Pada hari Kamis, 17 Juli 2025, SMK Negeri 7 Surakarta mendapat kehormatan menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi dalam rangka sosialisasi Pemilihan Putra Putri Solo (PPS) tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan Pemerintah Kota Surakarta yang bertujuan untuk menjaring generasi muda berprestasi, berbakat, dan berwawasan budaya untuk menjadi duta wisata, budaya, serta pendidikan Kota Solo. Acara sosialisasi dilaksanakan di aula utama sekolah dan dihadiri oleh para murid dari jurusan Usaha Layanan Pariwisata, guru pendamping, serta tim dari panitia Pemilihan Putra Putri Solo 2025. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari perwakilan pihak sekolah, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim sosialisasi PPS. Dalam sesi presentasi, para murid dikenalkan pada sejarah dan tujuan Pemilihan Putra Putri Solo, kriteria peserta, tahapan seleksi, hingga manfaat yang dapat diperoleh dari mengikuti ajang bergengsi ini. Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan alumni finalis PPS dari tahun sebelumnya yang membagikan pengalaman dan motivasi, serta menjawab berbagai pertanyaan dari peserta sosialisasi. Antusiasme murid dari SMK Negeri 7 Surakarta terlihat tinggi. Banyak dari mereka yang tertarik untuk mengikuti ajang ini sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian budaya Solo sekaligus pengembangan potensi diri. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya termotivasi untuk mengikuti Pemilihan Putra Putri Solo, tetapi juga semakin mencintai budaya dan identitas kotanya. Sosialisasi di SMK Negeri 7 Surakarta menjadi salah satu langkah penting dalam menjaring calon-calon duta muda terbaik Kota Solo yang siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. -Tim kontributor-
Sosialisasi Kelas Industri dan OJT/PKL Kuliner 2024/2025
Pada hari Selasa, 16 Juli 2024, Program Keahlian Kuliner di SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan acara Sosialisasi Kelas Industri dan OJT/ PKL. Acara ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada para wali murid kelas XII tentang pentingnya pengalaman praktis di dunia industri kuliner melalui kelas industri dan On-the-Job Training (OJT) atau Praktik Kerja Lapangan (PKL). Acara dimulai pukul 09.00 pagi di Aula SMK Negeri 7 Surakarta. Berikut adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan: Pembukaan : Doa Menyanyikan lagu Indonesia Raya Ucapan Selamat Datang dari Ketua Kompetensi Keahlian Kuliner Sambutan pembukaan oleh Ketua Kompetensi Keahlian Kuliner, Ibu Flaviana Sri Wihartinah, S.Pd, untuk menyambut semua tamu undangan dan memberikan pengantar mengenai tujuan acara Sambutan dan Arahan oleh Ibu Agnes Jujuk Sarwosri, SE, M.Par selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Negeri 7 Surakarta Sambutan dan Arahan oleh Bapak Wardoyo S.Pd, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Surakarta Paparan Sosialisasi Kelas Industri & OJT Program Keahlian Kuliner oleh Ketua Kompetensi Keahlian Kuliner Ibu Flaviana Sri Wihartinah, S.Pd Paparan Sosialisasi Budaya Industri dari Lorin Hotel oleh Bapak Aris Hermanto, S.Si Paparan tentang BPJS Ketenagakerjaan oleh Ibu Nanda Putri Riyani Tanya jawab Penutup Berikut adalah Jadwal Kelas Industri dan OJT yang akan dilaksanakan oleh Program Kealian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta: Tanggal 1 Agustus 2024 : Pembukaan Kelas Industri, dihadiri seluruh siswa, guru pembimbing, Top Management Sekolah, Mitra dudi Tanggal 15 Agustus 2024 : Evaluasi Kelas Industri, dihadiri seluruh siswa, guru pembimbing, Top Management Sekolah, Mitra dudi Tanggal 15-31 Agustus 2024 : Uji Kompetensi LSP di sekolah Tanggal 1 September – 31 Desember 2024 : Pelaksanaan OJT/ PKL Untuk Mitra Dudi Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta TA 2024/ 2025 meliputi hotel, bakery, resto, dan catering. Dengan adanya sosialisasi kelas industri dan OJT/ PKL ini diharapkan dukungan dari orang tua dan kolaborasi dengan sekolah serta industri dapat mewujudkan pelaksanaan kelas industri dan OJT/ PKL yang sukses. -Tim Kontributor-
Kebijakan Sekolah tentang Parkir Siswa di SMKN JUARA
