Tepat pukul 7 pagi, murid-murid kelas X dan XI berbondong-bondong menuju Lapangan Tenis yang letaknya paling belakang SMK Negeri 7 Surakarta. Mereka bersama bapak ibu guru karyawan melaksanakan apel pagi sebelum Gelar Karya dan HUT ke-78. Apel dipimpin oleh WKS IV bidang Humas Ibu Agnes Jujuk Sarwosri, S.E., M.Par. Bertepatan di hari Rabu, 4 September 2024, SMK Negeri 7 Surakarta punya hajatan besar yaitu hari jadinya yang ke-78. Usianya satu tahun lebih muda dari HUT Kemerdekaan RI. Dalam rangka memeriahkan HUT SMK N 7 Surakarta diadakan Gelar Karya. Setiap Konsentrasi Keahlian menunjukkan karyanya berupa pameran produk unggulan dan penampilan kreatifitas seni. Acara Gelar Karya sekaligus HUT ke-78 ini dibuka langsung oleh Walikota Surakarta, Bapak Teguh Prakosa, dilanjutkan pemotongan tumpeng didampingi Tim Manajemen SMK Negeri 7 Surakarta. Bapak Teguh Prakosa menyerahkan potongan tumpeng kepada Bapak Wardoyo SPd MPd sebagai ucapan selamat dan syukur. Gelar Karya ini disaksikan oleh Walikota Kacabdin Wil 7, Bapak Dandim 0735, Ibu Lurah Laweyan, Babinsa, sebagian pimpinan dunia usaha dunia industri, para sponsor, purnatugas, bapak ibu guru karyawan, murid-murid kelas X dan XI. Acara meriah ini didukung oleh sponsor utama yaitu 3 (Three), Bapak Walikota, Antonius Yoga (Alumni), CV Saman Putra Mandiri, CV SAE, Erlangga, Retno Catering, CV Supri, Antonius Yoga Alumni, Forum Silaturahmi Alumni, Rocket Chicken, BPD Jateng Manahan, Victor Computer, PT Arbain Madu, CV Ar Rosyid, Emina, ACE Brother, Ida Syahidah Ruslie Habibie, Kios Taman Bunga Alamanda, dan Agus Riyanto (Ketua KNPI) Penampilan kreatifitas seni dari murid dan guru terlihat totalitas dan kompak. Semakin menarik acaranya dipandu oleh MC mas Gapuk dan mas Ipul. Ditutup dengan penampilan DJ Devasca Gravitri Ardani (Alumni PS 2018). Secara umum pelaksanaan Gelar Karya berlangsung dengan aman, terkendali dan lancar. Sampai bertemu di HUT SMK Negeri 7 tahun yang akan datang dengan Acara yang lebih keren. – Yun –
OBSERVASI DAN PENGUATAN BUDAYA INDUSTRI KELAS XI KONSENTRASI KEAHLIAN PERHOTELAN SMK NEGERI 7 SURAKARTA
Pada hari Rabu, 28 Agustus 2024, siswa-siswi kelas XI Perhotelan SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan kegiatan observasi dan penguatan budaya industri serta sesi mixology di Hotel The Royal Surakarta Heritage. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam mengenai berbagai aspek industri perhotelan serta keterampilan praktis dalam mixology yang merupakan bagian penting dari pelayanan di hotel. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan Talent and Culture Manajer Ibu Yuliana Indrasari dari Hotel The Royal Surakarta Heritage. Dalam sambutannya, manajemen menjelaskan tujuan dari kegiatan ini, yaitu memperkenalkan siswa kepada standar industri perhotelan yang tinggi serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang budaya kerja di hotel berbintang. Siswa-siswi kemudian dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan tour di berbagai area hotel. Mereka mengunjungi lobby, ruang tamu, restoran, dapur, dan fasilitas lainnya, serta melihat langsung operasi sehari-hari hotel. Setiap area didampingi oleh staf hotel yang menjelaskan tugas dan tanggung jawab mereka, serta pentingnya budaya kerja yang profesional untuk menjaga kualitas pelayanan. Setelah tour, kegiatan dilanjutkan dengan sesi mixology. Para siswa berkesempatan untuk belajar langsung dari bartender profesional mengenai seni mencampur minuman. Sesi ini meliputi: Pengantar Mixology: Para siswa diberi penjelasan tentang sejarah dan teknik dasar mixology, serta peran pentingnya dalam dunia perhotelan. Demonstrasi: Bartender profesional melakukan demonstrasi pembuatan beberapa koktail klasik dan modern, menjelaskan bahan-bahan, teknik pengadukan, serta presentasi minuman. Praktik: Siswa-siswi dibagi dalam kelompok kecil untuk mempraktikkan keterampilan mixology yang telah diajarkan. Mereka mencoba membuat koktail sendiri dengan bimbingan langsung dari para ahli. Diskusi dan Tanya Jawab: Di akhir sesi, siswa diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai teknik mixology, tren terkini, serta peluang karier dalam bidang ini. Kegiatan diakhiri dengan sesi refleksi dan evaluasi. Para siswa mengungkapkan pengalaman mereka selama kegiatan dan berbagi wawasan yang didapat. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa mengenai industri perhotelan tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang berguna untuk masa depan mereka. Secara keseluruhan, kegiatan observasi, penguatan budaya industri, dan mixology ini berjalan dengan sukses, memberikan manfaat signifikan bagi siswa-siswi SMK Negeri 7 Surakarta, serta memperkuat kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja di industri perhotelan. -Tim Kontributor-
PENARIKAN MAHASISWA PLP UMS
Surakarta, 23 Agustus 2024 setelah sebulan lamanya para mahasiswa UMS menimba ilmu di SMK Negri 7 Surakarta dalam program pengenalan lapangan persekolahan kini mereka ditarik kembali oleh kampus untuk melanjutkan study di universitas. Bertempat di Ruang meeting kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kepala sekolah bapak Kristiyono,S.Pd. dalam sambutannya beliau memberikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalalin dengan pihak kampus, beliau juga memberikan laporannya bawasanya para mahasiswa tidak hanya diberikan pengenalan tentang mengajar tapi juga lini pendidikan lain seperti Piket KBM, piket 3S, mengikuti Upacara bendera, dan turut aktif dalam kegiatan pembiasaan yang ada di SMK Negeri 7, belua mewakili sekolah meminta maaf apabila ada hal hal yang kurang berkenan selama PLP 2 berlangsung. Bapak Drs. Adyana Sunanda, M.Pd. selaku dosen pembimbing lapangan yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwasanya para mahasiswa harus bersyukur karna ditempatkan pada sekolah yang memiliki tantangan didalamnya, harapanya ketika mereka sering belajar ditempat yang keras nantinya tidak akan shock atau kaget dalam menghadapi dunia pendidikan yang sebenarnya. Beliau juga perpesanan untuk tidak menjadikan dosen sebagai role model untuk pembelajaran di sekolah karna tingkat pendidikan di jenjang sekolah dan universitas jelas sangat berbeda serta mahasiswa juga harus turut aktif. Dalam acara penarikan tersebut juga terdapat penyampaian kesan dan pesan yang kali ini diwakili oleh sdr. Ahmad Hakim Fatony ” saya mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak ibu guru pamong serta tim manajemen SMK N 7 yang telah menerima kami dengan baik, dan kami banyak belajar disini. Terakhir saya perwakilan dari teman-teman meminta maaf atas segala kesalahpahaman dan perilaku yang kurang berkenan”. Acara ditutup dengan foto bersama -Tim Kontributor-
Siswa SMKN 7 Surakarta Kreatif Wujudkan Sekolah Bebas Bullying
Surakarta, 22 Agustus 2024 – Suasana berbeda terasa di SMKN 7 Surakarta kemarin. Sekolah yang dikenal kondusif ini semakin memantapkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan Roots Day, sebuah inisiatif untuk mensosialisasikan gerakan anti-perundungan. Acara yang dihadiri oleh 64 perwakilan siswa kelas XI ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari segala bentuk perundungan. “Sekolah harus menjadi tempat di mana setiap siswa merasa aman dan nyaman untuk belajar dan berkembang,” tegas Bapak Wardoyo. Kegiatan Roots Day kali ini mengundang fasilitator dari Yayasan Kakak Surakarta sebagai narasumber. Siswa terlibat secara aktif dalam mengkampanyekan anti-perundungan. Mereka diajak untuk membuat berbagai karya kreatif seperti poster, yel-yel, lagu, dan puisi yang berisi pesan positif tentang pentingnya menghormati perbedaan dan menolak segala bentuk kekerasan. Asri Pujihastuti, Ketua Sekolah Ramah sekaligus koordinator literasi SMKN 7 Surakarta mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengubah mindset siswa. “Kita ingin siswa memiliki mindset yang modern, yang tidak hanya melihat fisik seseorang, tetapi juga potensi dan kemampuannya. Dengan begitu, tindakan perundungan diharapkan dapat dihindari,” ujarnya. Melalui kegiatan Roots Day ini, SMKN 7 Surakarta berharap dapat menciptakan generasi muda yang memiliki empati, toleransi, dan mampu menghargai perbedaan. Sekolah juga berkomitmen untuk terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa. -Tim Kontributor-
