Pada hari Kamis, 17 Juli 2025, SMK Negeri 7 Surakarta mendapat kehormatan menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi dalam rangka sosialisasi Pemilihan Putra Putri Solo (PPS) tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan Pemerintah Kota Surakarta yang bertujuan untuk menjaring generasi muda berprestasi, berbakat, dan berwawasan budaya untuk menjadi duta wisata, budaya, serta pendidikan Kota Solo. Acara sosialisasi dilaksanakan di aula utama sekolah dan dihadiri oleh para murid dari jurusan Usaha Layanan Pariwisata, guru pendamping, serta tim dari panitia Pemilihan Putra Putri Solo 2025. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari perwakilan pihak sekolah, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim sosialisasi PPS. Dalam sesi presentasi, para murid dikenalkan pada sejarah dan tujuan Pemilihan Putra Putri Solo, kriteria peserta, tahapan seleksi, hingga manfaat yang dapat diperoleh dari mengikuti ajang bergengsi ini. Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan alumni finalis PPS dari tahun sebelumnya yang membagikan pengalaman dan motivasi, serta menjawab berbagai pertanyaan dari peserta sosialisasi. Antusiasme murid dari SMK Negeri 7 Surakarta terlihat tinggi. Banyak dari mereka yang tertarik untuk mengikuti ajang ini sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian budaya Solo sekaligus pengembangan potensi diri. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya termotivasi untuk mengikuti Pemilihan Putra Putri Solo, tetapi juga semakin mencintai budaya dan identitas kotanya. Sosialisasi di SMK Negeri 7 Surakarta menjadi salah satu langkah penting dalam menjaring calon-calon duta muda terbaik Kota Solo yang siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. -Tim kontributor-
CUTI BERSAMA, SMK NEGERI 7 SURAKARTA MELAKSANAKAN KURBAN
Di hari Tasyrik terakhir 13 Dzulhijjah 1446H bertepatan dengan hari Senin, 9 Juni 2025, ketika ASN melaksanakan cuti Bersama, SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan Kurban. Pelaksanaan Kurban 1446H kali ini hampir sama dengan tahun sebelumnya. Hanya saja tahun ini SMK Negeri 7 Surakarta hanya menyembelih seekor sapi. Hewan Kurban yang disembelih adalah hasil iuran tujuh Shohibul Kurban dari kalangan bapak ibu guru yaitu Bapak Wardoyo, S.Pd.,M.Pd., Ibu Ana Sulistiyani, S.Pd., Ibu Dra Suryani, Ibu Endang Kusumawati, S.Pd., Ibu Nur Fitri Wahyanti, S.Pd., Ibu Nurul Rosyidah, S.H., Ibu Ndurrotun Nafi’ah, S.Sos. Kepanitiaan yang dipimpin oleh Bapak Muh. Taufik, S.Ag, dibantu panitia dari bapak dan ibu guru, karyawan dan anak-anak ROHIS, dapat melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan Kurban dengan lancar. Semoga Allah menerima penyembelihan hewan Kurban SMK Negeri 7 Surakarta dan semoga dapat melaksanakan dengan lebih baik di tahun-tahun mendatang. _Yun_
Workshop “English as a Life Skill” Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Berbahasa Inggris
Surakarta, 15 Mei 2025— SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan Kampung Inggris Star Solo sukses menggelar workshop bertajuk “English as a Life Skill: Meningkatkan Percaya Diri Berbahasa Inggris”pada Rabu, 15 Mei 2025 bertempat di Aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 570 siswa dengan antusiasme yang tinggi. Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Bapak Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai salah satu soft skill utama dalam menghadapi tantangan global dan dunia kerja. Sebagai narasumber utama, Mr. Vallent dari Kampung Inggris Star Solo memandu sesi secara interaktif dan menyenangkan. Tidak hanya menyampaikan materi, sesi workshop juga diisi dengan berbagai game edukatif yang membuat siswa semakin bersemangat untuk belajar dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Beberapa siswa juga unjuk kepiawaiannya ke depan forum dengan menyanyikan lagu berbahasa Inggris sambil belajar untuk memahami arti lagu tersebut. Salah satu siswi kelas XI, Jasmin Athena, mengungkapkan keseruannya mengikuti kegiatan ini. “Pembelajarannya seru karena banyak interaksi antara pembicara dan siswa, ditambah ada game di sela-sela materi, jadi kami semua sangat antusias mengikuti sampai akhir,” ungkapnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris, memberikan motivasi belajar yang menyenangkan, serta mendorong mereka untuk memiliki visi global dalam merancang masa depan karier mereka.