Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI serta sekaligus memperingati HUT 63 IKWI maka Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Surakarta menggelar kegiatan lomba memasak pada hari Selasa (20/8/2024), di Taman Balekambang Solo. Kegiatan ini bertajuk Clash of Cooking Master yang berkerjasama dengan Pemkot Surakarta dan Fiesta, (produsen makanan cepat saji dari Charoen Pokphand Indonesia). Lomba memasak diikuti oleh siswa SMA/SMK se-Solo. Peserta beragam mulai dari SMA, SMK Jurusan Tata Boga hingga siswa Madrasah Aliyah yang memiliki kesukaan memasak. Kegiatan ini diikuti 100 siswa-siswi setingkat SMA/SMK/MA. Masing-masing grup sebanyak 2 orang. Clash of Cooking Master dibagi menjadi 50 regu dengan jumlah dua orang per regu untuk bersaing mendapatkan hadiah jutaan rupiah. Clash of Cooking Master dilaksanakan dalam dua sesi dimana setiap sesi dibagi 25 regu yang bertarung. Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta yang diwakili oleh Faiz Luthfi Athour Rohman XI Kuliner 1, dan Fara Fatwa Rosandi XI Kuliner 3 berhasil meraih Juara 2 dengan menu “Kimbab Sosis with Blackpepper Sauce ” yang dibimbing oleh Ibu Wilujeng Dasanti, S.Pd. Selain mendapatkan piala juga mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 2.500.000,00. Dengan mengikuti lomba ini diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan peserta didik, melatih rasa percaya diri, dan memotivasi peserta didik untuk selalu berkarya lebih baik lagi. -Tim Kontributor-
Evaluasi Kelas Industri Angkatan Ke-2 Progam Keahlian Kuliner TA 2024/2025
Pada hari Kamis, 15 Agustus 2024, Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan Evaluasi kelas Industri Angkatan ke- 2 di Lorin Hotel dengan beberapa Dudi yang berjumlah 22 yaitu 1. Lorin Hotel Solo 2. Ramada Suites Hotel 3. Adhiwangsa Hotel 4. Al Azhar Azima Hotel 5. Solia Yosodipuro Hotel 6. Hotel Dana 7. Solia Zigna Hotel 8. Horison Aziza Hotel 9. Amarelo Hotel 10. Solo Grand City 11. Grandis Barn 12. Taman Indah Resto 13. Holland Bakery 14. Aero Prima Catering 15. Aulia Milano Catering 16. Dika Bakery 17. Rumah Sakit Bung Karno 18. Tsabita Bakery 19. Lafolla Resto 20. Ren’z Kitchen 21. Borobudur Golf Magelang 22. Ndalem Kopi Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Surakarta, Waka, Bapak ibu guru pengampu kelas XII Kuliner dan seluruh peserta didik kelas XII sebanyak 101 siswa serta dihadiri oleh Tim Dudi dan dari BPJS Ketenagakerjaan Surakarta. Evaluasi kelas industri dilaksanakan untuk beberapa tujuan kunci, yaitu: 1. Menilai Kesesuaian Kurikulum: Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan dalam kelas industri sesuai dengan kebutuhan dan standar industri terkini. Ini termasuk memeriksa relevansi materi ajar dengan praktik dan teknologi yang digunakan di industri. 2. Mengukur Kualitas Pengajaran: Evaluasi bertujuan untuk menilai efektivitas instruktur dan metode pengajaran. Ini membantu memastikan bahwa pengajaran dilakukan dengan cara yang efektif dan dapat diterima oleh peserta. 3. Menilai Kepuasan dan Pencapaian Peserta: Mengumpulkan umpan balik dari peserta untuk memahami tingkat kepuasan mereka terhadap pelatihan, serta mengevaluasi sejauh mana mereka merasa program tersebut memenuhi kebutuhan mereka dan mencapai tujuan pembelajaran. 4. Mengevaluasi Penerapan Keterampilan: Evaluasi mengukur seberapa baik peserta dapat menerapkan keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh dalam konteks dunia kerja nyata. Ini sering melibatkan penilaian kinerja praktis atau magang. 5. Menilai Kesesuaian dengan Standar Industri: Memastikan bahwa kelas industri memenuhi standar dan kebutuhan industri yang berlaku, sehingga peserta memiliki keterampilan yang relevan dan up-to-date. 6. Identifikasi Area untuk Peningkatan: Hasil evaluasi digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam program pelatihan. Ini memungkinkan perbaikan dan pembaruan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi kelas industri. 