Surakarta, 13 September 2023 – Suasana bangga menyelimuti Aula SMKN 7 Surakarta pada hari Jumat kemarin. Guru-guru berbakat sekolah ini resmi meluncurkan buku antologi yang berisi kumpulan esai inspiratif tentang perjalanan dan kisah mereka menjadi seorang pendidik. Peluncuran buku ini menjadi momen bersejarah, sekaligus menandai tonggak penting dalam upaya meningkatkan literasi di lingkungan sekolah. Buku antologi ini merupakan hasil kolaborasi antara para guru SMKN 7 Surakarta dengan penerbit Nyalanesia dalam program Akademisi Menulis Buku. Ini adalah buku ketiga yang berhasil diterbitkan oleh guru dan siswa sekolah ini, menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengembangkan budaya literasi. Di tahun sebelumnya SMKN 7 Surakarta juga telah dinobatkan sebagai Sekolah Aktif Literasi Nasional karena karya yang telah dihasilkan. Kisah Inspiratif: Lebih dari Sekadar Guru Dalam buku antologi ini, pembaca diajak untuk menyelami kisah-kisah inspiratif dari para guru yang penuh dengan semangat dan dedikasi. Mereka berbagi pengalaman, tantangan, serta suka cita dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik. Kisah-kisah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya siswa SMKN 7 Surakarta, untuk terus belajar dan berkarya. Pelatihan Gemini: Menulis dengan Teknologi Artifial Intelligence Bersamaan dengan peluncuran buku, para guru juga mengikuti pelatihan penulisan dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan Gemini. Narasumber guru SMKN 7 Surakarta, Asri Pujihastuti, membimbing para guru untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dalam pembelajaran dan kualitas karya para guru di masa mendatang. Dukungan Penuh Kepala Sekolah Kepala SMKN 7 Surakarta, Bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan penulisan buku antologi ini. Beliau bahkan turut serta sebagai salah satu penulis. Menurut Bapak Wardoyo, kegiatan literasi seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan minat baca dan menulis di kalangan siswa. “Kami berharap buku antologi ini dapat menjadi warisan bagi siswa-siswa SMKN 7 Surakarta. Melalui buku ini, mereka dapat mengenal lebih dekat sosok guru-gurunya dan terinspirasi untuk meraih cita-cita,” ujar Bapak Wardoyo. Literasi Sebagai Budaya Sekolah “Dengan diluncurkannya buku antologi ini, SMKN 7 Surakarta semakin memantapkan posisinya sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai literasi. Diharapkan, kegiatan menulis dan membaca dapat menjadi budaya yang terus dilestarikan di lingkungan sekolah”, ujar Asri Pujihastuti selaku Koordinator Literasi SMKN 7 Surakarta. Kata Kunci: SMKN 7 Surakarta, buku antologi, guru inspiratif, literasi, pelatihan Gemini, Nyalanesia #SMKN7Surakarta #BukuAntologi #Literasi #GuruInspiratif #Nyalanesia** -Tim Kontributor-
Kampus BSI Menggelar Workshop Broadcasting di SMKN 7 Surakarta
Kampus BSI (Bina Sarana Informatika) menggelar workshop broadcasting di SMKN 7 Surakarta. Workshop yang berlangsung dengan sukses tersebut membahas topik yang menarik, yaitu “Magazine Show.” Acara ini diikuti oleh peserta dari kelas XI Broadcasting dan Film di sekolah tersebut. Workshop yang digelar pada hari Senin, 9 Oktober 2023, ini dimulai dengan sambutan dari Waka Kurikulum SMKN 7 Surakarta, Bapak Anggara, yang memberikan kata pembukaan. Beliau menyampaikan pentingnya workshop ini dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam bidang broadcasting. Selanjutnya, Ketua Kompetensi Keahlian Broadcasting dan Film, Bapak Noves, menyampaikan harapannya bahwa acara ini dapat memberikan bekal yang berharga bagi siswa-siswi dalam mengerjakan project “Magazine Show” yang akan datang. Materi utama dalam workshop ini disampaikan oleh seorang narasumber yang berpengalaman dalam dunia broadcasting, yaitu Galih Setiawan. Dosen BSI ini membagikan pengetahuan dan pengalamannya dalam pembuatan dan produksi sebuah program “Magazine Show.” Peserta workshop sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber. Setelah materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya-jawab. Siswa-siswi kelas XI Broadcasting dan Film aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai aspek dalam pembuatan program “Magazine Show.” Antusiasme mereka dalam memahami materi serta berbagi ide sangat menginspirasi. Workshop broadcasting yang diselenggarakan oleh Kampus BSI ini merupakan salah satu bentuk dukungan mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 7 Surakarta dan mendukung perkembangan para siswa-siswi dalam dunia broadcasting yang semakin berkembang pesat. -Muti-
Workshop ”Motivasi Literasi”
Di era VUCA ini generasi muda ditantang untuk memiliki kecakapan literasi agar bisa beradaptasi dalam kemajuan zaman dan globalisasi. Untuk itu SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan nyalanesia melaksanakan program Workshop Literasi dengan tema “Motivasi literasi” pada hari Senin, 2 Oktober 2023. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 siswa, para siswa diberikan motivasi dalam berliterasi dan mereka juga mencoba untuk membuat karya puisi dan cerpen. Beberapa siswa maju untuk membacakan karya puisi mereka. Para siswa sangat antusias mengikuti workshop ini dan hal ini menunjukkan potensi yang luar biasa di SMK Negeri 7 Surakarta, para siswa yang memiliki jiwa literat dan mereka juga memiliki semangat untuk menghasilkan karya tulisan yang bisa dipublikasikan baik di web sekolah maupun di majalah dinding sekolah. Dengan adanya workshop ini,diharapkan para siswa lebih termotivasi untuk meningkatkan kecakapan literasi di era digitalisasi saat ini sehingga Indonesia bisa mengejar tertinggalan di bidang literasi dan meningkatkan literasinya untuk maju menghadapi tantangan global. Acara dimulai dengan sambutan oleh Ibu Asri Pujihastuti S.Pd selaku ketua kordinasi literasi SMK Negeri 7 Surakarta. Dalam sambutannya Bu Asri mengharapkan setelah workshop literasi ini dapat meningkatkan literasi kepada siswa dan siswi SMK Negeri 7 Surakarta mengingat bahwa literasi di indonesia ini sangat rendah dan workshop ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan literasi. Materi di mulai dengan Bapak Nurdin selaku narasumber, menunjuk salah satu siswa untuk membaca kan puisi yang berjudul “Satu Bangsa” ciptaan dari ananda Andhika dari kelas XI PS 3 yang mencurahkan tentang seharusnya kecintaan seseorang kepada bangsanya . Lalu dilanjutkan dengan perkenalan backround narasumber dan pengenalan tentang Nyalanesia. Nyalanesia adalah startup pengembang program literasi sekolah terpadu, yang memfasilitasi siswa dan guru untuk menerbitkan buku serta mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Bapak Nurdin juga memperkenalkan beberapa buku yang telah ia terbitkan yang berjumlah 11 buku, Pak Nurdin juga memperkenalkan bahwa literasi bukan hanya membaca dan menulis, Bahwasanya ada 6 jenis literasi yaitu literasi Baca Tulis, literasi Numerasi, literasi Sains, literasi Finansial, literasi Budaya dan Kewargaan. Untuk masuk ke materi tentang pembuatan cerpen Bapak Nurdin menunjuk salah satu siswi untuk menceritakan sinopsi tentang cerpen buatanya. Cerpen karangan oleh ananda Nasywa dari kelas X ULP 2, yang berjudul “Untuk Apa sih Pendidikan?” bercerita tentang para siswa yang masih bingung dengan mengapa mereka harus menempuh pendidikan sampai sekarang ini, dan beberapa siswi juga beranggapan mengapa mereka harus bersekolah jika nanti akhirnya mereka akan berakhir di dapur dan mengurus rumah, lalu di review oleh Bapak Nurdin mulai dari judul dan juga topik yang diambil. Setelah mereview cerpen dari siswi, pak Nurdi memaparkan materi nya tentang “Apa sih Itu Cerpen” yang mencangkup bagaimana pembuatannya dan cara memilih topik yang diambil. Lalu ditutup dengan pemberian hadiah berupa buku kepada siswa-siswi yang karyanya telah di review oleh narasumber dan selanjutnya ditutup oleh foto bersama.
