Pada Jumat, 27 September 2024 hingga Sabtu, 28 September 2024. Telah dilaksanakan kegiatan Diklat Calon OSIS/MPK untuk periode 2024/2025. Acara ini merupakan salah satu rangkaian penting dalam proses pembentukan calon pemimpin OSIS/MPK yang berkomitmen serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Kegiatan tersebut dimulai pada Jumat sore dengan pembukaan resmi yang dipimpin oleh Bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMAN 7 Surakarta, yang didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Pembina OSIS/MPK. Dengan mengusung motto “A Great To Be Leader Once Was A Learner”, diklat ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran bahwa setiap pemimpin besar adalah seseorang yang pernah belajar dan terus belajar. Kegiatan diklat ini memberikan beragam materi yang penting dalam membentuk karakter dan keterampilan kepemimpinan calon OSIS/MPK. Pada hari pertama, peserta menerima materi tentang tata cara membuat surat-menyurat yang diisi oleh Bu Sujepti salah satu guru dari SMKN 7 Surakarta. Materi ini dianggap sangat penting untuk membekali calon OSIS/MPK dengan kemampuan dasar yang diperlukan dalam menjalankan organisasi sekolah. Selanjutnya, peserta mengikuti materi kepemimpinan dan cara berorganisasi yang dibawakan oleh perwakilan dari FORISTA (Forum OSIS Surakarta). Materi ini berfokus pada pengembangan keterampilan berorganisasi dan pemahaman tentang peran serta tanggung jawab seorang pemimpin. Menjelang malam, peserta diklat menikmati makan malam bersama. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan antarcalon pengurus OSIS MPK. Setelah itu, dilaksanakan kegiatan makrab (malam keakraban) yang dipandu oleh Pembina OSIS MPK. Kegiatan ini menumbuhkan suasana keakraban dan rasa saling mendukung di antara para peserta. Pada hari kedua, Sabtu, 28 September 2024, acara dimulai dengan senam pagi bersama untuk menjaga kebugaran fisik peserta. Setelah senam, dilaksanakan sesi makan bersama yang menjadi momen untuk saling mengenal lebih dekat. Setelah itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai bahaya pergaulan bebas yang disampaikan oleh tim dari Al Kahfi. Materi ini menjadi pengingat penting bagi para peserta akan tantangan moral yang dihadapi oleh generasi muda di era modern. Kegiatan dilanjutkan dengan diklat lapang, di mana peserta diuji dalam berbagai simulasi dan aktivitas lapangan yang bertujuan mengasah keterampilan kerja sama tim dan kepemimpinan di bawah tekanan. Setelah rangkaian kegiatan lapang selesai, Diklat ini ditutup dengan prosesi simbolisasi berupa pelepasan cocard, tanda resmi bahwa peserta telah diresmikan sebagai Pengurus OSIS dan MPK 2024/2025. Momen ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan diklat, yang menandai bahwa para peserta siap untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin di sekolah. -Tim kontributor-
Guru SMKN 7 Surakarta Luncurkan Buku Antologi Inspiratif Berjudul “Bukan Sekadar Guru
Surakarta, 13 September 2023 – Suasana bangga menyelimuti Aula SMKN 7 Surakarta pada hari Jumat kemarin. Guru-guru berbakat sekolah ini resmi meluncurkan buku antologi yang berisi kumpulan esai inspiratif tentang perjalanan dan kisah mereka menjadi seorang pendidik. Peluncuran buku ini menjadi momen bersejarah, sekaligus menandai tonggak penting dalam upaya meningkatkan literasi di lingkungan sekolah. Buku antologi ini merupakan hasil kolaborasi antara para guru SMKN 7 Surakarta dengan penerbit Nyalanesia dalam program Akademisi Menulis Buku. Ini adalah buku ketiga yang berhasil diterbitkan oleh guru dan siswa sekolah ini, menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengembangkan budaya literasi. Di tahun sebelumnya SMKN 7 Surakarta juga telah dinobatkan sebagai Sekolah Aktif Literasi Nasional karena karya yang telah dihasilkan. Kisah Inspiratif: Lebih dari Sekadar Guru Dalam buku antologi ini, pembaca diajak untuk menyelami kisah-kisah inspiratif dari para guru yang penuh dengan semangat dan dedikasi. Mereka berbagi pengalaman, tantangan, serta suka cita dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik. Kisah-kisah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya siswa SMKN 7 Surakarta, untuk terus belajar dan berkarya. Pelatihan Gemini: Menulis dengan Teknologi Artifial Intelligence Bersamaan dengan peluncuran buku, para guru juga mengikuti pelatihan penulisan dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan Gemini. Narasumber guru SMKN 7 Surakarta, Asri Pujihastuti, membimbing para guru untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dalam pembelajaran dan kualitas karya para guru di masa mendatang. Dukungan Penuh Kepala Sekolah Kepala SMKN 7 Surakarta, Bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan penulisan buku antologi ini. Beliau bahkan turut serta sebagai salah satu penulis. Menurut Bapak Wardoyo, kegiatan literasi seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan minat baca dan menulis di kalangan siswa. “Kami berharap buku antologi ini dapat menjadi warisan bagi siswa-siswa SMKN 7 Surakarta. Melalui buku ini, mereka dapat mengenal lebih dekat sosok guru-gurunya dan terinspirasi untuk meraih cita-cita,” ujar Bapak Wardoyo. Literasi Sebagai Budaya Sekolah “Dengan diluncurkannya buku antologi ini, SMKN 7 Surakarta semakin memantapkan posisinya sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai literasi. Diharapkan, kegiatan menulis dan membaca dapat menjadi budaya yang terus dilestarikan di lingkungan sekolah”, ujar Asri Pujihastuti selaku Koordinator Literasi SMKN 7 Surakarta. Kata Kunci: SMKN 7 Surakarta, buku antologi, guru inspiratif, literasi, pelatihan Gemini, Nyalanesia #SMKN7Surakarta #BukuAntologi #Literasi #GuruInspiratif #Nyalanesia** -Tim Kontributor-
Gerakan Akzi Bergizi Puskesmas Purwosari dengan SMK JUARA
Surakarta – Kamis (12/9) Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan prestasi siswa, SMK Negeri 7 Surakarta bekerjasama dengan Puskesmas Purwosari menggelar Gerakan Aksi Bergizi Serentak. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan tenis SMK Negeri 7 Surakarta ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 10 dari berbagai jurusan. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya sarapan sehat dan mengonsumsi tablet tambah darah. Puskesmas Purwosari berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan dan menyediakan tablet tambah darah. Selain itu juga diadakan sarapan bersama. Dengan sarapan yang bergizi, siswa akan memiliki energi yang cukup untuk belajar sepanjang hari. Selain itu pemberian tablet tambah darah juga sangat penting untuk mencegah anemia, terutama pada remaja putri. -Tim Kontributor-
Gelar Karya & HUT ke-78 SMK Negeri 7 Surakarta
Tepat pukul 7 pagi, murid-murid kelas X dan XI berbondong-bondong menuju Lapangan Tenis yang letaknya paling belakang SMK Negeri 7 Surakarta. Mereka bersama bapak ibu guru karyawan melaksanakan apel pagi sebelum Gelar Karya dan HUT ke-78. Apel dipimpin oleh WKS IV bidang Humas Ibu Agnes Jujuk Sarwosri, S.E., M.Par. Bertepatan di hari Rabu, 4 September 2024, SMK Negeri 7 Surakarta punya hajatan besar yaitu hari jadinya yang ke-78. Usianya satu tahun lebih muda dari HUT Kemerdekaan RI. Dalam rangka memeriahkan HUT SMK N 7 Surakarta diadakan Gelar Karya. Setiap Konsentrasi Keahlian menunjukkan karyanya berupa pameran produk unggulan dan penampilan kreatifitas seni. Acara Gelar Karya sekaligus HUT ke-78 ini dibuka langsung oleh Walikota Surakarta, Bapak Teguh Prakosa, dilanjutkan pemotongan tumpeng didampingi Tim Manajemen SMK Negeri 7 Surakarta. Bapak Teguh Prakosa menyerahkan potongan tumpeng kepada Bapak Wardoyo SPd MPd sebagai