7. Meningkatkan Hubungan antara Pendidikan dan Industri: Evaluasi dapat membantu memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pihak industri dengan memberikan umpan balik tentang kebutuhan dan harapan industri terhadap pelatihan. 8. Memastikan Kesiapan Kerja Peserta: Evaluasi bertujuan untuk memastikan bahwa peserta pelatihan siap memasuki dunia kerja dengan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan melakukan evaluasi, pihak-pihak terkait dapat memastikan bahwa kelas industri efektif dalam mempersiapkan peserta untuk menghadapi tantangan di dunia industri dan memenuhi kebutuhan pasar kerja. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan setelah acara evaluasi kelas industri, para tamu undangan menyaksikan live cooking menu ayam goreng mentega dan melihat bartender yangmelakukan demonstrasi minuman mocktail. Selanjutnya dilaksanakan acara table manner bersama-sama. -Tim Kontributor-
SMKN 7 Surakarta Sukseskan Monitoring Evaluasi Program Upskill Reskill Perhotelan
Surakarta, 3 Juli 2024 – Sabtu lalu, SMKN 7 Surakarta menjadi tuan rumah kegiatan monitoring evaluasi program upskill reskill tahun 2021. Kegiatan yang diikuti oleh guru perhotelan, ibu Asri Pujihastuti, ini dihadiri langsung oleh Kepala BBPPMVP Bispar, ibu Nahdiyana, S.Pd., M.Pd., serta Kepala SMKN 7 Surakarta, bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd. Selain itu, turut hadir pula wakil kepala sekolah bidang humas, guru sejawat, dan 5 orang peserta didik dari kompetensi keahlian perhotelan. Program upskill reskill yang telah dilaksanakan pada tahun 2021 bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang perhotelan. Melalui kegiatan monitoring evaluasi ini, para peserta diminta untuk mengisi instrumen angket guna mengukur sejauh mana tujuan program telah tercapai. Dalam diskusi yang berlangsung, ibu Asri Pujihastuti mengungkapkan banyak pengetahuan baru yang diperolehnya selama mengikuti program, terutama terkait dengan perkembangan sistem yang berlaku di industri perhotelan. Pengalaman magang yang didapatkannya juga memberikan wawasan baru mengenai efisiensi kerja di departemen housekeeping, yang kemudian dapat dibagikan langsung kepada para peserta didik. Senada dengan ibu Asri, bapak Wardoyo menyampaikan bahwa guru-guru yang telah mengikuti program upskill reskill menjadi semakin kompeten dalam menjalankan tugas mengajar. Mereka tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan bagi guru-guru lain untuk terus mengembangkan diri. Sementara itu, ibu Nahdiyana berpesan agar para guru, khususnya guru perhotelan, terus mengupgrade kompetensi diri dan mengikuti perkembangan terkini di industri. Hal ini sangat penting agar materi yang disampaikan di kelas selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Beberapa siswa yang terlibat dalam diskusi juga mengungkapkan rasa syukur mereka dapat belajar di SMKN 7 Surakarta, khususnya jurusan perhotelan. Mereka merasa beruntung memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di masa depan. SMKN 7 Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja. #SMKN7Surakarta #UpskillReskill #PendidikanPerhotelan #Surakarta -Tim Kontributor-
Kelas Industri Angkatan Ke-2 Progam Keahlian Kuliner TA 2024/2025
Pada hari Kamis, 01 Agustus 2024, Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan Pembukaan kelas Industri Angkatan ke- 2 di Lorin Hotel dengan beberapa Dudi yang berjumlah 22 yaitu 1. Lorin Hotel Solo 2. Ramada Suites Hotel 3. Adhiwangsa Hotel 4. Al Azhar Azima Hotel 5. Solia Yosodipuro Hotel 6. Hotel Dana 7. Solia Zigna Hotel 8. Horison Aziza Hotel 9. Amarelo Hotel 10. Solo Grand City 11. Grandis Barn 12. Taman Indah Resto 13. Holland Bakery 14. Aero Prima Catering 15. Aulia Milano Catering 16. Dika Bakery 17. Rumah Sakit Bung Karno 18. Tsabita Bakery 19. Lafolla Resto 20. Ren’z Kitchen 21. Borobudur Golf Magelang22. Ndalem Kopi Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah yang didelegasikan oleh Bapak