Pada tanggal 31 Juli hingga 1 Agustus 2019 lalu diadakan Lomba Kreatifitas dan Inovasi (KRENOVA) Kota Surakarta 2019. Kegiatan tersebut bertempat di kompleks area solo techno park. Pada ajang tersebut SMKN 7 Surakarta dengan diwakili dua orang siswi atas nama Amelia Agustina dan Shintya Anggraini. Tim yang didampingi oleh Ibu Helena ini membawa karya atau produk herbal berupa Lulur degan bahan dasar daun kemuning. Kegiatan yang selenggarakan oleh Badan perencanaan, penelitian dan pengembangan daerah kota Surakarta ini mengusung tema kreativitas dan inovasi untuk membangun budaya IPTEK di Kota Surakarta. Peserta Krenova ini dari berbagai kalangan baik pelajar maupun masyarakat umum dengan berbagai karya inovasi. Pada kesempatan tersebut karya lulur herbal daun kemuning mendapatkan juara harapan 1. -NR-
Industri 4.0 bidang Augmented Reality & Virtual Reality
Pendampingan Industri 4.0 bidang Augmented Reality & Virtual Reality Di zaman milenial ini teknologi semakin berkembang pesat. Tentunya kita dituntut untuk semakin mengikuti kemajuan zaman. Pemerintah sangat mendukung perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan. Dalam rangkaian bantuan sekolah rujukan dari pemerintah pusat, guru dan siswa multimedia SMK Negeri 7 Surakarta berkesempatan mendapatkan Pendampingan Industri 4.0 bidang Augmented Reality & Virtual Reality. Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada hari senin hingga rabu tanggal 30 september – 2 Oktober 2019 di Hotel Megaland Surakarta. Dalam pendampingan industri 4.0 AR & VR dimentori langsung oleh bapak Alfan Pujo Laksono dari Seamolec. Guru dan siswa jurusan Multimedia SMK Negeri 7 Surakarta mendapatkan bimbingan tentang pembuatan Augmented Reality dari nol hingga akhir menjadi aplikasi yang dapat dinikmati semua orang. Hasil dari pembuatan augmented reality akan di pamerkan dalam gelar karya Produktif yang diselenggarakan oleh tim Multimedia akhir Oktober mendatang. Sebagai kata penutup Bapak Alfan Pujo Laksono memberi memotivasi : “Kita tidak mungkin membuat software Karena kita jelas kalah dari Amerika & China Kita masih bisa menang dari mereka Buatlah konten semerik mungkin dengan aplikasi mereka! Never give up, just do it!” -H-
Kelas Industri Broadcasting
Kelas Industri Kompetensi Keahlian Produksi Siaran Program Televisi (PSPT) atau lebih dikenal Broadcasting SMKN 7 Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan pada hari efektif pembelajaran, yaitu mulai tanggal 11 Juli – 11 Oktober 2019. Dibentuknya kelas Industri ini adalah untuk mempersiapkan dan meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan peserta didik sesuai dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini juga merupakan tahap persiapan peserta didik sebelum mereka terjun ke Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI) pada praktek kerja industri. Kelas industri program keahlian PSPT ini bekerjasama dengan stasiun televisi nasional Metro TV sebagai partner dalam merumuskan kurikulum dan materi pembelajaran. Pada kegiatan ini melibatkan satu kelas peserta didik kelas XI yang kemudian dibentuk menjadi kelas Metro. Kelas industri ini meliputi kelas blok mata pelajaran produktif selama satu bulan yang diberikan kepada peserta didik antara lain pengoperasian kamera, perekaman suara dan penyuntingan digital. Selain memperoleh teori pada mata pelajaran produktif tersebut, peserta didik mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan langsung dari para praktisi pertelevisian yang didatangkan oleh sekolah sebagai guru tamu, antara lain Ibu Dewi Suspaningrum, S.Sos yang menjabat sebagai External Coordinator MRC Metro TV dan Bapak Dwi Judi Hartanto sebagai Director of Photograpy. Kedua pemateri tersebut merupakan praktisi senior dari Metro TV. Kegiatan kelas industri ini diharapkan siswa semakin mampu dan percaya diri baik dari segi pengetahuan, sikap maupun kemampuan mereka, sehingga siap menghadapi tantangan kerja di dunia industri. -NR-
Kelas Industri Akomodasi Perhotelan
Kelas Industri Kompetensi Keahlian Perhotelan SMKN 7 Surakarta Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan pada hari efektif pembelajaran, yaitu mulai tanggal 26 Agustus – 23 Oktober 2019. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan dan meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan peserta didik sesuai dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini juga merupakan tahap persiapan peserta didik sebelum mereka terjun ke Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI) pada kegiatan On the Job Training (OJT). Pada kegiatan ini dilibatkan seluruh peserta didik kelas XI kompetensi keahlian Perhotelan. Mata pelajaran produktif yang diberikan kepada peserta didik antara lain House Keeping dan Front Office, dimana peserta didik melakukan praktik langsung di lab perhotelan (edotel) selain memperoleh teori pada mata pelajaran produktif tersebut. Peserta didik mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan langsung dari para praktisi perhotelan yang didatangkan oleh sekolah sebagai guru tamu, antara lain Ibu Anita yang mengampu mapel Front Office dari Hotel Sahid dan bapak Budi yang mengampu mapel House Keeping dari Paragon Hotel. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa semakin terbekali baik dari segi knowledge, attitude maupun skill mereka sehingga siap menghadapi tantangan kerja di dunia industri. -AP-