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMKN 7 Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membekali para siswa dengan kompetensi global yang relevan dan aplikatif di dunia kerja nyata. -Tim Literasi-
Diklat Penguatan Karakter, Organisasi, dan Kepemimpinan OSIS/MPK SMKN 7 Surakarta 2025
SMKN 7 Surakarta sukses menyelenggarakan Diklat Penguatan Karakter, Organisasi, dan Kepemimpinan pada Jumat–Sabtu, 25–26 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota OSIS/MPK serta perwakilan dari seluruh ekstrakurikuler yang ada di SMKN 7 Surakarta, bertempat di Masjid dan Aula SMKN 7 Surakarta. Acara diawali dengan registrasi peserta pada pukul 15.00 WIB, dilanjutkan sambutan dari MC, Ketua Pelaksana, Ketua OSIS, hingga Kepala Sekolah. Semangat peserta semakin bertambah dengan materi tentang kepemimpinan yang dibawakan oleh Bp. Adi Setiawan, S.Sos yang merupakan narasumber dari Al-Kahfi, serta sesi Ice Breaking dan Story Telling dari Bp. Mohammad Nadiful Zamil, S.Kom. Setelah melaksanakan Sholat Maghrib dan Isya’ berjamaah, peserta mengikuti Forum Aspirasi bersama Bp. Erwin Hermansyah Nuryadin, S.Pd di Aula SMKN 7 SKA untuk menyuarakan ide-ide mereka demi kemajuan organisasi. Acara dilanjutkan dengan makan malam, lalu sesi pembuatan vision board sebagai bentuk konkret perencanaan kegiatan di masa depan. Malam hari diisi dengan istirahat bersama di aula, kemudian bangun pagi untuk melaksanakan Sholat Subuh, senam, dan games seru di lapangan rumput yang dipandu oleh MC. Kegiatan ditutup dengan sarapan bersama serta penutupan resmi oleh Bp. Slamet Raharjo, S.Pd sebagai pembina OSIS/MPK SMKN 7 Surakarta dan MC. Melalui diklat ini, diharapkan seluruh peserta dapat lebih memahami nilai-nilai kepemimpinan, memperkuat karakter pribadi, dan meningkatkan kerjasama organisasi di lingkungan SMKN 7 Surakarta. Semangat berorganisasi, berkarakter, dan berkepemimpinan terus digaungkan untuk menciptakan generasi muda yang unggul dan berintegritas. -Ninda Rahmawati-
Guru SMKN 7 Surakarta Tingkatkan Kompetensi Melalui Workshop Implementasi Deep Learning
Surakarta – SMKN 7 Surakarta menggelar workshop implementasi Deep Learning bagi seluruh guru pada Senin, 10 Februari 2025 di aula SMK N 7 Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dari semua kompetensi keahlian dan guru normatif adaptif (mata pelajaran umum). Menghadirkan narasumber seorang widyaiswara dan dosen dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Dr. Ratna Juwita, M.Pd. kegiatan ini berjalan dengan sangat interaktif. Acara dibuka dengan laporan ketua panitia yaitu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Anggara Aditya K, S.Pd., dilanjutkan sambutan oleh kepala sekolah Wardoyo, S.Pd., M.Pd. Para guru sangat antusias dan fokus dengan pemaparan yang menarik. Hadir pula pengawas dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 7, Drs. Joko Suyatno, yang memberikan penguatan kepada guru untuk memiliki mindset tumbuh (growth mindset) dan bukan mindset tetap (fixed mindset). Setelah mendapat pemaparan materi oleh Ibu Ratna, banyak guru yang merasa lebih memahami konsep dan implementasi deep learning yang sesungguhnya. Di mana goal dari pendekatan ini adalah peserta didik yang diharapkan memiliki 6 keterampilan abad ke-21, yaitu critical thinking, character, creativity, collaboration, communication, dan computational thinking. Salah satu peserta guru dari kompetensi keahlian perhotelan, Asri Pujihastuti, mengatakan bahwa workshop ini sangat