Workshop Pembelajaran Guru Juara
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMK JUARA SMK Negeri 7 Surakarta mengadakan Workshop Pembelajaran Guru di Sekolah dalam rangka Bantuan Pemerintah SMK Pusat Keunggulan Tahun 2023. Acara digelar pada Kamis-Jumat, 7-8 dan Senin – Rabu 11-13 September 2023, bertempat di Ruang meeting SMK Negeri 7 Surakarta yang diikuti oleh perwakilan guru tiap mata pelajaran dengan Narasumber Ibu Wahyu Ratnawati, M.Pd Kepala SD Negeri Nayu Barat 2 Surakarta dan Bapak Dimas Teguh Saputra, S.Pd guru SD Negeri Bulukantil Kota Surakarta. Materi Workshop salah satu diantaranya membuat video pembelajaran. Ada dua cara sederhana yang dapat digunakan dengan media power point maupun dengan media Canva. Tiga jenis video pembelajaran yang dipaparkan saat workshop antara lain video storytelling, video presentasi, video animasi. Video storytelling dapat menggunakan rekaman audio melalui power point, word yang ditampilkan dalam pembelajaran, dapat juga disisipi foto wajah guru. Video presentasi berupa materi presentasi yang terdapat rekaman audio dan visual sedangkan video animasi merupakan slide materi pembelajaran yang disisipi dengan gambar animasi atau kartun. Wardoyo, S.Pd, M.Pd selaku Kepala SMKNegeri 7 Surakarta, workshop ini dijadikan sebagai wadah untuk membentuk guru yang profesional dan tanggap akan perubahan, meningkatkan akses belajar mandiri lewat Platform Merdeka Mengajar dengan menuntaskan lewat aksi nyata serta membuat video berbagi praktik baik untuk dapat diimbaskan dengan teman sejawat guru dalam 1 tim kelompoknya. Masuk ke tema bahasan, Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd selaku Wakil Kepala SMK Negeri 7 Surakarta menyampaikan dalam bidang pendidikan, kurikulum diartikan sebagai suatu jalan yang harus ditempuh oleh anak untuk menjadi manusia sesungguhnya, yakni dengan mengembangkan potensi diri yang dimiliki. Kurikulum itu disebut sebagai kebijakan pemulihan pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka. Pada hakikatnya, kurikulum yang ada di Indonesia tidak berganti-ganti tetapi yang ada hanyalah berkembang mengikuti dinamika kehidupan.
TALK ABOUT BROADCASTING WITH PTPN RADIO
Rotary club Solo menggandeng PTPN Radio untuk berbagi ilmu di SMKN 7 Surakarta kompetensi keahlian Broadcasting dan Film. Rotary club Solo merupakan organisasi yang bergerak dibidang pelayanan sosial. Acara yang terselenggara pada Jumat (24/8/2023) diikuti oleh dua kelas X dan XII kompetensi keahlian Broadcasting dan Film. Acara dibuka dengan sambutan wakil kepala sekolah bidang humas Agnes Jujuk dilanjutkan Presiden Rotary Solo Galuh Ayu. Ditengah acara dibagikan banyak hadiah untuk siswa siswi yang aktif dalam menjawab pertanyaan ataupun melemparkan pertanyaan. Materi yang pertama dibawakan oleh Riska Wibowo penyiar Radio PTPN. Menjelaskan materi tentang public speaking, membagikan tips and trik cara memiliki ketrampilan berbicara di depan umum dengan baik dan benar. Siswa siswi juga diberi kesempatan untuk mempraktekan cara melatih public speaking secara langsung. Materi yang kedua disampaikan oleh Yudi tentang manajemen Radio serta bagaimana cara mendapatkan pundi pundi rupiah di radio. Setelah pemaparan materi, dilanjutkan penilaian video pendek tentang Rotary dan PTPN Radio. Video pendek sudah di buat oleh siswa siswi sebelumnya. Tiga video pendek terbaik ditayangkan bersama dan mendapatkan hadiah dari Rotary Club Solo. Siswa siswi nampak sangat antusias dengan adanya acara tersebut. Kami berharap acara seperti ini tidak hanya berhenti di sini untuk terus berbagi ilmu dan mencerdaskan siswa siswi. -Muti-
Workshop Penguatan Kelembagaan BKK SMK JUARA
