Penerapan budaya industri di sekolahan mulai diterapkan. Budaya industri sendiri merupakan salah satu pola perilaku, kebiasaan, dan nilai-nilai yang diterapkan dalam lingkungan kerja suatu perusahaan industri. Sehingga dalam masyarakat industri, budaya kerja menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pekerjaan seorang tenaga kerja industri. Sehingga individu ini dapat menjadi tenaga kerja yang unggul dan bermanfaat bagi perusahaan yang mempekerjakannya. Selain itu penerapan budaya kerja industri pada siswa akan membiasakan memiliki soft skill yang baik. Penerapan budaya industri yang diterapkan di SMK Negeri 7 menggunakan dasar 5R. Budaya Kerja 5R terdiri dari Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin merupakan konsep yang diadopsi dari manajemen Jepang, yang lebih banyak diaplikasikan pada bidang industri. Ringkas artinya memilah barang yang diperlukan & yang tidak diperlukan., memilah barang yang sudah rusak dan barang yang masih dapat digunakan.dan memilah barang yang sering digunakan atau jarang penggunaannya. Rapi artinya Menata/mengurutkan peralatan/barang berdasarkan alur proses kerja, pengaturan (pengendalian) visual supaya peralatan/barang mudah ditemukan, teratur dan selalu pada tempatnya. Resik artinya membersihkan tempat kerja dari semua kotoran, debu dan sampah. Rawat artinya mempertahankan 3 kondisi di atas dari waktu ke waktu. Rajin artinya mendisiplinkan diri untuk melakukan 4 hal di atas. Demikian penerapan budaya industri yang diterapkan di SMK Negeri 7 Surakarta sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas yang lebih baik. Supaya output lulusan mempunyai kebiasaan baik yang diterapkan pada perusahaan atau tempat kerja mereka nantinya. Penerapan 5 R sudah mulai dilaksanakan dengan tujuan siswa akan mempunya kedisiplinan lebih untuk menguasai dari setiap skill yang dikuasainya. Penerapan 5 R ini berlaku pada semua jurusan karena hal itu adalah pola dasar pembentukan kebiasaan baik pada diri siswa. -JPT-
Parent Gathering Kelas X SMKN 7 Surakarta
Parent gathering kelas X dilaksanakan pada 12 Oktober 2023 yg diikuti oleh orang tua/ wali peserta didik kelas X, beserta seluruh tim manajemen sekolah . Prent Gathering berlangsung di AULA SMKN 7 Surakarta, dan terbagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 untuk jurusan PS, DKV dan BCF mulai dari pukul 07.30 – 09.30, Sesi 2 untuk jurusan PH, Kuliner dan ULP mulai pukul 09.30 – 12.00 WIB. Acara tersebut bertujuan untuk sosialisasi tentang berbagai kegiatan dan informasi yang ada disekolah dan jurusan. Masing-masing jurusan menyampaikan program kegiatan yang langsung disampaikan oleh KPK jurusan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini para orang tua peserta didik dapat saling mendukung kegiatan yg dilaksanakan oleh peserta didik. -Eni R-
SMKN 7 Surakarta Lahirkan Siswi bertalenta
Acara konser YOUTH LAND MUSIC FESTIVAL 2023 yang diselenggarakan oleh GOOD DAY di Yogyakarta berlangsung sangat meriah. Terlebih siswi SMKN 7 Surakarta bernama Jasmine Athena Amaratirta yang akrab disapa Jasmine dengan suara emasnya sukses membuka acara dengan lagu dari Lyodra berjudul Pesan Terakhir. Tentunya bukan sebuah kebetulan Jasmine bisa menjadi salah satu siswi yang beruntung sebagai performer pembuka diantara bintang ternama seperti Digta dan sederet artis lainnya. Siswi SMKN 7 Surakarta dengan talenta luar biasa tersebut merupakan pemenang lomba GOOD DAY SCHOOLICIOUS yang sebelumnya diadakan di Surakarta. Jasmine diundang dalam acara YOUTH LAND MUSIC FESTIVAL 2023 dan mewakili kota Surakarta untuk perform di acara yang digelar pada Sabtu, 7 Oktober 2023 di Tebing Breksi, Sleman. Dalam ajang lomba song_ cover yang disponsori oleh Good Day untuk siswa SMK se-Surakarta ia berhasil menyabet juara pertama sehingga mendapat reward sebagai penyanyi pembuka di acara spektakuler tersebut. Wow, luar biasa ya! Semoga prestasi Jasmine dapat menginspirasi siswa lainnya untuk mengembangkan bakat dan membawa nama harum almamater tercinta. Sukses Jasmine! -Achi-