penting bagi guru agar lebih mendalami apa itu deep learning. Selama ini ia menganggap bahwa guru telah mengajar dengan deep learning karena telah melakukan pembelajaran dengan mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan) yang telah didapat dari implementasi Kurikulum Merdeka. Namun ternyata deep learning sangatlah kompleks dengan kerangka kerja yang luas antara lain praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, pemanfaatan digital, dan kemitraan pembelajaran. Sehingga menurutnya perlu pemahaman dan implementasi lebih mendalam tentang deep learning ini dengan melibatkan semua stakeholder. SMKN 7 Surakarta menjadi sekolah yang selalu mengikuti perkembangan kurikulum saat ini. Sekolah terus memberikan kesempatan pengembangan kompetensi bagi para guru untuk meningkatkan ilmu sesuai perkembangan di bidang pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong para guru untuk mengimplementasikan deep learning di kelas agar dapat tercipta harapan yaitu profil lulusan yang memenuhi 8 kriteria antara lain: Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, dan Komunikasi. Dengan demikian akan terwujud lulusan yang kompeten dan berdaya saing di era global. -Tim Kontributor-
Sukses Gelar Jumat Literasi, SMKN 7 Surakarta Tingkatkan Kemampuan Public Speaking Siswa
SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan kegiatan Jumat Literasi pada Jumat, 31 Januari 2025, di Lapangan Tenis SMKN 7 Surakarta. Acara yang berlangsung pukul 07.00–08.00 WIB ini mengusung tema Meningkatkan Kemampuan Literasi Bahasa melalui Public Speaking. Acara ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Kegiatan ini menghadirkan Afiq Putra Pradana, seorang praktisi public speaking sebagai pembicara utama. Dalam materinya, Afiq membagikan strategi praktis untuk melatih keterampilan berbicara di depan umum, mulai dari teknik penguasaan audiens, pengelolaan kecemasan, melatih gestur hingga kesesuaian konten yang ingin disampaikan. “Public speaking bukan sekadar berbicara, tetapi tentang menyampaikan pesan dengan percaya diri dan empati. Untuk menguasai teknik public speaking perlu memperhatikan vocal, visual dan verbal.” ujarnya di hadapan peserta. Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala SMKN 7 Surakarta, Wardoyo, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi pengembangan diri di era digital. “Melalui public speaking, siswa tidak hanya mampu mengekspresikan ide, tetapi juga membangun karakter komunikasi yang efektif,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut Wardoyo juga memberikan motivasi serta menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan literasi dengan mengikuti berbagai kompetisi literasi di tingkat kota maupun provinsi. Selain sesi pemaparan materi, siswa juga diajak berpartisipasi dalam simulasi interaktif, seperti praktik public speaking singkat dan latihan tongue twister dengan permainan kata. Salah satu peserta, Alifka dari kelas XI Perhotelan 2 mengungkapkan, “Pelatihan ini seru dan membuka wawasan baru. Saya jadi lebih tahu cara mengatur intonasi dan bahasa tubuh agar pidato tidak membosankan. Saya juga memberanikan diri berlatih maju meskipun grogi.” Koordinator acara, Asri pujihastuti, S.Pd., menyatakan bahwa kegiatan Jumat Literasi yang rutin dilaksanakan setiap minggu ke-5 ini merupakan bagian dari program sekolah untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. “Kami berkomitmen terus menghadirkan inisiatif serupa guna mengakselerasi kompetensi siswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga keterampilan hidup. Salah satunya adalah keterampilan berkomunikasi sebagai interpersonal skill,” tuturnya. Dengan semangat kolaborasi antara guru, siswa, dan narasumber, Jumat Literasi 2025 diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa SMKN 7 Surakarta untuk menjadi generasi yang unggul, kritis, dan mampu bersaing di berbagai kompetensi. Artikel oleh Tim Literasi SMKN 7 Surakarta.