Selasa, 8 Agustus 2023 bertempat di ruang meeting SMKN 7 Surakarta diadakan kegiatan Workshop penguatan kelembagaan BKK, Workshop ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMKN 7 Surakarta, Tim Manajemen, Ketua BKK SMKN 7 Surakarta dan peserta workshop beberapa bapak /ibu Guru SMKN 7 Surakarta. Workshop ini masih dalam rangkaian kegiatan SMK PK dalam hal penyerapan lulusan tamatan, yang hubungannya dengan lembaga BKK (bursa kerja khusus) di SMKN 7 Surakarta. Narasumber untuk workshop ini yaitu dari Kabid PPTK Disnaker Surakarta, Ibu Evi Mahanani Avianto, SE, MM dan Ketua BKK kota Surakarta yaitu Bapak Nono Budiarto, S.Pd. Workshop ini diawali dengan sambutan oleh Kepala Sekolah SMKN 7 Surakarta, Bapak Wardoyo, S.Pd, M.Pd. Dalam sambutannya Kepala sekolah berharap dengan adanya workshop ini BKK SMKN 7 Surakarta dapat bekerja sama dengan stakeholder lebih banyak lagi, yang siap kerja dan berdaya saing, dan Performa BKK dapat ditingkatkan lebih baik lagi. Sambutan kedua oleh WKS 4 (Humas) SMKN 7 Surakarta yaitu Ibu Agnes Jujuk S, SE, M.Par. Beliau menyampaikan dengan adanya workshop ini semoga dapat membuka mindset bapak/ibu tentang lulusan SMK yaitu BMW (Bekerja, Melanjutkan dan Wiarausaha). Sambutan yang ketiga dari ketua BKK SMKN 7 Surakarta, Ibu Ayom Yulita, S.Pd, dalam sambutannya beliau memaparkan laporan keterserapan 2022 dan mengharapkan kerjasama dari Ketua konsentrasi keahlian dengan IDUKA masing-masing jurusan agar BKK dapat menjadi fasilitator yang baik bagi peserta didik. Pemaparan materi oleh narasumber pertama yaitu ibu Evi Mahanani Avianto, SE, MM (Kabid PPTK Disnaker Surakarta) tentang kedudukan BKK dan fungsi BKK di SMK. BKK dibentuk oleh Kepala Sekolah dan didaftarkan di disnaker setempat, tugasnya menangani informasi kerja, penyuluhan bimbingan, perantaraan kerja. Kewajiban BKK adalah melaporkan aktivitas ke disnaker dan melaporkan penempatan alumni. Selain itu BKK dilarang menempatkan tenaga kerja diluar alumninya atau tenaga kerja ke luar negeri. Pemaparan materi kedua oleh bapak Nono Budiarto, S.Pd (Ketua BKK Kota Surakarta) tentang masalah yang biasanya dihadapi oleh BKK yaitu Petugas BKK biasanya adalah tugas tambahan , tugas guru yang utama,Perlu adanya toleransi antar tim, Jumlah lowongan tidak sebanding dengan jumlah lulusan, Pencari kerja belum mencapai usia kerja ,Pencari kerja pilih-pilih pekerjaan dan masih banyak lainnya. Harapannya semoga dengan adanya workshop ini, BKK SMKN 7 Surakarta lebih dapat memfasilitasi alumni dalam penyerapan lulusan sesuai dengan kompetensi yang diinginkan IDUKA.
Tingkatkan Minat Literasi Sekolah, Siswa-siswi Dan Guru-guru SMKN 7 Surakarta Mengikuti Workshop Literasi
Surakarta, Kamis (5/1/2023) SMK Negeri 7 Surakarta dan Nyalanesia mengadakan kegiatan”Workshop Literasi” dalam rangka menyambut Program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional Gelombang 6 dan sebagai persiapan Festival Literasi Nasional Sekolah Nasional Tahun 2023. Kegiatan dibuka oleh sambutan dari Drs. Bangkit Budiarto, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Surakarta dan didampingi oleh Asri Pujihastuti, S,Pd selaku administrator acara. Dalam sambutannya, Pak Bangkit mengungkapkan bahwa literasi itu sangat penting bagi kita semua, terlebih lagi pada siswa-siswi SMK. Selain dapat menghasilkan suatu karya, juga dapat menjadi profesi di masa depan dimana kita hidup dari penghasilan profesi tsb. Untuk itulah, para murid diajak untuk kembali memelajari dan mempraktekan pentingnya literasi. Yang dimana kebiasaan literasi di generasi sekarang mulai hilang tergerus oleh perkembangan jaman. Kegiatan ini merupakan kesempatan yang bagus untuk siswa-siswi SMKN 7 Surakarta atas workshop literasi yang diberikan narasumber dari Nyalanesia, yang paham betul akan literasi, salah satunya yaitu puisi. Kegiatan ini diadakan di aula SMKN 7 Surakarta hari Kamis, 5 januari 2023 yang diikuti dari perwakilan masing-masing kelas kurang lebih berjumlah sekitar 50 murid mulai dari