Kampus BSI Menggelar Workshop Broadcasting di SMKN 7 Surakarta
Kampus BSI (Bina Sarana Informatika) menggelar workshop broadcasting di SMKN 7 Surakarta. Workshop yang berlangsung dengan sukses tersebut membahas topik yang menarik, yaitu “Magazine Show.” Acara ini diikuti oleh peserta dari kelas XI Broadcasting dan Film di sekolah tersebut. Workshop yang digelar pada hari Senin, 9 Oktober 2023, ini dimulai dengan sambutan dari Waka Kurikulum SMKN 7 Surakarta, Bapak Anggara, yang memberikan kata pembukaan. Beliau menyampaikan pentingnya workshop ini dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam bidang broadcasting. Selanjutnya, Ketua Kompetensi Keahlian Broadcasting dan Film, Bapak Noves, menyampaikan harapannya bahwa acara ini dapat memberikan bekal yang berharga bagi siswa-siswi dalam mengerjakan project “Magazine Show” yang akan datang. Materi utama dalam workshop ini disampaikan oleh seorang narasumber yang berpengalaman dalam dunia broadcasting, yaitu Galih Setiawan. Dosen BSI ini membagikan pengetahuan dan pengalamannya dalam pembuatan dan produksi sebuah program “Magazine Show.” Peserta workshop sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber. Setelah materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya-jawab. Siswa-siswi kelas XI Broadcasting dan Film aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai aspek dalam pembuatan program “Magazine Show.” Antusiasme mereka dalam memahami materi serta berbagi ide sangat menginspirasi. Workshop broadcasting yang diselenggarakan oleh Kampus BSI ini merupakan salah satu bentuk dukungan mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 7 Surakarta dan mendukung perkembangan para siswa-siswi dalam dunia broadcasting yang semakin berkembang pesat. -Muti-
Kebijakan Sekolah tentang Parkir Siswa di SMKN JUARA
Jumat, 6 Oktober 2023 , SMKN 7 Surakarta (Tim Manajemen & Tim STP2K) bersama perwakilan wali murid kelas X, XI, dan XII mengadakan koordinasi tentang penertiban parkir siswa di SMKN 7 Surakarta, koordinasi tersebut berlangsung di AULA PS. Dalam sosialisasi tersebut Kepala Sekolah SMKN 7 Surakarta, Bapak Wardoyo, S.Pd, M.Pd menyampaikan ke wali murid beberapa point, salah satunya terciptanya karakter siswa seperti pada Profil Pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, mandiri, kebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, dan bernalar kritis ,dimana karakter-karakter tersebut sangat menunjang pada budaya industri. Salah satu yang diharapkan saat ini atau kaitannya dengan industri adalah disiplin, dimulai dari hal yang paling mendasar bentuk disiplinnya yaitu penggunaan kendaraan bermotor di lingkungan sekolah. Berdasarkan aturan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, aturan tersebut mengatur bahwa setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai bentuk legalitas dan izin sah untuk mengemudi. Hal tersebut diterapkan pada peserta didik di SMKN 7 Surakarta dalam penertiban parkir dilingkungan SMKN 7 Surakarta. Dalam koordinasi tersebut, Ketua STP2K SMKN 7 Surakarta, Ibu Suprapti, S.Pd menyampaikan beberapa alasan dilakukannya penertiban parkir yaitu kurangnya