Perkemahan PTA Peserta didik SMKN 7 Surakarta
Sabtu, 30 November 2024 Siswa siswi SMK negeri 7 kelas 10 melaksanakan perkemahan PTA (Penerimaan Tamu Ambalan) yang bertempat di Korem 074 Warastratama yang di ikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dari seluruh program keahlian. Kegiatan perkemahan diawali dengan upacara pembuakaan pada pukul 07.00 yang dipimpin oleh bapak kepala SMK negeri 7 Surakarta bapak Wardoyo S.Pd., M.Pd. dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwasanya “seorang Pramuka harus memiliki sifat yang tangguh, disiplin, berani dan setia sesuai dengan dasa dharma Pramuka” Upacara pembukaan dilanjutkkan dengan pembukaan kegiatan secara adat dan penyematan tanda peserta oleh bapak Wardoyo kepada perwakilan peserta upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan pendirian tenda di lapangan utama Korem Warastratama yang dipandu oleh kakak- kakak dewan ambalan beserta bapak ibu guru pendamping.Dalam kegiatan tersebut turut serta Kak Legani yang memberikan materi mengenai penguatan kepramukaan bagi peserta didik. Selain itu juga ada kegiatan lain seperti games, pentas seni, api unggun dan olahraga bersama. Kegiatan perkemahan penerimaan tamu ambalan ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin langsung oleh Bapak Riptono selakau pembina Pramuka SMK Negeri 7 Surakarta yang didampingi oleh pembina lain serta bapak/ibu wali kelas X dan kegiatan Perkemahan PTA secara resmi telah ditutup. Diharapkan kegiatan ini mampu memperkenalkan kepramukaan dan melatih jiwa kepemimpinan peserta didik serta dapat meningkatkan rasa persaudaraan, dan kedisiplinan. -Tim Kontributor-
Acara P5 SMKN 7 Surakarta: Pemilihan Ketua & Wakil Ketua OSIS dengan Tema Demokrasi
Acara P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) di SMKN 7 Surakarta yang berlangsung dari tanggal 7 Oktober hingga 11 Oktober mengusung tema “Demokrasi” dengan fokus pada pemilihan Ketua & Wakil Ketua OSIS. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan, tetapi juga sarana pembelajaran tentang nilai-nilai demokrasi, khususnya bagi siswa kelas X. Selama kegiatan P5, siswa kelas X mengikuti berbagai diskusi mengenai konsep demokrasi, termasuk pentingnya partisipasi dalam pemilihan umum serta proses demokrasi di sekolah. Diskusi-diskusi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana demokrasi diterapkan, baik di linsekolah sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Para siswa mempelajari tentang hak suara, transparansi, serta tanggung jawab dalam memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif. Puncak acara P5 ini berlangsung pada Kamis, 10 Oktober, yang ditandai dengan pelaksanaan pencoblosan untuk memilih kandidat Ketua OSIS. Ada tiga pasangan calon (paslon) yang maju dalam pemilihan ini: Paslon 1: 1. Elisa Tabera Filadelfia (XI PH 1) 2. Shafira Redya Cahyani (X PH 2) Paslon 2: 1. Chandra Kristian Hetarihon (XI DKV 1) 2. Muhammad Ilham Danang P. (X KUL 2) Paslon 3: 1. Nasywa Faisa Ramadhani (XI ULP 2) 2. Prita Aprilia Nur Istimewa (X DKV 2) Proses pencoblosan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf di SMKN 7 Surakarta. Setiap suara yang diberikan mencerminkan semangat demokrasi, di mana semua peserta didik bebas menentukan pilihannya berdasarkan visi, misi, serta program kerja yang telah dipaparkan oleh masing-masing kandidat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memilih pemimpin OSIS yang baru, tetapi juga mengajarkan siswa mengenai pentingnya berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi. Selain itu, pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi siswa kelas X dalam memahami bagaimana demokrasi dijalankan secara langsung, mulai dari proses kampanye, debat, hingga pencoblosan. Dengan berakhirnya acara pada 11 Oktober, seluruh warga sekolah kini menunggu hasil pemilihan Ketua OSIS yang diharapkan mampu membawa SMKN 7 Surakarta menjadi lebih baik dan dinamis. Semoga pemimpin yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi inspirasi bagi seluruh siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai demokrasi di sekolah. -Tim Kontributor-