Jumat, 6 Oktober 2023 , SMKN 7 Surakarta (Tim Manajemen & Tim STP2K) bersama perwakilan wali murid kelas X, XI, dan XII mengadakan koordinasi tentang penertiban parkir siswa di SMKN 7 Surakarta, koordinasi tersebut berlangsung di AULA PS. Dalam sosialisasi tersebut Kepala Sekolah SMKN 7 Surakarta, Bapak Wardoyo, S.Pd, M.Pd menyampaikan ke wali murid beberapa point, salah satunya terciptanya karakter siswa seperti pada Profil Pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, mandiri, kebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, dan bernalar kritis ,dimana karakter-karakter tersebut sangat menunjang pada budaya industri. Salah satu yang diharapkan saat ini atau kaitannya dengan industri adalah disiplin, dimulai dari hal yang paling mendasar bentuk disiplinnya yaitu penggunaan kendaraan bermotor di lingkungan sekolah. Berdasarkan aturan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, aturan tersebut mengatur bahwa setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai bentuk legalitas dan izin sah untuk mengemudi. Hal tersebut diterapkan pada peserta didik di SMKN 7 Surakarta dalam penertiban parkir dilingkungan SMKN 7 Surakarta. Dalam koordinasi tersebut, Ketua STP2K SMKN 7 Surakarta, Ibu Suprapti, S.Pd menyampaikan beberapa alasan dilakukannya penertiban parkir yaitu kurangnya ketertiban saat berkendara di lingkungan sekolah, Sarana prasaran yang terbatas, menganggu area beribadah dan area pembelajaran, dan ingin menjalin kerjasama dengan lingkungan disekitar sekolah. Dari Point-point yang menjadi alasan ditertibkannya parkir siswa, akhirnya SMKN 7 Surakarta mengambil kebijakan antara lain : Siswa yang membawa kendaraan bermotor diperbolehkan parkir di sekolah, hanya peserta didik yang memiliki ketentuan : a. Mempunyai SIM C b. Kaca Spion (2) lengkap c. Plat nomor kendaraan terpasang d. Knalpot Standar e. Membawa kartu parkir SMKN 7 Surakarta yang ditempel foto 2×3, pakaian OSIS ,berdasi dan background foto berwarna merah 2. Bagi siswa yang belum memiliki SIM C, parkir diluar area sekolah ( sebelah selatan SMKN 7 Surakarta) Kebijakan penertiban parkir siswa tersebut mulai berlaku pada hari Senin, 9 Oktober 2023. Untuk mematangkan Kebijakan parkir tersebut, SMKN 7 Surakarta (Tim manajemen & Tim STP2K) berkoordinasi kembali serta mengevaluasi parkir yang sudah berjalan selama 3 hari ini. Koordinasi kali ini, dihadiri oleh : Lurah Kerten Bapinsa TNI kerten Bapinsa Polri kerten Kepala Sekolah SLB Ketua Yayasan SLB RW 09 RT 01 RT 02 Koordinator keamanan Koordinator Parkir Hasil Koordinasi dan evaluasi Parkir tersebut, antara lain : Parkir sebelah selatan SMKN 7 Surakarta yang awalnya 2 sisi menjadi 1 sisi Akses antar jemput siswa SLB tetap berjalan lancar Dibuka kantong-kantong parkir baru oleh warga Pengguna jalan jalur selatan SMKN 7 Surakarta tetap aman dan lancar Jalan. A.Yani bebas parkir Khusus parkir yang diluar area sekolah, SMKN 7 Surakarta telah mengadakan kerja sama dalam bentuk penandatangan MOU dengan ketua RT 01, RT 02, serta ketua RW 09 Kerten tentang pengelolaan parkir siswa SMKN 7 Surakarta. Dengan kebijakan penertiban parkir ini, diharapkan dapat meningkatkan kedisplinan siswa, meningkatkan safety keselamatan kerja, meningkatkan ruang publik di lingkungan sekolah.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta Masuk ke SMK JUARA
Sosialisasi Anugerah Pesona Indonesia Ke-8 API Awards 2023 Kamis, 03 Agustus 2023 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta serta Putra putri Solo berkunjung ke SMK NEGERI 7 SURAKARTA. Acara ini dihadiri oleh Bapak Ibu guru pengampu kelas XI XII USAHA LAYANAN PARIWISATA dan seluruh peserta didik kelas XI XII. Kunjungan ini dalam rangka pemasaran pariwisata dan budaya guna meningkatkan wisatawan manca maupun domestic, Pemerintah kota Surakarta berpartisipasi dalam Anugrah Pesona Indonesia atau API awards yang tahun ini merupakan penyelenggaraan yang 8. Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk mengajak peserta didik khususnya jurusan ULP yang erat kaitannya dengan pariwisata untuk ikut berpartisipasi dengan cara vote pada ajang apresiasi pariwisata Indonesia. API merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan tahunan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia. Penyelenggaraan API juga bertujuan untuk mendorong peran serta berbagai pihak, baik masyarakat, pihak Industri/Swasta maupun pemerintah Daerah dari Provinsi, dan Kota. Pada tahun ini, Kota Surakarta telah masuk nominasi terbaik pada 2 kategori, yaitu kategori Destinasi Baru-Pracima Tuin dan kategori Atraksi Budaya-Atraksi Budaya Prajurit yang keduanya sangat berpotensi untuk mendongkrak di sector pariwisata dan kebudayaan Kota Surakarta.
