengembangan project LKBM ini yakni umumnya mereka merasa sangat senang dan enjoy karena bisa menggunakan LKBM sebagai salah satu media pembelajaranya. Beberapa diantaranya mengaku jika ia semakin termotivasi untuk terus giat belajar. Disisi lain para mahasiswa PPG Prajabatan Unesa selaku pengembang LKBM ini juga berharap dengan lahirnya produk inovasi pembelajaran ini semoga kelak semakin bermanfaat dalam upaya memfasilitasi proses belajar peserta didik menjadi lebih mandiri lagi. Pada tahap selanjutnya para mahasiswa PPG Prajabatan selaku pengembang LKBM ini akan terus berupaya memperbaiki LKBM ini sesuai masukan dari para reviewer yang terlibat. Adapun para mahasiswa menargetkan terkait dengan karya produk inovasi pembelajaran ini nantinya sebisa mungkin akan didaftarkan untuk memperoleh HAKI (Hak atas kekayaan intelektual).
PSAJ (Penilaian Sumatif Akhir Jenjang) Kelas XII SMK JUARA
Suasana penuh semangat dan antusiasme, SMK Negeri 7 Surakarta menggelar Penilaian Sumatif Akhir Jenjang bagi peserta didik kelas XII yang telah dilaksanakan tanggal 1-5 April 2024. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam menilai kemampuan dan pencapaian peserta didik selama menempuh pendidikan di jenjang SMK. Hal yang perlu ditekankan, untuk Penilaian Sumatif, pendidik dapat menggunakan teknik dan instrumen yang beragam, tidak hanya berupa tes, namun dapat menggunakan observasi dan performa (praktik, menghasilkan produk, melakukan projek, dan membuat portofolio). SMK Negeri 7 Surakarta pada Tahun Ajaran ini memulai menggunakan teknik dan instrumen membuat portofolio. Dengan tema “Membangun Masa Depan Bersama”, penilaian sumatif ini diikuti oleh 547 peserta didik kelas XII dari berbagai Program Keahlian. Para peserta didik telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras mereka dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang ini. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Bapak Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd menyampaikan bahwa penilaian sumatif ini bukan hanya sekadar ujian, tetapi juga momentum refleksi bagi peserta didik untuk melihat sejauh mana kemampuan dan potensi yang telah mereka kembangkan selama belajar di sekolah. “Kami percaya bahwa penilaian ini akan menjadi langkah awal menuju perjalanan mereka menuju kesuksesan di masa depan,” ujarnya dengan penuh semangat Penilaian sumatif ini menggunakan instrumen penilaian berupa rubrik dimana dibuat untuk menilai kualitas capaian kinerja peserta didik. Dimana capaian kinerja dituangkan dalam bentuk kriteria yang akan dinilai yang dibuat secara bertingkat dari kurang samapai terbaik. Teknik penilaian kita menggunakan portofolio dimana kumpulan dokumen hasil penilaian dan karya peserta didik yang mencerminkan perkembangan dalam kurun waktu tertentu. Proses penilaian dilakukan secara adil dan transparan, dengan melibatkan tim pengajar yang berpengalaman dan berkualifikasi. Semua peserta didik SMK Negeri 7 Surakarta tampak fokus dan serius menghadapi setiap bagian Penilaian Sumatif Akhir Jenjang ini. Mereka juga menunjukkan sikap sportifitas dengan saling memberi dukungan dan semangat satu sama lain. “Ini adalah momen terakhir kami sebagai peserta didik SMK. Kami berusaha memberikan yang terbaik dan menggapai impian kami,” ujar salah satu peserta didik kelas XII. Penilaian sumatif ini, SMK Negeri 7 Surakarta mengukuhkan komitmennya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan bagi para peserta didik. Semoga hasil penilaian ini menjadi langkah awal bagi semua peserta didik kelas XII untuk menggapai cita-cita dan meraih kesuksesan di masa depan.
Penarikan mahasiswa PPG PPL Prajab Bidang Studi Peksos
Rabu, 24 April 2024, Penarikan Mahasiswa PPG PPL Pra Jabatan bidang studi Pekerjaan Sosial Universitas Negeri Surabaya. Kegiatan Dilaksanakan di ruang Meeting Utama SMK Negeri 7 Surakarta pada pukul 08:00 WIB. Dihadiri oleh Kepala SMK Negeri 7 Surakarta Bapak Wardoyo, S.Pd, M.Pd; Tim Management SMK Negeri 7 Surakarta, Guru Produktif Pekerjaan Sosial; Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Heryanto Susilo, S.Pd, M.Pd dan Dr. Ali Yusuf, S.Ag, M.Pd dan 10 Mahasiswa/i PPG PPL Pra Jabatan bidang studi Pekerjaan Sosial UNESA. Kegiatan PPL siklus II dilaksanakan Senin 12 Februari 2024-26 April 2024 di SMK Negeri 7 surakarta. Proses kegiatan PPL yang dilaksanakan berupa Orientasi, Observasi Pembelajaran, Praktik Pembelajaran Terbimbing, Praktik Pembelajaran mandiri, Melaksanakan Kegiatan Non Mengajar dan Perbaikan Pembelajaran Berkelanjutan melalui PTK Kolaboratif. Kegiatan PPL terlaksana dengan baik selama 2 bulan lamanya. Mahasiswa kembali diserahkan untuk melanjutkan perkuliahan di Universitas Negeri Surabaya. Harapan dari Sekolah untuk Mahasiswa PPL PPG Pra Jabatan, agar terus mengembangkan ilmu yang di dapatkan selama PPL di SMK Negeri 7 Surakarta serta menjadi guru yang berintegritas, Profesional dan terus menginspirasi -Tim Kontributor-
Donor Darah SMK JUARA
Kegiatan Donor Darah sukarela di SMK NEGERI 7 SURAKARTA dilaksanakan pada hari Rabu, 24 April 2024 berjalan dengan lancar. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa/alumni/guru/karyawan secara sukarela dan bertujuan agar adanya saling tolong menolong antar sesama manusia. Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh SMKN 7 Surakarta. Kegiatan Donor Darah sukarela di SMK NEGERI 7 SURAKARTA dilaksanakan pada hari Rabu, 24 April 2024 berjalan dengan lancar. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa/alumni/guru/karyawan secara sukarela dan bertujuan agar adanya saling tolong menolong antar sesama manusia. Setetes darah berguna untuk mereka yang membutuhkan. Proses donor darah biasanya melibatkan pemeriksaan kesehatan sederhana untuk memastikan bahwa pendonor dalam kondisi yang baik dan tidak memiliki kondisi yang dapat memengaruhi kesehatan penerima darah. Setelah disetujui, pendonor akan duduk atau berbaring dan darah akan diambil dengan jarum dari salah satu pembuluh darah utama, seperti vena di lengan. Biasanya, hanya sejumlah kecil darah yang diambil, dan prosesnya relatif cepat. Donor darah adalah tindakan yang sangat mulia dan dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi orang-orang yang membutuhkannya. Orang-orang yang berpartisipasi dalam kegiatan ini membantu menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang. Setetes darah berguna untuk mereka yang membutuhkan. -Tim Kontributor-