Jurusan Kuliner Raih Juara 2 Lomba Clash of Cooking Master Se-Surakarta
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI serta sekaligus memperingati HUT 63 IKWI maka Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Surakarta menggelar kegiatan lomba memasak pada hari Selasa (20/8/2024), di Taman Balekambang Solo. Kegiatan ini bertajuk Clash of Cooking Master yang berkerjasama dengan Pemkot Surakarta dan Fiesta, (produsen makanan cepat saji dari Charoen Pokphand Indonesia). Lomba memasak diikuti oleh siswa SMA/SMK se-Solo. Peserta beragam mulai dari SMA, SMK Jurusan Tata Boga hingga siswa Madrasah Aliyah yang memiliki kesukaan memasak. Kegiatan ini diikuti 100 siswa-siswi setingkat SMA/SMK/MA. Masing-masing grup sebanyak 2 orang. Clash of Cooking Master dibagi menjadi 50 regu dengan jumlah dua orang per regu untuk bersaing mendapatkan hadiah jutaan rupiah. Clash of Cooking Master dilaksanakan dalam dua sesi dimana setiap sesi dibagi 25 regu yang bertarung. Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta yang diwakili oleh Faiz Luthfi Athour Rohman XI Kuliner 1, dan Fara Fatwa Rosandi XI Kuliner 3 berhasil meraih Juara 2 dengan menu “Kimbab Sosis with Blackpepper Sauce ” yang dibimbing oleh Ibu Wilujeng Dasanti, S.Pd. Selain mendapatkan piala juga mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 2.500.000,00. Dengan mengikuti lomba ini diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan peserta didik, melatih rasa percaya diri, dan memotivasi peserta didik untuk selalu berkarya lebih baik lagi. -Tim Kontributor-
Evaluasi Kelas Industri Angkatan Ke-2 Progam Keahlian Kuliner TA 2024/2025
Pada hari Kamis, 15 Agustus 2024, Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan Evaluasi kelas Industri Angkatan ke- 2 di Lorin Hotel dengan beberapa Dudi yang berjumlah 22 yaitu 1. Lorin Hotel Solo 2. Ramada Suites Hotel 3. Adhiwangsa Hotel 4. Al Azhar Azima Hotel 5. Solia Yosodipuro Hotel 6. Hotel Dana 7. Solia Zigna Hotel 8. Horison Aziza Hotel 9. Amarelo Hotel 10. Solo Grand City 11. Grandis Barn 12. Taman Indah Resto 13. Holland Bakery 14. Aero Prima Catering 15. Aulia Milano Catering 16. Dika Bakery 17. Rumah Sakit Bung Karno 18. Tsabita Bakery 19. Lafolla Resto 20. Ren’z Kitchen 21. Borobudur Golf Magelang 22. Ndalem Kopi Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Surakarta, Waka, Bapak ibu guru pengampu kelas XII Kuliner dan seluruh peserta didik kelas XII sebanyak 101 siswa serta dihadiri oleh Tim Dudi dan dari BPJS Ketenagakerjaan Surakarta. Evaluasi kelas industri dilaksanakan untuk beberapa tujuan kunci, yaitu: 1. Menilai Kesesuaian Kurikulum: Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan dalam kelas industri sesuai dengan kebutuhan dan standar industri terkini. Ini termasuk memeriksa relevansi materi ajar dengan praktik dan teknologi yang digunakan di industri. 2. Mengukur Kualitas Pengajaran: Evaluasi bertujuan untuk menilai efektivitas instruktur dan metode pengajaran. Ini membantu memastikan bahwa pengajaran dilakukan dengan cara yang efektif dan dapat diterima oleh peserta. 3. Menilai Kepuasan dan Pencapaian Peserta: Mengumpulkan umpan balik dari peserta untuk memahami tingkat kepuasan mereka terhadap pelatihan, serta mengevaluasi sejauh mana mereka merasa program tersebut memenuhi kebutuhan mereka dan mencapai tujuan pembelajaran. 4. Mengevaluasi Penerapan Keterampilan: Evaluasi mengukur seberapa baik peserta dapat menerapkan keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh dalam konteks dunia kerja nyata. Ini sering melibatkan penilaian kinerja praktis atau magang. 5. Menilai Kesesuaian dengan Standar Industri: Memastikan bahwa kelas industri memenuhi standar dan kebutuhan industri yang berlaku, sehingga peserta memiliki keterampilan yang relevan dan up-to-date. 6. Identifikasi Area untuk Peningkatan: Hasil evaluasi digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam program pelatihan. Ini memungkinkan perbaikan dan pembaruan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi kelas industri. 