Kristiyono, S.Pd selaku ketua TPMPS, Waka, Bapak ibu guru pengampu kelas XII Kuliner dan seluruh peserta didik kelas XII sebanyak 101 siswa serta dihadiri oleh Tim Dudi dan dari BPJS Ketenagakerjaan Surakarta.Dengan adanya kelas industri diharapkan dapat meningkatkan keterampilan/ skill dan pengetahuan/ knowledge peserta didik secara profesional sesuai dengan SOP Industri. Kelas Industri dilaksanakan pada tanggal 1-15 Agustus 2024, kemudian dilanjutkan OJT dari tgl 01 September – 31 Desember 2024. Sistem pembelajaran kelas industri di program keahlian kuliner dilakukan langsung di Industri dan di bimbing langsung oleh pihak industri / IDUKA. Dalam program kelas industri ini. Kerja sama Kelas Industri jurusan Kuliner ini ditandai dengan penandatanganan MOU dengan Lorin dan dengan dudi lainnya.Untuk memproteksi keselamatan siswa selama kelas industri dan OJT kami bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Surakarta. -Tim Kontributor-
PENGUATAN BUDAYA INDUSTRI PELATIHAN BEVERAGE COFFEE DAN MOCTAIL KELAS XII PERHOTELAN SMK NEGERI 7 SURAKARTA
Pada tanggal 30 Juli 2024, di The Alana Hotel & Convention Center Solo, telah diadakan kegiatan penguatan budaya industri dan pelatihan beverage coffee dan mocktail untuk Kelas XII Perhotelan dari SMK Negeri 7 Surakarta. Selain itu kegiatan ini juga di dukung oleh guru-guru prodktif jurusan Perhotelan serta beberapa guru NA perhotelan. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada para siswa dalam bidang perhotelan, khususnya dalam penyajian minuman seperti kopi dan mocktail. Peserta didik diajak untuk memahami lebih dalam tentang budaya industri perhotelan, termasuk praktik terbaik dalam menyajikan minuman kepada tamu. Pelatihan fokus pada teknik-teknik pembuatan kopi yang baik dan variasi mocktail yang kreatif. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk berlatih langsung di bawah bimbingan dari para ahli dan praktisi industri yang berpengalaman. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa dalam mempersiapkan karir mereka di industri perhotelan, serta memperkuat koneksi antara pendidikan dan dunia kerja di bidang ini. -Tim Kontributor-
Penyerahan PLP Mahasiswa UMS ke SMK N 7 Surakarta
Pengenalan Lapangan Persekolahan yang disingkat PLP adalah proses pengamatan atau observasi dan pemagangan yang dilakukan mahasiswa Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. PLP bekerjasama dengan berbagai sekolah yang salah satunya adalah SMK negeri 7 Surakarta menjadi sekolah yang sering menerima mahasiswa PLP dan PPL dari berbagai universitas. Senin, 29 Juli 2024 telah dilaksanakan penyerahan mahasiswa peserta Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang diterima oleh Ketua Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) yaitu Bapak Kristiyono, S.Pd dan Tim Manajemen serta Guru Pamong SMK Negeri 7 Surakarta. Kegiatan PLP UMS ini akan berlangsung mulai tanggal 29 Juli hingga 29 Agustus 2024. Kegiatan PLP diawali dengan sambutan dari Ketua TPMPS SMK Negeri 7 Surakarta, Bapak Kristiyono, S,Pd. Dilanjutkan dengan penyerahan dan pengarahan serta bimbingan kepada sejumlah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dari berbagai Program Studi (Prodi) meliputi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Drs. Adyana Sunanda, M.Pd. Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan info tambahan dari wakil kepala bidang kurikulum SMK Negeri 7 Surakarta Bapak Anggara Aditya Kurniawan, S,Pd. mengenai informasi umum SMK Negeri 7 Surakarta, dari pengenalan masing – masing guru pamong, kegiatan umum termasuk kedisiplinan, seragam yang digunakan, serta kegiatan pembiasaan. Acara selanjutnya adalah penutup yang diakhiri dengan foto Bersama dengan Dosen Pembimbing Lapangan, Tim Manajemen, Guru Pamong dan Mahasiswa PLP UMS. Setelah foto Bersama selesai, kegiatan selanjutnya adalah koordinasi antara guru pamong dengan mahasiswa yang bersangkutan mengenai hal – hal yang perlu dilakukan dalam PLP selama 1 bulan. -Tim Kontributor-