pukul 08.00 sd 12.00 WIB. Kegiatan tersebut mengajarkan siswa bagaimana cara membuat puisi yang benar, dan diajarkan juga langkah-langkah dalam membuat suatu puisi. Murid juga diminta membuat puisi dari beberapa pertanyaan yang diberikan oleh narasumber. Acara berlangsung seru karena semua murid ikut terhibur bersama acara itu berlangsung. Namun, tak hanya itu, murid juga dididik untuk berani mengungkapkan perasaannya dalam sebuah suatu karya yang bermanfaat. Diharapkan setelah workshop ini murid SMKN 7 Surakarta tanpa terkecuali tentunya dapat meningkatkan minat literasinya. Selain itu, murid juga diharapkan ikut berperan aktif dalam mengungkapkan perasaan dan karya-karya nya di website SMKN 7 Surakarta. Penulis ~ Devanta Wisnu Wicaksono (XI DKV 3 / 9) ~ Ilyas Ahmad Muzakki (XI DKV 3 / 17)
UsMan vs Blud Di SMKN 7 Surakarta
WORKSHOP PENYUSUNAN DOKUMEN ADMINISTRASI BLUD/ TEFA SMKN 7 Surakarta mengadakan Workshop penyusunan Blud/ Tefa yang diselenggarakan selama 2 hari pada hari Selasa 29 Nov 2022 dan hari Rabu 30 Nov 2022 bertempat di Aula PS dari pukul 12.00-15.00 yang diikuti sebagian bapak ibu guru undangan. Kami mendatangkan Narasumber yaitu Bapak Drs. Luluk Wibowo, S.ST, M.T Kepala SMKN 11 Semarang dan juga sebagai Ketua BLUD SMK. Kegiatan workshop diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan sambutan hangat oleh Kepala SMKN 7 Surakarta Bp. Drs. Bangkit Budiarto, M.Pd beliau berpesan untuk membimbing Bapak/Ibu dalam penyusunan administrasi BLUD/ Tefa. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang BLUD/ Tefa yang disampaikan oleh Bp. Drs. Luluk Wibowo, S.ST, M.T yang berisikan tentang pemaparan pergup 50 tahun 2019, ruang lingkup UsMan, paparan perbandingan UsMan VS BLUD, Pengelolaan keuangan dan aset UsMan. Perbedaan tefa dan usman “Tefa yaitu Unit produksi dari setiap program keahlian yang ada disekolah sedangkan Usaha Mandiri (UsMan) adalah gabungan dari unit produksi”. Kegiatan worlshop kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan Tanya jawab, dan kegiatan ditutup dengan foto bersama. Kegiatan workshop hari kedua dilanjutkan dengan diskusi secara online melalui google meet. Beliau memberikan materi serta draf dari BLUD untuk mengisi kegiatan BLUD yang sudah berjalan di SMKN 7 Surakarta, dan dikerjakan oleh tim BLUD Sekolah. Kegiatan workshop online dilanjutkan bersama dengan bapak/ibu guru yang tergambung untuk berdiskusi terkait BLUD/ Tefa yang sudah berjalan disekolah. [ay]
WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN BERBASIS DIGITAL MARKETING
WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN BERBASIS DIGITAL MARKETING Masih dalam rangka Sekolah Pusat Keunggulan SMKN 7 Surakarta mengadakan Workshop Kewirausahaan Berbasis Digital Marketing bersama dengan Narasumber dari Browcooly Agency yang dipandu oleh mas Dirga Naufal Widyatama S.Ab sebagai Direktur dan ditemani dengan rekan. Kegiatan Workshop dilaksanakan 2 hari, Senin 14 November 2022 sampai dengan Selasa 15 November 2022 yang akan dibagi menjadi 2 materi yaitu Kewirausaan dan Digital Marketing. Kegiatan workshop hari pertama diawali dengan sambutan oleh Kepala SMKN 7 Surakarta Bapak Drs. Bangkit Budiarto, M.Pd “workshop ini sangat bagus untuk siapapun baik dari yang muda hingga tua karena dengan adanya era digital dimasa sekarang ini adanya digital marketing bisa digunakan untuk bekal pensiun dan kita semua bisa mendapatkan cuan dengan apapun usahanya” beliau mengambil contoh dari usaha yang kecil tetapi berpenghasilan besar dan laris seperti serabi notosuman tidak memiliki tempat yang strategis namun semua orang hampir tau dan kenal dengan serabi ini, karena marketingnya yang sangat luas.” Acara dilanjutkan dengan sedikit pemaparan tentang sekilas kewirausahaan yang ada di SMKN 7 Surakarta oleh WaKa bagian Humas Ibu Agnes Jujuk Sarwosri, SE, M.Par