ketertiban saat berkendara di lingkungan sekolah, Sarana prasaran yang terbatas, menganggu area beribadah dan area pembelajaran, dan ingin menjalin kerjasama dengan lingkungan disekitar sekolah. Dari Point-point yang menjadi alasan ditertibkannya parkir siswa, akhirnya SMKN 7 Surakarta mengambil kebijakan antara lain : Siswa yang membawa kendaraan bermotor diperbolehkan parkir di sekolah, hanya peserta didik yang memiliki ketentuan : a. Mempunyai SIM C b. Kaca Spion (2) lengkap c. Plat nomor kendaraan terpasang d. Knalpot Standar e. Membawa kartu parkir SMKN 7 Surakarta yang ditempel foto 2×3, pakaian OSIS ,berdasi dan background foto berwarna merah 2. Bagi siswa yang belum memiliki SIM C, parkir diluar area sekolah ( sebelah selatan SMKN 7 Surakarta) Kebijakan penertiban parkir siswa tersebut mulai berlaku pada hari Senin, 9 Oktober 2023. Untuk mematangkan Kebijakan parkir tersebut, SMKN 7 Surakarta (Tim manajemen & Tim STP2K) berkoordinasi kembali serta mengevaluasi parkir yang sudah berjalan selama 3 hari ini. Koordinasi kali ini, dihadiri oleh : Lurah Kerten Bapinsa TNI kerten Bapinsa Polri kerten Kepala Sekolah SLB Ketua Yayasan SLB RW 09 RT 01 RT 02 Koordinator keamanan Koordinator Parkir Hasil Koordinasi dan evaluasi Parkir tersebut, antara lain : Parkir sebelah selatan SMKN 7 Surakarta yang awalnya 2 sisi menjadi 1 sisi Akses antar jemput siswa SLB tetap berjalan lancar Dibuka kantong-kantong parkir baru oleh warga Pengguna jalan jalur selatan SMKN 7 Surakarta tetap aman dan lancar Jalan. A.Yani bebas parkir Khusus parkir yang diluar area sekolah, SMKN 7 Surakarta telah mengadakan kerja sama dalam bentuk penandatangan MOU dengan ketua RT 01, RT 02, serta ketua RW 09 Kerten tentang pengelolaan parkir siswa SMKN 7 Surakarta. Dengan kebijakan penertiban parkir ini, diharapkan dapat meningkatkan kedisplinan siswa, meningkatkan safety keselamatan kerja, meningkatkan ruang publik di lingkungan sekolah.
“Menyambut Bulan Bahasa Bersama Read Aloud Soloraya”
Jumat, 29 September 2023, SMKN 7 Surakarta melaksanakan kegiatan jumat literasi. Jumat literasi diadakan setiap minggu ke 5 dan kali ini tim literasi SMKN 7 Surakarta mendatangkan narasumber yaitu 2 orang pakar dari read aloud soloraya,yang pertama ada Sara Neyrhiza dan yang kedua ada titi Setyoningsih mereka adalah founder dan co-founder komunitas read aloud soloraya bersama dengan salah satu guru SMK Negeri 7 Surakarta Ibu Asi Pudjiastuti yang juga merupakan koordinator literasi SMK Negeri 7 Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas X hingga kelas XII bertempat di lapangan tengah SMK Negeri 7 Surakarta. Pada materi pertama Kak Sarah memberikan pengetahuan mengenai read aloud atau membaca nyaring dan mengaitkan antara kemampuan membaca nyaring dengan keterampilan public speaking ternyata dari adanya nyaring para siswa bisa belajar untuk berbicara berkomunikasi dengan baik dan hal ini merupakan skill yang penting untuk bekal mereka ketika melakukan praktik kerja lapangan di dunia industri, kemudian materi yang kedua disampaikan oleh Kak Titi dengan materi pengetahuan tentang bahasa dan kaitan antara literasi dengan olah rasa, dengan literasi dan kegemaran membaca para siswa bisa meningkatkan literasinya dan juga meningkatkan empati untuk bisa mengetahui emosi diri. Harapannya dari kegiatan ini para siswa semakin tertarik dan tertantang untuk meningkatkan literasi nya dengan diajak oleh para pakar di bidang literasi dan juga influencer sehingga mereka lebih termotivasi dan lebih bersemangat untuk berkarya terutama untuk menulis baik itu cerpen puisi maupun esai.