7. Meningkatkan Hubungan antara Pendidikan dan Industri: Evaluasi dapat membantu memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pihak industri dengan memberikan umpan balik tentang kebutuhan dan harapan industri terhadap pelatihan. 8. Memastikan Kesiapan Kerja Peserta: Evaluasi bertujuan untuk memastikan bahwa peserta pelatihan siap memasuki dunia kerja dengan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan melakukan evaluasi, pihak-pihak terkait dapat memastikan bahwa kelas industri efektif dalam mempersiapkan peserta untuk menghadapi tantangan di dunia industri dan memenuhi kebutuhan pasar kerja. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan setelah acara evaluasi kelas industri, para tamu undangan menyaksikan live cooking menu ayam goreng mentega dan melihat bartender yangmelakukan demonstrasi minuman mocktail. Selanjutnya dilaksanakan acara table manner bersama-sama. -Tim Kontributor-
SMKN 7 Surakarta Sukseskan Monitoring Evaluasi Program Upskill Reskill Perhotelan
Surakarta, 3 Juli 2024 – Sabtu lalu, SMKN 7 Surakarta menjadi tuan rumah kegiatan monitoring evaluasi program upskill reskill tahun 2021. Kegiatan yang diikuti oleh guru perhotelan, ibu Asri Pujihastuti, ini dihadiri langsung oleh Kepala BBPPMVP Bispar, ibu Nahdiyana, S.Pd., M.Pd., serta Kepala SMKN 7 Surakarta, bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd. Selain itu, turut hadir pula wakil kepala sekolah bidang humas, guru sejawat, dan 5 orang peserta didik dari kompetensi keahlian perhotelan. Program upskill reskill yang telah dilaksanakan pada tahun 2021 bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang perhotelan. Melalui kegiatan monitoring evaluasi ini, para peserta diminta untuk mengisi instrumen angket guna mengukur sejauh mana tujuan program telah tercapai. Dalam diskusi yang berlangsung, ibu Asri Pujihastuti mengungkapkan banyak pengetahuan baru yang diperolehnya selama mengikuti program, terutama terkait dengan perkembangan sistem yang berlaku di industri perhotelan. Pengalaman magang yang didapatkannya juga memberikan wawasan baru mengenai efisiensi kerja di departemen housekeeping, yang kemudian dapat dibagikan langsung kepada para peserta didik. Senada dengan ibu Asri, bapak Wardoyo menyampaikan bahwa guru-guru yang telah mengikuti program upskill reskill menjadi semakin kompeten dalam menjalankan tugas mengajar. Mereka tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan bagi guru-guru lain untuk terus mengembangkan diri. Sementara itu, ibu Nahdiyana berpesan agar para guru, khususnya guru perhotelan, terus mengupgrade kompetensi diri dan mengikuti perkembangan terkini di industri. Hal ini sangat penting agar materi yang disampaikan di kelas selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Beberapa siswa yang terlibat dalam diskusi juga mengungkapkan rasa syukur mereka dapat belajar di SMKN 7 Surakarta, khususnya jurusan perhotelan. Mereka merasa beruntung memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di masa depan. SMKN 7 Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja. #SMKN7Surakarta #UpskillReskill #PendidikanPerhotelan #Surakarta -Tim Kontributor-
Kelas Industri Angkatan Ke-2 Progam Keahlian Kuliner TA 2024/2025
Pada hari Kamis, 01 Agustus 2024, Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan Pembukaan kelas Industri Angkatan ke- 2 di Lorin Hotel dengan beberapa Dudi yang berjumlah 22 yaitu 1. Lorin Hotel Solo 2. Ramada Suites Hotel 3. Adhiwangsa Hotel 4. Al Azhar Azima Hotel 5. Solia Yosodipuro Hotel 6. Hotel Dana 7. Solia Zigna Hotel 8. Horison Aziza Hotel 9. Amarelo Hotel 10. Solo Grand City 11. Grandis Barn 12. Taman Indah Resto 13. Holland Bakery 14. Aero Prima Catering 15. Aulia Milano Catering 16. Dika Bakery 17. Rumah Sakit Bung Karno 18. Tsabita Bakery 19. Lafolla Resto 20. Ren’z Kitchen 21. Borobudur Golf Magelang22. Ndalem