yang menjelaskan sedikit tentang Aula SMKN 7 Surakarta yang juga dibuka untuk kegitan umum seperti pertemuan besar dan juga hajatan orang menikah. Beliau juga menjelaskan setiap kompetensi keahlian yang ada di SMKN 7 Surakarta ini memiliki Unit Produksi yang bisa dijadikan sebagai kewirausahaan. Pada kesempatan workshop kali ini yang menjadi tamu undangan yaitu Bapak Ibu Guru pengampu Mapel Kewirausahaan dan juga peserta didik yang ditunjuk dari setiap masing-masing kompetensi keahlian, isian dari workshop antara lain yaitu Analisis Bisnis yang berisi tentang segmentasi, target serta penentuan posisi dari 4P (Product, Price, Place and Promotion). Yang kedua yaitu tentang phase branding, operasional dan marketing. Pesan mas Dirga yaitu “membuat brand itu mudah, tapi mencari cara membuat brand agar mudah dikenali hingga menetap dihati masyarakat sangatlah sulit” maka dari itu promosi itu sangat penting dan kita harus dapat menciptakan hubungab dengan customer untuk membangun sebuah sustainability. Kegiatan workhsop diakhiri dengan tanya jawab. Kegiatan workshop hari kedua langsung dipandu oleh mas Dirga diawali dengan Ice breaking senam bersama, dilanjutkan dengan materi workshop yang kedua yaitu tentang digital marketing. Tentang perjalanan kita dalam digital marketing diawali dengan recall, digital marketing fundamental, content marketing dan akhirnya akan lari ke sosial media seperti Istagam, tiktok dan youtube. Konten yang berkualitas adalah konten yang membawa kita lebih dekat ke tujuan Acara dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab dan membuat kelompok untuk menganalisa tentang konten-konten yang ada dalam sosial media. Setelah analisa membuat contoh video konten boleh menggunakan media sosial istagram atau tiktok. Harapan dari workshop ini Bapak Ibu Guru khususnya yang mengajar mapel PKK dan peserta didik lebih dekat dengan media digital dalam hal memasarkan sebuah produk ataupun brand [ay]
Bullying Tidak Keren
Workshop Penerapan Sekolah Bebas Bullying Perundungan hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan pelik di Indonesia. Seperti disampaikan oleh menteri pendidikan RI, Nadiem Anwar Makarim terdapat tiga dosa besar dalam pendidikan Indonesia. Tiga dosa besar tersebut adalah perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi. Sebagai salah satu sekolah Pusat Keunggulan (PK) SMKN 7 Surakarta mengadakan kegiatan Sekolah Bebas perundungan yang merupakan salah satu progran sekolah PK. Tahun ini merupakan tahun ke dua SMKN 7 Surakarta mengadakan workshop Program Sekolah Bebas Perundungan sebagai bagian dari Program Lanjutan sekolah PK. Kali ini SMKN 7 Surakarta mengundang narasumber dari kemdikbudristek yaitu bapak Ian Lapoh M.R Simarmata selaku Koordinator Koordinator Program Anti Perundungan Kemendibudristek RI. Kegiatan ini diikuti oleh 116 peserta dari guru dan siswa. Dalam kegiatan ini narasumber memberikan pemapara tentang perundungan dan bagaimana pencegahan serta program yang dilakukan. Salah satu program yang sudah dilakukan di SMKN 7 Surakarta adalah Roots Day yang menghasilkan 30 siswa Duta Anti Perundungan (Siswa Agen Perubahan). Ibu Asri Pujihastuti selaku penanggung jawab kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Tahun lalu sudah banyak projek dan output yang dihasilkan oleh 30 siswa agen perubahan, seperti poster, komik dan lainnya yang diunggah di media sosial sebagai bentuk kampanye anti perundungan.” Paparnya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sebuah usaha untuk meningkatkan awareness akan bahaya perundungan (Bullying) terutama pada ekosistem sekolah. Beliau juga berharap seluruh warga sekolah memiliki pengetahuan yang baik dalam permasalahan ini dan menjadi penggerak pencegahan bullying di sekolah agar tercipta suasana aman dan nyam an dalam belajar.