ucapan selamat dan syukur. Gelar Karya ini disaksikan oleh Walikota Kacabdin Wil 7, Bapak Dandim 0735, Ibu Lurah Laweyan, Babinsa, sebagian pimpinan dunia usaha dunia industri, para sponsor, purnatugas, bapak ibu guru karyawan, murid-murid kelas X dan XI. Acara meriah ini didukung oleh sponsor utama yaitu 3 (Three), Bapak Walikota, Antonius Yoga (Alumni), CV Saman Putra Mandiri, CV SAE, Erlangga, Retno Catering, CV Supri, Antonius Yoga Alumni, Forum Silaturahmi Alumni, Rocket Chicken, BPD Jateng Manahan, Victor Computer, PT Arbain Madu, CV Ar Rosyid, Emina, ACE Brother, Ida Syahidah Ruslie Habibie, Kios Taman Bunga Alamanda, dan Agus Riyanto (Ketua KNPI) Penampilan kreatifitas seni dari murid dan guru terlihat totalitas dan kompak. Semakin menarik acaranya dipandu oleh MC mas Gapuk dan mas Ipul. Ditutup dengan penampilan DJ Devasca Gravitri Ardani (Alumni PS 2018). Secara umum pelaksanaan Gelar Karya berlangsung dengan aman, terkendali dan lancar. Sampai bertemu di HUT SMK Negeri 7 tahun yang akan datang dengan Acara yang lebih keren. – Yun –
PENARIKAN MAHASISWA PLP UMS
Surakarta, 23 Agustus 2024 setelah sebulan lamanya para mahasiswa UMS menimba ilmu di SMK Negri 7 Surakarta dalam program pengenalan lapangan persekolahan kini mereka ditarik kembali oleh kampus untuk melanjutkan study di universitas. Bertempat di Ruang meeting kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kepala sekolah bapak Kristiyono,S.Pd. dalam sambutannya beliau memberikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalalin dengan pihak kampus, beliau juga memberikan laporannya bawasanya para mahasiswa tidak hanya diberikan pengenalan tentang mengajar tapi juga lini pendidikan lain seperti Piket KBM, piket 3S, mengikuti Upacara bendera, dan turut aktif dalam kegiatan pembiasaan yang ada di SMK Negeri 7, belua mewakili sekolah meminta maaf apabila ada hal hal yang kurang berkenan selama PLP 2 berlangsung. Bapak Drs. Adyana Sunanda, M.Pd. selaku dosen pembimbing lapangan yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwasanya para mahasiswa harus bersyukur karna ditempatkan pada sekolah yang memiliki tantangan didalamnya, harapanya ketika mereka sering belajar ditempat yang keras nantinya tidak akan shock atau kaget dalam menghadapi dunia pendidikan yang sebenarnya. Beliau juga perpesanan untuk tidak menjadikan dosen sebagai role model untuk pembelajaran di sekolah karna tingkat pendidikan di jenjang sekolah dan universitas jelas sangat berbeda serta mahasiswa juga harus turut aktif. Dalam acara penarikan tersebut juga terdapat penyampaian kesan dan pesan yang kali ini diwakili oleh sdr. Ahmad Hakim Fatony ” saya mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak ibu guru pamong serta tim manajemen SMK N 7 yang telah menerima kami dengan baik, dan kami banyak belajar disini. Terakhir saya perwakilan dari teman-teman meminta maaf atas segala kesalahpahaman dan perilaku yang kurang berkenan”. Acara ditutup dengan foto bersama -Tim Kontributor-
Siswa SMKN 7 Surakarta Kreatif Wujudkan Sekolah Bebas Bullying
Surakarta, 22 Agustus 2024 – Suasana berbeda terasa di SMKN 7 Surakarta kemarin. Sekolah yang dikenal kondusif ini semakin memantapkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan Roots Day, sebuah inisiatif untuk mensosialisasikan gerakan anti-perundungan. Acara yang dihadiri oleh 64 perwakilan siswa kelas XI ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari segala bentuk perundungan. “Sekolah harus menjadi tempat di mana setiap siswa merasa aman dan nyaman untuk belajar dan berkembang,” tegas Bapak Wardoyo. Kegiatan Roots Day kali ini mengundang fasilitator dari Yayasan Kakak Surakarta sebagai narasumber. Siswa terlibat secara aktif dalam mengkampanyekan anti-perundungan. Mereka diajak untuk membuat berbagai karya kreatif seperti