Latihan Dasar Kepramukaan SMK Negeri 7 Surakarta
SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan Latihan Dasar Kepramukaan yang berlangsung selama dua hari, dengan tujuan untuk memperkenalkan dan membekali siswa baru dengan dasar-dasar kepramukaan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dirancang untuk membangun karakter, keterampilan, serta kepedulian sosial para peserta didik. Latihan Dasar Kepramukaan dimulai pada hari pertama dengan kegiatan yang memfokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah dan sekitar. Para peserta didik baru diajak untuk berkeliling area sekolah serta lingkungan sekitar untuk lebih mengenal fasilitas dan sarana yang tersedia. Kegiatan ini bertujuan agar siswa dapat beradaptasi dengan baik dan merasa lebih nyaman di lingkungan baru mereka. Setelah tur lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan tali temali, salah satu keterampilan dasar dalam kepramukaan. Para siswa belajar membuat dragbar, sebuah alat yang berguna dalam berbagai situasi darurat. Pelatihan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai teknik-teknik tali temali dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan dengan keterampilan ini, siswa dapat menerapkan prinsip-prinsip kepramukaan dalam situasi yang memerlukan kerjasama dan keterampilan praktis. Pada hari kedua, materi latihan difokuskan pada aspek-aspek yang lebih spesifik dan praktis dari kepramukaan. Sesi pertama diisi dengan materi dari Pramuka Peduli Kota Surakarta yang memberikan pelatihan mengenai bagaimana mengevakuasi diri dan orang lain dalam situasi bencana. Materi ini meliputi prosedur evakuasi, penanganan awal saat terjadi bencana, serta tips-tips penting untuk keselamatan. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa agar dapat bertindak cepat dan efektif dalam situasi darurat. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Dewan Kerja Cabang yang memperkenalkan program kerja mereka. Dalam presentasi ini, Dewan Kerja Cabang menjelaskan berbagai kegiatan dan proyek yang mereka laksanakan, serta bagaimana siswa dapat terlibat dalam berbagai program kepramukaan di tingkat cabang. Informasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran aktif yang dapat diambil oleh siswa dalam organisasi kepramukaan di tingkat yang lebih luas. Kemudian, Satuan Karya Pariwisata memberikan materi mengenai kegiatan dan proyek yang telah mereka lakukan. Satuan Karya Pariwisata menjelaskan berbagai kegiatan yang mereka selenggarakan, serta bagaimana kegiatan tersebut berkontribusi pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan siswa dalam bidang pariwisata. Penjelasan ini memberikan wawasan kepada siswa mengenai berbagai peluang dan pengalaman yang bisa diperoleh melalui keterlibatan dalam satuan karya. Sebagai penutup, Dewan Kerja Ranting memperkenalkan apa itu Dewan Kerja Ranting dan peranannya dalam organisasi kepramukaan. Mereka menjelaskan struktur organisasi, tanggung jawab, dan program-program yang dijalankan oleh Dewan Kerja Ranting untuk mendukung kegiatan kepramukaan di tingkat ranting. Informasi ini diharapkan dapat membantu siswa memahami lebih dalam tentang bagaimana organisasi kepramukaan berfungsi di berbagai tingkatan. Latihan Dasar Kepramukaan di SMK Negeri 7 Surakarta berakhir dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta didik baru diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dari kegiatan ini, tetapi juga terinspirasi untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter dan kepedulian sosial yang kuat pada siswa, serta mendorong mereka untuk aktif dalam berbagai kegiatan kepramukaan di masa depan. -Tim Kontributor-
MPLS JUARA 2024