Workshop ”Motivasi Literasi”
Di era VUCA ini generasi muda ditantang untuk memiliki kecakapan literasi agar bisa beradaptasi dalam kemajuan zaman dan globalisasi. Untuk itu SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan nyalanesia melaksanakan program Workshop Literasi dengan tema “Motivasi literasi” pada hari Senin, 2 Oktober 2023. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 siswa, para siswa diberikan motivasi dalam berliterasi dan mereka juga mencoba untuk membuat karya puisi dan cerpen. Beberapa siswa maju untuk membacakan karya puisi mereka. Para siswa sangat antusias mengikuti workshop ini dan hal ini menunjukkan potensi yang luar biasa di SMK Negeri 7 Surakarta, para siswa yang memiliki jiwa literat dan mereka juga memiliki semangat untuk menghasilkan karya tulisan yang bisa dipublikasikan baik di web sekolah maupun di majalah dinding sekolah. Dengan adanya workshop ini,diharapkan para siswa lebih termotivasi untuk meningkatkan kecakapan literasi di era digitalisasi saat ini sehingga Indonesia bisa mengejar tertinggalan di bidang literasi dan meningkatkan literasinya untuk maju menghadapi tantangan global. Acara dimulai dengan sambutan oleh Ibu Asri Pujihastuti S.Pd selaku ketua kordinasi literasi SMK Negeri 7 Surakarta. Dalam sambutannya Bu Asri mengharapkan setelah workshop literasi ini dapat meningkatkan literasi kepada siswa dan siswi SMK Negeri 7 Surakarta mengingat bahwa literasi di indonesia ini sangat rendah dan workshop ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan literasi. Materi di mulai dengan Bapak Nurdin selaku narasumber, menunjuk salah satu siswa untuk membaca kan puisi yang berjudul “Satu Bangsa” ciptaan dari ananda Andhika dari kelas XI PS 3 yang mencurahkan tentang seharusnya kecintaan seseorang kepada bangsanya . Lalu dilanjutkan dengan perkenalan backround narasumber dan pengenalan tentang Nyalanesia. Nyalanesia adalah startup pengembang program literasi sekolah terpadu, yang memfasilitasi siswa dan guru untuk menerbitkan buku serta mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Bapak Nurdin juga memperkenalkan beberapa buku yang telah ia terbitkan yang berjumlah 11 buku, Pak Nurdin juga memperkenalkan bahwa literasi bukan hanya membaca dan menulis, Bahwasanya ada 6 jenis literasi yaitu literasi Baca Tulis, literasi Numerasi, literasi Sains, literasi Finansial, literasi Budaya dan Kewargaan. Untuk masuk ke materi tentang pembuatan cerpen Bapak Nurdin menunjuk salah satu siswi untuk menceritakan sinopsi tentang cerpen buatanya. Cerpen karangan oleh ananda Nasywa dari kelas X ULP 2, yang berjudul “Untuk Apa sih Pendidikan?” bercerita tentang para siswa yang masih bingung dengan mengapa mereka harus menempuh pendidikan sampai sekarang ini, dan beberapa siswi juga beranggapan mengapa mereka harus bersekolah jika nanti akhirnya mereka akan berakhir di dapur dan mengurus rumah, lalu di review oleh Bapak Nurdin mulai dari judul dan juga topik yang diambil. Setelah mereview cerpen dari siswi, pak Nurdi memaparkan materi nya tentang “Apa sih Itu Cerpen” yang mencangkup bagaimana pembuatannya dan cara memilih topik yang diambil. Lalu ditutup dengan pemberian hadiah berupa buku kepada siswa-siswi yang karyanya telah di review oleh narasumber dan selanjutnya ditutup oleh foto bersama.
Workshop Peningkatan Kapabilitas GTK SMK JUARA
SMK Negeri 7 Surakarta mendapatkan program lanjutan dari Sekolah Pusat Keunggulan oleh Kemdikbudristekdikti. Program Sekolah Pusat Keunggulan bertujuan untuk mewujudkan Tenaga Kependidikan yang unggul dan menyenengkan dalam memberikan pembelajaran kepada Peserta didik. Dengan demikian untuk mewujudkan tujuan tersebut, warga lingkungan sekolah bersinergi untuk menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan guru yang menyenangkan. Salah satu program Sekolah Pusat Keunggulan yang dilaksanakan yaitu Workshop Peningkatan Kapabilitas GTK. Kegiatan workshop Peningkatan Kapasitas GTK dilaksanakan oleh Bapak Wardoyo, S.Pd, M.Pd selaku Kepala SMK Negeri 7 Surakarta. Kegiatan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai Senin-Rabu, 25-27 September 2023 pada pukul 09:00 di Ruang meeting Utama SMK Negeri 7 Surakarta. Mengundang 2 (dua) Narasumber yang luar biasa Bapak Pangarso Yuliatmoko, S.Pd selaku Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Provinsi Jawa Tengah dan Ibu Wening Sukmanawati, S.Pd, M.Pd selaku Kepala SMK N 8 Surakarta. Materi yang disampaikan yaitu Visi, Misi dan tujuan sekolah serta Rencana Induk Pengembangan Sekolah. Dihadiri oleh 45 Tenaga Pendidik dari masing-masing program keahlian dan Mata Pelajaran Normatif-Adaptif. -Rhaps-