poster, yel-yel, lagu, dan puisi yang berisi pesan positif tentang pentingnya menghormati perbedaan dan menolak segala bentuk kekerasan. Asri Pujihastuti, Ketua Sekolah Ramah sekaligus koordinator literasi SMKN 7 Surakarta mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengubah mindset siswa. “Kita ingin siswa memiliki mindset yang modern, yang tidak hanya melihat fisik seseorang, tetapi juga potensi dan kemampuannya. Dengan begitu, tindakan perundungan diharapkan dapat dihindari,” ujarnya. Melalui kegiatan Roots Day ini, SMKN 7 Surakarta berharap dapat menciptakan generasi muda yang memiliki empati, toleransi, dan mampu menghargai perbedaan. Sekolah juga berkomitmen untuk terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa. -Tim Kontributor-
Penyerahan PLP Mahasiswa UMS ke SMK N 7 Surakarta
Pengenalan Lapangan Persekolahan yang disingkat PLP adalah proses pengamatan atau observasi dan pemagangan yang dilakukan mahasiswa Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. PLP bekerjasama dengan berbagai sekolah yang salah satunya adalah SMK negeri 7 Surakarta menjadi sekolah yang sering menerima mahasiswa PLP dan PPL dari berbagai universitas. Senin, 29 Juli 2024 telah dilaksanakan penyerahan mahasiswa peserta Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang diterima oleh Ketua Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) yaitu Bapak Kristiyono, S.Pd dan Tim Manajemen serta Guru Pamong SMK Negeri 7 Surakarta. Kegiatan PLP UMS ini akan berlangsung mulai tanggal 29 Juli hingga 29 Agustus 2024. Kegiatan PLP diawali dengan sambutan dari Ketua TPMPS SMK Negeri 7 Surakarta, Bapak Kristiyono, S,Pd. Dilanjutkan dengan penyerahan dan pengarahan serta bimbingan kepada sejumlah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dari berbagai Program Studi (Prodi) meliputi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Drs. Adyana Sunanda, M.Pd. Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan info tambahan dari wakil kepala bidang kurikulum SMK Negeri 7 Surakarta Bapak Anggara Aditya Kurniawan, S,Pd. mengenai informasi umum SMK Negeri 7 Surakarta, dari pengenalan masing – masing guru pamong, kegiatan umum termasuk kedisiplinan, seragam yang digunakan, serta kegiatan pembiasaan. Acara selanjutnya adalah penutup yang diakhiri dengan foto Bersama dengan Dosen Pembimbing Lapangan, Tim Manajemen, Guru Pamong dan Mahasiswa PLP UMS. Setelah foto Bersama selesai, kegiatan selanjutnya adalah koordinasi antara guru pamong dengan mahasiswa yang bersangkutan mengenai hal – hal yang perlu dilakukan dalam PLP selama 1 bulan. -Tim Kontributor-
Latihan Dasar Kepramukaan SMK Negeri 7 Surakarta
SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan Latihan Dasar Kepramukaan yang berlangsung selama dua hari, dengan tujuan untuk memperkenalkan dan membekali siswa baru dengan dasar-dasar kepramukaan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dirancang untuk membangun karakter, keterampilan, serta kepedulian sosial para peserta didik. Latihan Dasar Kepramukaan dimulai pada hari pertama dengan kegiatan yang memfokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah dan sekitar. Para peserta didik baru diajak untuk berkeliling area sekolah serta lingkungan sekitar untuk lebih mengenal fasilitas dan sarana yang tersedia. Kegiatan ini bertujuan agar siswa dapat beradaptasi dengan baik dan merasa lebih nyaman di lingkungan baru mereka. Setelah tur lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan tali temali, salah satu keterampilan dasar dalam kepramukaan. Para siswa belajar membuat dragbar, sebuah alat yang berguna dalam berbagai situasi darurat. Pelatihan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai teknik-teknik tali temali dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan dengan keterampilan ini, siswa dapat menerapkan prinsip-prinsip kepramukaan dalam situasi yang memerlukan kerjasama dan keterampilan praktis. Pada hari kedua, materi latihan difokuskan pada aspek-aspek yang lebih spesifik dan praktis dari kepramukaan. Sesi pertama diisi dengan materi dari Pramuka Peduli Kota Surakarta yang memberikan pelatihan mengenai bagaimana mengevakuasi diri dan orang lain dalam situasi bencana. Materi ini meliputi prosedur evakuasi, penanganan awal saat terjadi bencana, serta tips-tips penting untuk keselamatan. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa agar dapat bertindak cepat dan efektif dalam situasi darurat. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Dewan Kerja Cabang yang memperkenalkan program kerja mereka. Dalam presentasi ini, Dewan Kerja Cabang menjelaskan berbagai kegiatan dan proyek yang mereka laksanakan, serta bagaimana siswa dapat terlibat dalam berbagai program kepramukaan di tingkat cabang. Informasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran aktif yang dapat diambil oleh siswa dalam organisasi kepramukaan di tingkat yang lebih luas. Kemudian, Satuan Karya Pariwisata memberikan materi mengenai kegiatan dan proyek yang telah mereka lakukan. Satuan Karya Pariwisata menjelaskan berbagai kegiatan yang mereka selenggarakan, serta bagaimana kegiatan tersebut berkontribusi pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan siswa dalam bidang pariwisata. Penjelasan ini memberikan wawasan kepada siswa mengenai berbagai peluang dan pengalaman yang bisa diperoleh melalui keterlibatan dalam satuan karya. Sebagai penutup, Dewan Kerja Ranting memperkenalkan apa itu Dewan Kerja Ranting dan peranannya dalam organisasi kepramukaan. Mereka menjelaskan struktur organisasi, tanggung jawab, dan program-program yang dijalankan oleh Dewan Kerja Ranting untuk mendukung kegiatan kepramukaan di tingkat ranting. Informasi ini diharapkan dapat membantu siswa memahami lebih dalam tentang bagaimana organisasi kepramukaan berfungsi di berbagai tingkatan. Latihan Dasar Kepramukaan di SMK Negeri 7 Surakarta berakhir dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta didik baru diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dari kegiatan ini, tetapi juga terinspirasi untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter dan kepedulian sosial yang kuat pada siswa, serta mendorong mereka untuk aktif dalam berbagai kegiatan kepramukaan di masa depan. -Tim Kontributor-
MPLS JUARA 2024
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta dibuka dengan semangat pagi yang cerah. Apel pagi yang diadakan di halaman utama sekolah berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh siswa baru, guru, serta staf sekolah. Suasana penuh antusiasme dan harapan menyambut kehadiran para siswa baru yang akan memulai perjalanan mereka di SMK Negeri 7 Surakarta. Apel pagi dibuka oleh Kepala Sekolah, Bapak Wardoyo, yang memberikan sambutan hangat dan motivasi kepada seluruh peserta MPLS. Beliau mengingatkan pentingnya adaptasi dan semangat belajar dalam menghadapi tahun ajaran yang baru. Setelah sambutan, agenda dilanjutkan dengan materi dari Bapak Anggara selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam presentasinya, Bapak Anggara menjelaskan berbagai aspek kurikulum dan pembelajaran yang akan diterima oleh siswa selama di SMK Negeri 7. Beliau menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam proses pembelajaran dan bagaimana kurikulum yang diterapkan akan membekali mereka dengan keterampilan praktis dan teori yang relevan. Materi berikutnya disampaikan oleh Pak Riptono, yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Dalam sesinya, Pak Riptono membahas tentang kehidupan siswa di lingkungan sekolah, mulai dari tata tertib, kegiatan ekstrakurikuler, hingga cara beradaptasi dengan lingkungan baru. Beliau juga