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta dibuka dengan semangat pagi yang cerah. Apel pagi yang diadakan di halaman utama sekolah berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh siswa baru, guru, serta staf sekolah. Suasana penuh antusiasme dan harapan menyambut kehadiran para siswa baru yang akan memulai perjalanan mereka di SMK Negeri 7 Surakarta. Apel pagi dibuka oleh Kepala Sekolah, Bapak Wardoyo, yang memberikan sambutan hangat dan motivasi kepada seluruh peserta MPLS. Beliau mengingatkan pentingnya adaptasi dan semangat belajar dalam menghadapi tahun ajaran yang baru. Setelah sambutan, agenda dilanjutkan dengan materi dari Bapak Anggara selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam presentasinya, Bapak Anggara menjelaskan berbagai aspek kurikulum dan pembelajaran yang akan diterima oleh siswa selama di SMK Negeri 7. Beliau menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam proses pembelajaran dan bagaimana kurikulum yang diterapkan akan membekali mereka dengan keterampilan praktis dan teori yang relevan. Materi berikutnya disampaikan oleh Pak Riptono, yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Dalam sesinya, Pak Riptono membahas tentang kehidupan siswa di lingkungan sekolah, mulai dari tata tertib, kegiatan ekstrakurikuler, hingga cara beradaptasi dengan lingkungan baru. Beliau juga memberikan tips kepada siswa baru mengenai cara menjalin hubungan yang baik dengan teman sebaya dan guru, serta pentingnya keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Selanjutnya, Bu Agnes, selaku Humas SMK Negeri 7, mempresentasikan materi mengenai Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Bu Agnes menjelaskan bagaimana PKL merupakan bagian integral dari kurikulum yang akan memberikan siswa pengalaman langsung di lapangan kerja. Materi ini penting agar siswa memahami betapa berartinya keterampilan praktis yang akan mereka peroleh dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja setelah lulus nanti. Setelah itu, Bapak Joko Sutopo memberikan pengenalan mengenai sarana dan prasarana sekolah. Dalam presentasinya, Bapak Joko menjelaskan berbagai fasilitas yang tersedia di SMK Negeri 7 Surakarta, seperti laboratorium, perpustakaan, ruang praktek, dan area olahraga. Beliau juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas ini untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri siswa.Terakhir, materi mengenai intoleransi disampaikan oleh perwakilan dari Kesbangpol. Mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi di lingkungan sekolah. Melalui presentasi ini, siswa diharapkan dapat memahami berbagai bentuk intoleransi dan dampaknya, serta bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan inklusif. Hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta dimulai dengan suasana yang penuh semangat. Apel pagi dibuka oleh Ibu Asri, yang memberikan sambutan dan mengingatkan siswa baru mengenai pentingnya menjaga semangat dan konsentrasi selama MPLS berlangsung. Apel pagi ini menjadi ajang untuk membangun kekompakan dan membangkitkan motivasi siswa sebelum melanjutkan kegiatan hari itu.Setelah apel pagi, acara dilanjutkan dengan materi yang sangat penting dari KPA (Komisi Penanggulangan AIDS). Dalam sesi ini, KPA memberikan penjelasan mendalam mengenai HIV dan AIDS. Mereka membahas informasi penting tentang pencegahan, penularan, serta dampak dari penyakit ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai isu kesehatan ini, serta mengajak mereka untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran HIV dan AIDS di masyarakat. Materi kedua disampaikan oleh Ibu Prapti selaku STP2K (Satuan Tugas Pengawasan dan Penegakan Kedisiplinan) mengenai tata tertib di SMK Negeri 7 Surakarta. Ibu Prapti menjelaskan berbagai aturan dan regulasi yang berlaku di sekolah, mulai dari kewajiban hadir tepat waktu, tata cara berpakaian, hingga etika berinteraksi di lingkungan sekolah. Penyampaian materi ini bertujuan untuk membantu siswa baru memahami dan mematuhi tata tertib yang ada agar dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif dan harmonis. Sesi berikutnya merupakan materi dari Ibu Asri, Pak Wardoyo, dan Nasywa, Duta Integritas. Mereka membahas topik mengenai anti-korupsi dan 9 nilai integritas yang harus dimiliki oleh setiap individu. Dalam presentasinya, mereka menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Siswa diajak untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari karakter mereka. Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari kedua MPLS, siswa diberikan tugas mandiri. Mereka diminta untuk menuliskan harapan masa depan mereka dalam bentuk esai. Tugas ini bertujuan untuk mendorong siswa berpikir tentang tujuan jangka panjang mereka dan bagaimana mereka akan mencapainya. Dengan menuliskan harapan masa depan, diharapkan siswa dapat lebih fokus dan termotivasi dalam menjalani proses belajar mereka di SMK Negeri 7 Surakarta. Hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 7 Surakarta berlangsung dengan penuh aktivitas dan informasi yang bermanfaat. Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin oleh Pak Erwin. Dalam sambutannya, Pak Erwin menekankan pentingnya memahami lingkungan sekolah dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada selama MPLS untuk mengenal lebih jauh tentang SMK Negeri 7 Surakarta. Setelah apel pagi, para siswa baru diajak untuk melakukan tur keliling sekolah sesuai dengan jurusan masing-masing. Tur ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa dengan fasilitas dan fasilitas yang tersedia di setiap jurusan. Dalam kegiatan ini, siswa diberikan kesempatan untuk melihat langsung ruang praktik, laboratorium, serta peralatan khusus yang digunakan dalam jurusan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa baru memahami lebih dalam tentang program studi yang mereka pilih dan mempersiapkan mereka untuk kegiatan pembelajaran yang akan datang. Materi selanjutnya disampaikan oleh pihak Damkar (Dinas Pemadam Kebakaran), yang memberikan pelatihan praktis mengenai cara memadamkan api ketika terjadi kebocoran gas. Dalam sesi ini, tim Damkar menjelaskan prosedur keselamatan yang harus diikuti dan teknik-teknik dasar untuk menangani situasi darurat semacam itu. Pengetahuan ini sangat penting bagi siswa agar mereka dapat mengatasi situasi berbahaya dengan tenang dan efektif. Materi ketiga membahas topik yang sangat sensitif dan penting, yaitu kekerasan seksual. Ibu Andri dari Dinas DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) menyampaikan informasi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Ibu Andri memberikan penjelasan mendalam mengenai hak-hak individu, tanda-tanda kekerasan seksual, serta langkah-langkah yang dapat diambil jika seseorang mengalami atau menyaksikan kekerasan seksual. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pengetahuan yang berguna bagi siswa untuk melindungi diri dan orang lain. Sebagai penutup kegiatan hari ketiga MPLS, diadakan Expo Ekstrakurikuler. Dalam expo ini, setiap kelompok ekstrakurikuler di SMK Negeri 7 Surakarta mempresentasikan aktivitas dan program yang mereka tawarkan. Siswa baru diberi kesempatan untuk melihat berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada, seperti klub olahraga, seni, dan sains, serta berbincang langsung dengan anggota dan
Sosialisasi Kelas Industri dan OJT/PKL Kuliner 2024/2025
Pada hari Selasa, 16 Juli 2024, Program Keahlian Kuliner di SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan acara Sosialisasi Kelas Industri dan OJT/ PKL. Acara ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada para wali murid kelas XII tentang pentingnya pengalaman praktis di dunia industri kuliner melalui kelas industri dan On-the-Job Training (OJT) atau Praktik Kerja Lapangan (PKL). Acara dimulai pukul 09.00 pagi di Aula SMK Negeri 7 Surakarta. Berikut adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan: Pembukaan : Doa Menyanyikan lagu Indonesia Raya Ucapan Selamat Datang dari Ketua Kompetensi Keahlian Kuliner Sambutan pembukaan oleh Ketua Kompetensi Keahlian Kuliner, Ibu Flaviana Sri Wihartinah, S.Pd, untuk menyambut semua tamu undangan dan memberikan pengantar mengenai