Kopi Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah yang didelegasikan oleh Bapak Kristiyono, S.Pd selaku ketua TPMPS, Waka, Bapak ibu guru pengampu kelas XII Kuliner dan seluruh peserta didik kelas XII sebanyak 101 siswa serta dihadiri oleh Tim Dudi dan dari BPJS Ketenagakerjaan Surakarta.Dengan adanya kelas industri diharapkan dapat meningkatkan keterampilan/ skill dan pengetahuan/ knowledge peserta didik secara profesional sesuai dengan SOP Industri. Kelas Industri dilaksanakan pada tanggal 1-15 Agustus 2024, kemudian dilanjutkan OJT dari tgl 01 September – 31 Desember 2024. Sistem pembelajaran kelas industri di program keahlian kuliner dilakukan langsung di Industri dan di bimbing langsung oleh pihak industri / IDUKA. Dalam program kelas industri ini. Kerja sama Kelas Industri jurusan Kuliner ini ditandai dengan penandatanganan MOU dengan Lorin dan dengan dudi lainnya.Untuk memproteksi keselamatan siswa selama kelas industri dan OJT kami bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Surakarta. -Tim Kontributor-
PENGUATAN BUDAYA INDUSTRI PELATIHAN BEVERAGE COFFEE DAN MOCTAIL KELAS XII PERHOTELAN SMK NEGERI 7 SURAKARTA
Pada tanggal 30 Juli 2024, di The Alana Hotel & Convention Center Solo, telah diadakan kegiatan penguatan budaya industri dan pelatihan beverage coffee dan mocktail untuk Kelas XII Perhotelan dari SMK Negeri 7 Surakarta. Selain itu kegiatan ini juga di dukung oleh guru-guru prodktif jurusan Perhotelan serta beberapa guru NA perhotelan. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada para siswa dalam bidang perhotelan, khususnya dalam penyajian minuman seperti kopi dan mocktail. Peserta didik diajak untuk memahami lebih dalam tentang budaya industri perhotelan, termasuk praktik terbaik dalam menyajikan minuman kepada tamu. Pelatihan fokus pada teknik-teknik pembuatan kopi yang baik dan variasi mocktail yang kreatif. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk berlatih langsung di bawah bimbingan dari para ahli dan praktisi industri yang berpengalaman. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa dalam mempersiapkan karir mereka di industri perhotelan, serta memperkuat koneksi antara pendidikan dan dunia kerja di bidang ini. -Tim Kontributor-
Penyerahan PLP Mahasiswa UMS ke SMK N 7 Surakarta
Pengenalan Lapangan Persekolahan yang disingkat PLP adalah proses pengamatan atau observasi dan pemagangan yang dilakukan mahasiswa Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. PLP bekerjasama dengan berbagai sekolah yang salah satunya adalah SMK negeri 7 Surakarta menjadi sekolah yang sering menerima mahasiswa PLP dan PPL dari berbagai universitas. Senin, 29 Juli 2024 telah dilaksanakan penyerahan mahasiswa peserta Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang diterima oleh Ketua Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) yaitu Bapak Kristiyono, S.Pd dan Tim Manajemen serta Guru Pamong SMK Negeri 7 Surakarta. Kegiatan PLP UMS ini akan berlangsung mulai tanggal 29 Juli hingga 29 Agustus 2024. Kegiatan PLP diawali dengan sambutan dari Ketua TPMPS SMK Negeri 7 Surakarta, Bapak Kristiyono, S,Pd. Dilanjutkan dengan penyerahan dan pengarahan serta bimbingan kepada sejumlah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dari berbagai Program Studi (Prodi) meliputi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Drs. Adyana Sunanda, M.Pd. Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan info tambahan dari wakil kepala bidang kurikulum SMK Negeri 7 Surakarta Bapak Anggara Aditya Kurniawan, S,Pd. mengenai informasi umum SMK Negeri 7 Surakarta, dari pengenalan masing – masing guru pamong, kegiatan umum termasuk kedisiplinan, seragam yang digunakan, serta kegiatan pembiasaan. Acara selanjutnya adalah penutup yang diakhiri dengan foto Bersama dengan Dosen Pembimbing Lapangan, Tim Manajemen, Guru Pamong dan Mahasiswa PLP UMS. Setelah foto Bersama selesai, kegiatan selanjutnya adalah koordinasi antara guru pamong dengan mahasiswa yang bersangkutan mengenai hal – hal yang perlu dilakukan dalam PLP selama 1 bulan. -Tim Kontributor-