memberikan tips kepada siswa baru mengenai cara menjalin hubungan yang baik dengan teman sebaya dan guru, serta pentingnya keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Selanjutnya, Bu Agnes, selaku Humas SMK Negeri 7, mempresentasikan materi mengenai Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Bu Agnes menjelaskan bagaimana PKL merupakan bagian integral dari kurikulum yang akan memberikan siswa pengalaman langsung di lapangan kerja. Materi ini penting agar siswa memahami betapa berartinya keterampilan praktis yang akan mereka peroleh dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja setelah lulus nanti. Setelah itu, Bapak Joko Sutopo memberikan pengenalan mengenai sarana dan prasarana sekolah. Dalam presentasinya, Bapak Joko menjelaskan berbagai fasilitas yang tersedia di SMK Negeri 7 Surakarta, seperti laboratorium, perpustakaan, ruang praktek, dan area olahraga. Beliau juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas ini untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri siswa.Terakhir, materi mengenai intoleransi disampaikan oleh perwakilan dari Kesbangpol. Mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi di lingkungan sekolah. Melalui presentasi ini, siswa diharapkan dapat memahami berbagai bentuk intoleransi dan dampaknya, serta bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan inklusif. Hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta dimulai dengan suasana yang penuh semangat. Apel pagi dibuka oleh Ibu Asri, yang memberikan sambutan dan mengingatkan siswa baru mengenai pentingnya menjaga semangat dan konsentrasi selama MPLS berlangsung. Apel pagi ini menjadi ajang untuk membangun kekompakan dan membangkitkan motivasi siswa sebelum melanjutkan kegiatan hari itu.Setelah apel pagi, acara dilanjutkan dengan materi yang sangat penting dari KPA (Komisi Penanggulangan AIDS). Dalam sesi ini, KPA memberikan penjelasan mendalam mengenai HIV dan AIDS. Mereka membahas informasi penting tentang pencegahan, penularan, serta dampak dari penyakit ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai isu kesehatan ini, serta mengajak mereka untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran HIV dan AIDS di masyarakat. Materi kedua disampaikan oleh Ibu Prapti selaku STP2K (Satuan Tugas Pengawasan dan Penegakan Kedisiplinan) mengenai tata tertib di SMK Negeri 7 Surakarta. Ibu Prapti menjelaskan berbagai aturan dan regulasi yang berlaku di sekolah, mulai dari kewajiban hadir tepat waktu, tata cara berpakaian, hingga etika berinteraksi di lingkungan sekolah. Penyampaian materi ini bertujuan untuk membantu siswa baru memahami dan mematuhi tata tertib yang ada agar dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif dan harmonis. Sesi berikutnya merupakan materi dari Ibu Asri, Pak Wardoyo, dan Nasywa, Duta Integritas. Mereka membahas topik mengenai anti-korupsi dan 9 nilai integritas yang harus dimiliki oleh setiap individu. Dalam presentasinya, mereka menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Siswa diajak untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari karakter mereka. Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari kedua MPLS, siswa diberikan tugas mandiri. Mereka diminta untuk menuliskan harapan masa depan mereka dalam bentuk esai. Tugas ini bertujuan untuk mendorong siswa berpikir tentang tujuan jangka panjang mereka dan bagaimana mereka akan mencapainya. Dengan menuliskan harapan masa depan, diharapkan siswa dapat lebih fokus dan termotivasi dalam menjalani proses belajar mereka di SMK Negeri 7 Surakarta. Hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta berlangsung dengan penuh aktivitas dan informasi yang bermanfaat. Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin oleh Pak Erwin. Dalam sambutannya, Pak Erwin menekankan pentingnya memahami lingkungan sekolah dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada selama MPLS untuk mengenal lebih jauh tentang SMK Negeri 7 Surakarta. Setelah apel pagi, para siswa baru diajak untuk melakukan tur keliling sekolah sesuai dengan jurusan masing-masing. Tur ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa dengan fasilitas dan fasilitas yang tersedia di setiap jurusan. Dalam kegiatan ini, siswa diberikan kesempatan untuk melihat langsung ruang praktik, laboratorium, serta peralatan khusus yang digunakan dalam jurusan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa baru memahami lebih dalam tentang program studi yang mereka pilih dan mempersiapkan mereka untuk kegiatan pembelajaran yang akan datang. Materi selanjutnya disampaikan oleh pihak Damkar (Dinas Pemadam Kebakaran), yang memberikan pelatihan praktis mengenai cara memadamkan api ketika terjadi kebocoran gas. Dalam sesi ini, tim Damkar menjelaskan prosedur keselamatan yang harus diikuti dan teknik-teknik dasar untuk menangani situasi darurat semacam itu. Pengetahuan ini sangat penting bagi siswa agar mereka dapat mengatasi situasi berbahaya dengan tenang dan efektif. Materi ketiga membahas topik yang sangat sensitif dan penting, yaitu kekerasan seksual. Ibu Andri dari Dinas DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) menyampaikan informasi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Ibu Andri memberikan penjelasan mendalam mengenai hak-hak individu, tanda-tanda kekerasan seksual, serta langkah-langkah yang dapat diambil jika seseorang mengalami atau menyaksikan kekerasan seksual. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pengetahuan yang berguna bagi siswa untuk melindungi diri dan orang lain. Sebagai penutup kegiatan hari ketiga MPLS, diadakan Expo Ekstrakurikuler. Dalam expo ini, setiap kelompok ekstrakurikuler di SMK Negeri 7 Surakarta mempresentasikan aktivitas dan program yang mereka tawarkan. Siswa baru diberi kesempatan untuk melihat berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada, seperti klub olahraga, seni, dan sains, serta berbincang langsung dengan anggota dan
SYARAT DAN JADWAL DAFTAR ULANG PPDB 2024
SYARAT DAFTAR ULANG PPDB SMKN 7 SURAKARTA 2024/2025 PROSES DAFTAR ULANG CALON SISWA BARU WAJIB DATANG KE SEKOLAH TUJUAN DENGAN MEMBAWA SYARAT YANG TELAH DITENTUKAN BESERAGAM DAN BERSEPATU SEMUA SYARAT DIBAWAH INI DI FOTOCOPY 2 kali (RANGKAP 2) SEMUA SYARAT DIBAWAH INI DI FOTOCOPY 2 kali (RANGKAP 2) SEMUA SYARAT DIBAWAH INI DI FOTOCOPY 2 kali (RANGKAP 2) SAAT DAFTAR ULANG DIHARAPKAN MEMBAWA SMARTPHONE / HP JALUR PRESTASI Print out bukti pendaftaran. (bukti pemilihan sekolah dan jurusan) Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen yang diunggah pada saat pendaftaran PPDB. Buku Rapor SMP/sederajat. Surat Keterangan Nilai Rapor Semester I – V SMP/sederajat yang diterbitkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan. Ijazah SMP/sederajat atau SKL atau surat keterangan yang berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket B/Ijazah Satuan Pendidikan luar negeri yang dinilai/dihargai sama/setingkat. Piagam prestasi tertinggi yang dimiliki dan sesuai kriteria yang ditetapkan sebagaimana diatur di dalam Petunjuk Teknis Penyelenggaraan PPDB (bagi yang memiliki). Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada awal Tahun Ajaran baru 2024/2025, dan belum menikah. Kartu Keluarga yang masih berlaku. Catatan : diperlukan untuk validasi NIK, mengingat data lengkap pada saat seleksi didasarkan data administrasi kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah/Surat Pernyataan Sehat Calon Calon Peserta Didik yang bersangkutan Surat Pernyataan kesanggupan mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMKN 7 Surakarta ( KLIK UNTUK UNDUH BERKAS) Surat Pernyataan Daftar Ulang ( KLIK UNTUK UNDUH BERKAS) JALUR AFIRMASI Print out bukti pendaftaran. (bukti pemilihan sekolah dan jurusan) Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen yang diunggah pada saat pendaftaran PPDB. Buku Rapor SMP/sederajat. Surat Keterangan Nilai Rapor Semester I – V SMP/sederajat yang diterbitkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan. Ijazah SMP/sederajat atau SKL atau surat keterangan yang berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket B/Ijazah Satuan Pendidikan luar negeri yang dinilai/dihargai sama/setingkat; Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada awal Tahun Ajaran baru 2024/2025, dan belum menikah; Kartu Keluarga yang masih berlaku. Catatan : diperlukan untuk validasi NIK, mengingat data lengkap pada saat seleksi didasarkan data administrasi kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Bagi Calon Peserta Didik dari pondok pesantren harus terdaftar pada Educational Management Islamic System (EMIS) yang dikelola oleh KementerianAgama. Catatan Dibuktikan dengan Surat Keterangan Lulus dari Satuan Pendidikan/Lembaga Pendidikan di Lingkup Ponpes : Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), Pendidikan Diniyah Formal (PDF), dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM). Anak tidak sekolah (ATS), dibuktikan dengan surat keterangan yang diterbitkan oleh Kepala Desa/Lurah dan diketahui/disahkan oleh Camat di wilayah ATS yang bersangkutan berdomisili, dilampiri Ijazah jenjang SMP/sederajat dengan tahun kelulusan sebelum tahun ajaran 2023/2024. Piagam prestasi tertinggi yang dimiliki dan sesuai kriteria yang ditetapkan sebagaimana diatur di dalam Petunjuk Teknis Penyelenggaraan PPDB (bagi yang memiliki). Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah/Surat Pernyataan Sehat Calon Calon Peserta Didik yang bersangkutan Surat Pernyataan kesanggupan mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMKN 7 Surakarta ( KLIK UNTUK UNDUH BERKAS) Surat Pernyataan Daftar Ulang ( KLIK UNTUK UNDUH BERKAS) JALUR DOMISILI TERDEKAT Print out bukti pendaftaran. (bukti pemilihan sekolah dan jurusan) Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen yang diunggah pada saat pendaftaran PPDB. Buku Rapor SMP/sederajat. Surat Keterangan Nilai Rapor Semester I – V SMP/sederajat yang diterbitkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan. Ijazah SMP/sederajat atau SKL atau surat keterangan yang berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket B/Ijazah Satuan Pendidikan luar negeri yang dinilai/dihargai sama/setingkat dengan SMP. Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada awal Tahun Ajaran 2024/2025, dan belum menikah. Kartu Keluarga. Catatan : Diperlukan untuk validasi NIK, mengingat data lengkap pada saat seleksi didasarkan data administrasi kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Bagi Calon Peserta Didik dari pondok pesantren harus terdaftar pada Educational Management Islamic System (EMIS) yang dikelola oleh Kementerian Agama. Catatan : Dibuktikan dengan Surat Keterangan Lulus dari Satuan Pendidikan/Lembaga Pendidikan di Lingkup Ponpes : Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), Pendidikan Diniyah Formal (PDF), dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM). Piagam prestasi tertinggi yang dimiliki dan sesuai kriteria yang ditetapkan sebagaimana diatur di dalam Petunjuk Teknis Penyelenggaraan PPDB (bagi yang memiliki). Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah/Surat Pernyataan Sehat Calon Calon Peserta Didik yang bersangkutan. Surat Pernyataan kesanggupan mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMKN 7 Surakarta ( KLIK UNTUK UNDUH BERKAS) Surat Pernyataan Daftar Ulang ( KLIK UNTUK UNDUH BERKAS ) JADWAL DAFTAR ULANG CEK JUGA INSTAGRAM SMKN 7 SURAKARTA INSTAGRAM INSTAGRAM INSTAGRAM