tujuan acara Sambutan dan Arahan oleh Ibu Agnes Jujuk Sarwosri, SE, M.Par selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Negeri 7 Surakarta Sambutan dan Arahan oleh Bapak Wardoyo S.Pd, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Surakarta Paparan Sosialisasi Kelas Industri & OJT Program Keahlian Kuliner oleh Ketua Kompetensi Keahlian Kuliner Ibu Flaviana Sri Wihartinah, S.Pd Paparan Sosialisasi Budaya Industri dari Lorin Hotel oleh Bapak Aris Hermanto, S.Si Paparan tentang BPJS Ketenagakerjaan oleh Ibu Nanda Putri Riyani Tanya jawab Penutup Berikut adalah Jadwal Kelas Industri dan OJT yang akan dilaksanakan oleh Program Kealian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta: Tanggal 1 Agustus 2024 : Pembukaan Kelas Industri, dihadiri seluruh siswa, guru pembimbing, Top Management Sekolah, Mitra dudi Tanggal 15 Agustus 2024 : Evaluasi Kelas Industri, dihadiri seluruh siswa, guru pembimbing, Top Management Sekolah, Mitra dudi Tanggal 15-31 Agustus 2024 : Uji Kompetensi LSP di sekolah Tanggal 1 September – 31 Desember 2024 : Pelaksanaan OJT/ PKL Untuk Mitra Dudi Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta TA 2024/ 2025 meliputi hotel, bakery, resto, dan catering. Dengan adanya sosialisasi kelas industri dan OJT/ PKL ini diharapkan dukungan dari orang tua dan kolaborasi dengan sekolah serta industri dapat mewujudkan pelaksanaan kelas industri dan OJT/ PKL yang sukses. -Tim Kontributor-
UPSKILLLING & RESKILLING CAREGIVER
Dalam rangka peningkatan kompetensi Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyelenggarakan Program Upskilling dan Reskilling berstandar Industri bagi Guru SMK Bidang Bisnis dan Pariwisata Tahun 2024 Gelombang – 3 , periode tanggal 29 Mei s.d 17 Juli 2024. Dari kegiatan tersebut SMK Negeri 7 Surakarta ditunjuk sebagai Pusat Belajar dari Kompetensi Keahlian Caregiver. Dalam penyelenggaraan Upskilling dan Reskilling ini Kompetensi Keahlian Caregiver mendapatkan 40 peserta yang dibagi menjadi 2 kelas. Rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu mulai dari pembelajaran secara daring atau online Bersama dengan fasilitator dari BBPPMPV dan juga mentor dari PB SMKN 7 Surakarta. Setelah pembelajaran daring atau online tersebut peserta datang ke tempat Pusat Belajar untuk melaksanakan Magang Industri yang sudah ditentukan oleh Pusat Belajar. Kegiatan pembukaan Diklat Upskilling dan Reskilling dilaksanakan pada Hari Minggu 23 Juni 2024 bertempat di Loji Hotel Solo yang dihadiri oleh seluruh peserta Upskilling dan Reskilling dari masing-masing Kompetensi keahlian OTKP, BDP PB SMKN 6 Surakarta, Kompetensi Keahlian Kecantikan dan Perhotelan PB SMKN 4 Surakarta dan Kompetensi Keahlian Caregiver PB SMKN 7 Surakarta, acara dibuka oleh Kepala Sekolah Pusat Belajar SMKN 7 Surakarta Bapak Wardoyo, S.Pd, M.Pd. Pada Hari Senin 24 Juni 2024 peserta upskilling dan reskilling langsung melaksanakan magang industry yang sudah ditentukan dari PB SMKN 7 Surakarta, Adapun mitra industry untuk magang peserta yaitu Wisma Lentera Harapan Surakarta, Panti Wreda Aisiyah Sumber Solo, Griya PMI Kota Surakarta dan Panti Wreda Widhi Asih Solo. Pelaksanaan magang dilaksanakan selama 9 hari dan melaksanakan uji sertifikasi selama 2 hari dimasing-masing mitra industry. Setelah rangkaian kegiatan magang dan uji sertifikasi selesai, seluruh peserta akan Kembali kesekolah masing-masing untuk menerapkan ilmu mereka kepada peserta didik yang sudah didapat Ketika magang industry. Acara penutupan Diklat upskilling dan reskilling dilaksanakan pada hari Kamis 4 Juli 2024 di Loji Hotel Solo. Adapun pelasanaan penutupan yaitu sambutan dari Kepala Sekolah Pusat Belajar dari SMKN 7 Surakarta, SMKN 4 Surakarta dan SMKN 6 Surakarta. Setelah acara sambutan dilakukan pelepasa id card oleh perwakilan masing-masing peserta, kemudian peserta memberikan pesan dan kesan selama mengikuti kegiatan upskilling dan reskilling dan acara ditutup dengan foto Bersama. -Tim Kontributor-