STUDI TIRU SISTEM KETARUNAAN DI SMKN 2 SRAGEN
Pada Kamis, 3 Oktober 2024, SMKN 7 Surakarta melaksanakan studi tiru ke SMKN 2 Sragen guna mempelajari sistem pendidikan ketarunaan yang diterapkan di sekolah tersebut. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 7 Surakarta Bapak Wardoyo, S.Pd, M.Pd didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Bapak Riptono, S.Pd, M.Pd serta sejumlah staf, BK, STP2K dan jajaran terkait. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menggali informasi dan mempelajari sistem pembinaan ketarunaan yang dinilai berhasil diterapkan di SMKN 2 Sragen, sehingga dapat diadaptasi ke lingkungan SMKN 7 Surakarta. Selama kunjungan, tim dari SMKN 7 Surakarta disambut hangat oleh pihak SMKN 2 Sragen yang kemudian memberikan pemaparan lengkap mengenai konsep ketarunaan, metode pembinaan, serta dampak positif dari sistem tersebut terhadap kedisiplinan dan prestasi siswa. Program ketarunaan di SMKN 2 Sragen dikenal berhasil membentuk karakter siswa yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab, sehingga menarik perhatian banyak sekolah lain yang ingin menerapkan sistem serupa. Tim SMKN 7 Surakarta juga berkesempatan untuk melihat langsung proses pembinaan yang sedang berlangsung di lapangan. Diharapkan setelah kunjungan ini, SMKN 7 Surakarta dapat menerapkan sistem pendidikan ketarunaan dengan menyesuaikan konteks dan kebutuhan sekolah. Studi tiru ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter siswa di SMKN 7 Surakarta. Kepala Sekolah SMKN 7 Surakarta berharap hasil dari studi tiru ini dapat membawa dampak positif bagi siswa dan sekolah dalam jangka panjang. -Tim Kontributor-
Kegiatan Jumat Religi SMK JUARA
Kegiatan setiap jumat di SMKN 7 Surakarta, salah satunya adalah jumat religi. Jumat religi ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan bapak ibu guru karyawan SMKN 7 Surakarta. Kegiatan jumat religi ini terbagi menjadi 2 yaitu religi muslim dan non muslim. Jumat religi non muslim diadakan di AULA PS dengan mengundang Bp Pdt Sahat Sinaga dari Gereja Betania Fresh Anointing Solo ( BFA ), diikuti oleh persekutuan Siswa-siswi Kristiani beserta Guru dan karyawan Kristiani SMKN 7 Surakarta. Tema yang dibahas pada jumat religi kristiani adalah TUHAN menyambut aku, Firman : Luk 15 : 11-24. Penekanan Firman : TUHAN akan senantiasa menyambut kita, mengasihi kita, memeluk kita, dan memberkati kita walaupun kita berdosa, karena TUHAN sangat menyayangi kita dan akan selalu memberkati kita, untuk itu ana-anak didik dimampukan untuk terus hidup melekat hanya kepada TUHAN. Sedangkan jumat religi untuk muslim diadakan di Lapangan tenis, yang diikuti oleh peserta didik dan bapak ibu guru karyawan SMKN 7 Surakarta. Kegiatan Jum’at Religi dilaksanakan dengan kegiatan membaca surat Al Fatihah dan membaca Asmaul Husna serta tausiyah oleh Ustadz Subandji, M.Ag. Dalam pelaksanaan kegiatan ini diharapkan peserta didik memahami, mengamalkan dan menerapkan apa yang mereka dapatkan dan mereka aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap mengamalkan nilai-nilai agama dan berakhalak mulia sebagai modal utama mereka dalam memaknai proses belajar. Dengan menanamkan nilai-nilai agama baik di sekolah maupun di lingkungan peserta didik akan terbentuk sikap yang berdasarkan nilai-nilai pancasila. -Tim Kontributor-