DIKLAT & PELATIHAN OSIS MPK JUARA
DIKLAT & PELATIHAN OSIS MPK JUARA Organisasi siswa intra sekolah (OSIS) JUARA mengadakan diklat dengan peserta kelas X yang merupakan calon anggota baru OSIS MPK JUARA. Kegiatan diklat ini diadakann dengan tema “Mengukir prestasi, membangun budi pekerti” pada hari Jumat, 22-23 September 2023 bertempat diSMK N 7 Surakarta. Diklat OSIS MPK JUARA diadakan selama 2 hari 1 malam. Dimulai pada hari jumat sore dan ditutup pada hari sabtu sore. Kegiatan ini dibuka dengan pembukaan dan simbolisasi yang disematkan oleh: 1. Kepala sekolah 2. Waka kesiswaan 3. Pembina OSIS MPK Selain peserta dengan jumlah 49, yang merupakan calon anggota organisasi, kegiatan diklat ini juga diikuti oleh 37 panitia dari OSIS MPK yang terdiri dari kelas XI dan XII juga didampingi oleh Pembina. Tujuan diadakanya diklat ini adalah sebagai pelatihan dan bekal untuk para calon anggota agar nantinya dapat menjalankan tugasnya sesuai ketetuan yang dibuat. Juga berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk melatih tanggung jawab, kekeluargaan, berpikir kritis serta amanah kepada masing-masing individu. Selama 2 hari 1 malam tersebut selain adanya kegiatan lapangan, terdapat juga kegiatan dalam ruangan dengan di isi beberapa materi yaitu: 1. Materi kerja cerdas ( Ibu Asri Pujihastuti S.Pd) 2. Materi anti kekerasan ( Solo Bersimponi) 3. Materi public speaking (Yolani sahusilawane) 4. Materi pendalaman organisasi ( FORISTA ) 5. Mind Mapping program kerja OSIS MPK Selain itu juga ada kegiatan yang dilakukan diluar ruangan, yaitu: 1. Diklat lapang 2. PBB 3. Jurit malam 4. Olahraga&senam bersama Harapanya setelah kegiatan ini dilakukan adalah, semoga nantinya para calon penerus OSIS MPK JUARA dapat melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya di organisasi ini untuk sekolah selama mereka menjabat di dalam organisasi ini.
Sosialisasi dan Kolaborasi bersama orangtua siswa
Sosialisasi Orang Tua Murid Kelas XII Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Program Uji Kompetensi dan Praktek Kerja Industri Kompetensi keahlian Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta menggelar kegiatan sosialisasi yang penting bagi orang tua dan wali murid kelas XII. Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi lengkap tentang uji kompetensi dan praktek kerja industri yang akan dihadapi oleh para siswa-siswi, serta memberikan gambaran tentang proses pembuatan karya tugas akhir mereka. Sosialisasi ini dihadiri oleh sekitar 30 orang orang tua wali murid. Sosialisasi yang berlangsung di Aula Peksos SMKN 7 Surakarta ini dibuka dengan sambutan dari Ibu Agnes, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas). Beliau menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mendukung perkembangan akademik dan karier anak-anak mereka. Sosialisasi itu sendiri dipimpin oleh Bapak Noves, Ketua Kompetensi Broadcasting dan Film di sekolah ini. Dalam presentasinya, Bapak Noves memberikan informasi yang sangat berguna kepada orang tua tentang jadwal uji kompetensi, praktek kerja industri, dan gambaran tentang kegiatan siswa-siswi di tempat prakerin nantinya. Salah satu momen menarik adalah pemutaran film karya siswa-siswi Broadcasting dan Film. Para orang tua wali terkesan melihat hasil karya yang luar biasa dari anak-anak mereka, yang telah belajar dengan tekun di bawah bimbingan guru-guru berpengalaman. Setelah sesi presentasi selesai, para orang tua wali sangat antusias dalam sesi diskusi. Mereka melemparkan berbagai pertanyaan dan berbicara tentang cara mereka dapat mendukung anak-anak mereka selama proses uji kompetensi dan praktek kerja industri. Ini menunjukkan keseriusan dan kepedulian orang tua dalam mengawal perkembangan karier dan pendidikan anak-anak mereka. Sosialisasi ini bertujuan agar orang tua dapat memantau dan mendukung setiap tahap perkembangan anak-anak mereka. Dengan begitu, diharapkan bahwa anak-anak mereka akan merasa didukung sepenuhnya dalam menghadapi uji kompetensi dan praktek kerja industri, dan dapat mencapai kesuksesan dalam kompetensi keahlian Broadcasting dan Film mereka. Semua pihak berharap bahwa dengan kerjasama yang baik antara sekolah dan orang tua, siswa-siswi SMKN 7 Surakarta dapat meraih prestasi yang gemilang dalam dunia broadcasting dan film.