DIKLAT KETARUNAAN SMK N 7 SURAKARTA
Pendidikan Ketarunaan Membekali Siswa SMK Diklat ketarunaan yang diselenggarakan oleh SMK N 7 Surakarta biasanya dilaksanakan setelah Masa Pengenalan Lingkungan& Sekolah (MPLS). Tepat nya pada hari kamis (25/07/2019) dan dibimbing oleh anggota TNI Kodim 0735 Surakarta. Sekitar 500 siswa baru sangat antusias dalam kegiatan ini. Sebelum kegiatan dimulai, diselenggarakan serangkaian apel pagi terlebih dahulu, dilanjutkan dengan sambutan dari kepala SMK N 7 SKA. Kepala SMK N 7 Surakarta mengatakan pelatihan ketarunaan dilaksanakan bagi siswa baru selama tiga hari kedepan. Program ini untuk membentuk karakter siswa yang tangguh dan cinta bangsa untuk mendukung pendidikan nasional. “ Ketarunaan merupakan kegiatan pembelajaran yang menerapkan prinsip- prinsip kedisiplinan yang bertujuan untuk membentuk karakter pada setiap individu dan diharapkan Nilai- nilai yang ditanamkan pada siswa selama mengikuti diklat ketarunaan ini dapat terus diamalkan. Kami yakin, pendidikan ketarunaan ini akan memberi bekal pendidikan karakter yang berguna buat siswa di sekolah maupun di dunia kerja nanti nya“ Kata Kepala Sekolah. Siswa sangat senang dan antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan diklat ketarunaan ini. meski lelah dan berat mereka tetap semangat dan ceria. Semangat terus Sevkanian. Reporter : Salsabila XI BC 2
Supervisi Program oleh Pustekkom
Rabu 6 maret 2019 smkn 7 surakarta mendapat kunjungan dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kemendikbud. Kunjungan kali ini dalam ranggka workshop dan pengawasan program bagi jurusan broadcast untuk memastikan konten dan alur produksi yang dihasilkan sesuai dengan standar yang disepakati baik secara materi, media, teknis, dan juga untuk mengkaji konten-konten yang dihasilkan. Pustekkom juga memberikan pendampingan dalam proses revisi konten yang sudah dihasilkan. Semangat broadcast, Semangat siswa siswi smkn 7, Smk bisa hebat jaya. -N-
Pelatihan Tata Boga
Ada yang berbeda di dapur Tata Boga SMKN 7 Surakarta kali ini, bukan hanya siswa yang belajar tetapi ibu-ibu perwakilan kelurahan se-Solo raya. Kegiatan yang bertajuk Pelatihan Penumbuhan dan Pengembangan Wira Usaha Baru Produk Olahan Makanan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Propinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 4 hingga 6 Maret 2019 ini dibimbing oleh guru-guru dari jurusan Tata Boga Nur Fitri wahyanti, S.Pd, Desmaeati, S.Pd dan Wahyu Rochmawati, S.Pd. Setelah pelatihan ini para peserta diharap mampu mengolah, menghias serta mengemas produk olahan untuk siap dipasarkan sehingga bisa menciptakan wirausaha baru dibidang makanan. Semangat Boga SMK Bisa Hebat Jaya -N-
Guru SMKN 7 Surakarta dikirim pelatihan ke luar negeri
Jakarta, 27 Februari 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mengadakan acara seremonial Pelepasan Program Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ke Luar Negeri Tahun 2019. Pada program tersebut Dua guru SMKN 7 Surakarta terpilih untuk menjadi bagian dari 1200 guru dari indonesia yang dikirim ke luar negeri, mereka akan menjalani pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru. Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd menjadi satu satunya perwakilan guru PJOK dari Kota Surakarta dengan tujuan University of Queensland, Australia dan ibu Flaviana Wihartinah S.Pd dengan tujuan Hattori Nutrition College di Tokyo Japang. Pelatihan di luar negeri dilaksanakan mulai tanggal 26 Februari 2019 sampai dengan 28 Maret 2019. Para pendidik yang mengikuti program tersebut dapat langsung meneguk pengalaman dalam proses pembelajaran untuk mengubah cara mempersiapkan diri sebelum mengajar, selama proses pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar, dan mengalami serta memperhatikan langsung budaya belajar di sekolah dan institusi yang dikunjunginya. Selama mengikuti program pelatihan di luar negeri, para guru dan Diktendik diharapkan dapat menyerap semua materi yang diberikan dan untuk dipraktikkan serta menyebarluaskan kepada guru atau Diktendik dan kelompok kerja di daerah mereka. -N-