Say no Radicalism !!!
Sosialisasi Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Kalangan Pelajar Jumat (17/2/2023) , SMKN 7 Surakarta mengadakan sosialiasi tentang pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme khsususnya dikalangan pelajar SMKN 7 Surakarta di Aula Sapta Graha Mutiara. Sosialisasi tersebut dilakukan oleh Densus 88 yang diwakili oleh Bapak Aghta dan Bapak Vandi. Selain dari Densus 88, sosialisasi juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMKN 7 Surakarta, Bapak Drs. Bangkit Budiarto, Waka Kesiswaan, Bapak Riptono, M.Pd, Guru BK dan staff kesiswaan. Sedangkan untuk peserta sosialisasi adalah peserta didik kelas XII jurusan Perhotelan, Kuliner dan ULP. Dalam sosialisasi tersebut Bapak Aghta dan bapak Vandi menjelaskan macam-macam bentuk terorisme yang terjadi di Indonesia, Penjelasan tentang apa itu intoleransi, Radikalisme dan terorisme beserta ciri/karakter dari ketiga sikap tersebut. Contohnya Radikalisme, radikalisme adalah ajaran /paham yang fanatik terhadap sesuatu dan cenderung menggunakan kekerasan dalam memecahkan masalah. Selain itu, sasaran pelaku saat ini adalah kalangan remaja yang mudah sekali ke doktrin paham-paham yang salah. Poin yang ingin disampaikan dari sosialisasi tersebut para pelajar khususnya anak-anak SMKN 7 Surakarta jangan mudah terpengaruh dan diharapkan untuk tetap hati-hati karena diluar banyak sekali kelompok yang kamuflase mengatasnamakan agama dan diharapkan para pelajar dapat memfilter dengan baik. Apalagi saat ini para pelajar erat kaitannya dengan medsos (Media Sosial), banyak sekali konten-konten yang mengandung paham seperti diatas, atau konten yang HOAX yang mudah sekali dikonsumsi oleh para pelajar. Maka dari itu Generasi Z saat ini mudah sekali terdoktrin dan perlu adanya bimbingan dan pendampingan. Pencegahan yang dapat dilakukan dilingkungan sekolah antara lain menyelenggarakan kegiatan melalui ekskul untuk memperkuat karakter peserta didik, berorganisasi melalui OSIS untuk menumbuhkan rasa kebangsaan, mengadakan upacara bendera untuk menumbuhkan nasionalisme, mengadakan seminar atau diskusi di lingkungan sekolah. Antusiasme peserta didik sangat tertarik dengan sosialiasi tersebut, mereka terlibat dalam tanya jawab terkait dengan intoleransi, radikalisme dan terorisme.
Sosialisasi TBC di SMKN 7 Surakarta
Sosialisasi Tuberculosis Rabu, 14 Desember 2022 SMKN 7 Surakarta mendapatkan kunjungan dari Puskesmas Purwosari untuk memaparkan materi tentang TBC (Tuberculosis) bertempat di aula SMKN 7 Surakarta dan diikuti oleh 100 peserta didik perwakilan dari ekstrakulikuler OSIS, Pramuka, Paskibra, PMR. Kegiatan sosialisasi disambut hangat oleh Kepala SMKN 7 Surakarta Bapak Drs. Bangkit Budiarto M.Pd beliau menyampaikan “kita itu harus pinter sehat biar ekonomi meningkat”. Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan materi dari ibu Mei Indah Irawati, A.Md Kep selaku perawat dan juga pengelola program TBC. Beliau menjelaskan tentang gejala TBC, Ciri-ciri dari TBC, sasaran yang sering terkena penyakit TBC dan cara pencegahan TBC. TBC itu tidak hanya penyakit yang menyerang paru-paru saja tapi juga tulang, kulit, otak dan juga kelenjar getah bening yang disebabkan oleh virus microbakterium TBC. Kegiatan diakhiri dengan sesi Tanya jawab dan pembagian tablet penambah darah untuk semua peserta didik. Harapannya dengan adanya kegiatan sosialisasi terkait TBC ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan peserta didik tentang penyakit yang menular ini dan dapat mencegahnya .











