Menanamkan Nilai Kebangsaan dan Kedisiplinan melalui Kegiatan Ketarunaan Ketarunaan merupakan kegiatan yang bertujuan membentuk karakter murid, khususnya dalam hal disiplin, kepemimpinan, dan kerjasama tim. Ketarunaan diharapkan dapat membentuk karakter murid dalam hal penanaman nilai-nilai, kemandirian, kejujuran, tanggung jawab dan juga rasa saling hormat menghormati baik dilingkungan sekolah, tempat tinggal maupun dimana saja. Kegiatan ketarunaan SMK Negeri 7 Surakarta menjadi satu rangkaian dengan kegiatan MPLS berkolaborasi antara Kesiswaan dengan KODIM 0735 Surakarta yang bertujuan untuk membekali murid kelas X dalam membentuk karakter kebangsaan dan kedisiplinan. Kegiatan ini diisi dengan kegiatan lapangan dan kegiatan teori di aula SMK Negeri 7 Surakarta dibimbing oleh instruktur profesional dari TNI. Kegiatan Ketarunaan meliputi latihan dasar kepemimpinan (LDK), kegiatan baris-berbaris, pelatihan fisik, dan kegiatan lain yang bertujuan untuk membentuk karakter murid. Dengan adanya kegiatan ketarunaan diharapkan murid-murid SMK Negeri 7 Surakarta dapat meningkatkan kedisiplinan dalam segala hal dan memiliki karakter yang kuat serta siap menghadapi tantangan dunia.
Kelas Industri Akomodasi Perhotelan
Kelas Industri Kompetensi Keahlian Perhotelan SMKN 7 Surakarta Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan pada hari efektif pembelajaran, yaitu mulai tanggal 26 Agustus – 23 Oktober 2019. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan dan meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan peserta didik sesuai dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini juga merupakan tahap persiapan peserta didik sebelum mereka terjun ke Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI) pada kegiatan On the Job Training (OJT). Pada kegiatan ini dilibatkan seluruh peserta didik kelas XI kompetensi keahlian Perhotelan. Mata pelajaran produktif yang diberikan kepada peserta didik antara lain House Keeping dan Front Office, dimana peserta didik melakukan praktik langsung di lab perhotelan (edotel) selain memperoleh teori pada mata pelajaran produktif tersebut. Peserta didik mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan langsung dari para praktisi perhotelan yang didatangkan oleh sekolah sebagai guru tamu, antara lain Ibu Anita yang mengampu mapel Front Office dari Hotel Sahid dan bapak Budi yang mengampu mapel House Keeping dari Paragon Hotel. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa semakin terbekali baik dari segi knowledge, attitude maupun skill mereka sehingga siap menghadapi tantangan kerja di dunia industri. -AP-
DIKLAT KETARUNAAN SMK N 7 SURAKARTA
Pendidikan Ketarunaan Membekali Siswa SMK Diklat ketarunaan yang diselenggarakan oleh SMK N 7 Surakarta biasanya dilaksanakan setelah Masa Pengenalan Lingkungan& Sekolah (MPLS). Tepat nya pada hari kamis (25/07/2019) dan dibimbing oleh anggota TNI Kodim 0735 Surakarta. Sekitar 500 siswa baru sangat antusias dalam kegiatan ini. Sebelum kegiatan dimulai, diselenggarakan serangkaian apel pagi terlebih dahulu, dilanjutkan dengan sambutan dari kepala SMK N 7 SKA. Kepala SMK N 7 Surakarta mengatakan pelatihan ketarunaan dilaksanakan bagi siswa baru selama tiga hari kedepan. Program ini untuk membentuk karakter siswa yang tangguh dan cinta bangsa untuk mendukung pendidikan nasional. “ Ketarunaan merupakan kegiatan pembelajaran yang menerapkan prinsip- prinsip kedisiplinan yang bertujuan untuk membentuk karakter pada setiap individu dan diharapkan Nilai- nilai yang ditanamkan pada siswa selama mengikuti diklat ketarunaan ini dapat terus diamalkan. Kami yakin, pendidikan ketarunaan ini akan memberi bekal pendidikan karakter yang berguna buat siswa di sekolah maupun di dunia kerja nanti nya“ Kata Kepala Sekolah. Siswa sangat senang dan antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan diklat ketarunaan ini. meski lelah dan berat mereka tetap semangat dan ceria. Semangat terus Sevkanian. Reporter : Salsabila XI BC 2
Kegiatan Ketarunaan bagi Peserta didik Kelas X
Indonesia memerlukan sumberdaya manusia dalam jumlah dan mutu yang memadai sebagai pendukung utama dalam pembangunan. Untuk memenuhi sumberdaya manusia tersebut, pendidikan memiliki peran yang sangat penting. Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3, yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Di era modern ini, seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, karakter dari masing-masing individupun ikut mengalami pergeseran. Karakter dan kepribadian ini cenderung mengalami mengalami pergeseran ke arah negatif. Oleh karena itu dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi perkembangan karakter, sehingga anggota masyarakat mempunyai kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap memperhatikan sendi-sendi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan norma-norma sosial di masyarakat yang telah menjadi kesepakatan bersama. Untuk mendorong perkembangan karakter menuju ke arah yang lebih baik, SMK N 7 Surakarta yang baru-baru ini menjadi salah satu dari 5 sekolah berbasis kepahlawanan di Indonesia mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan ketarunaan. Hal ini sejalan dengan pemikiran ibu Wening Sukmanawati, S.Pd, M. Pd selaku Kepala SMKN 7 Surakarta yang sudah menginginkan pendidikan ketarunaan tersebut sejak lama. Kegiatan ini dilaksanakan 3 hari secara intensif melalui kerjasama dengan KODIM 0735 Surakarta. Pendidikan dan pelatihan ketarunaan ini dilaksanakan di SMK Negeri 7 Surakarta pada tanggal 18-20 Desember 2017, diikuti oleh seluruh siswa SMK N 7 Surakarta kelas X dengan mengusung tema “Menciptakan generasi berpotensi kepemimpinan dengan mental spiritual, ideologi, kejuangan dan kepemimpinan.” Kegiatan hari pertama dimulai dengan apel pagi dan pembukaan yang dilakukan oleh kepala SMKN 7 Surakarta Apel pembukaan kegiatan kemudian dilanjutkan dengan amanat oleh Peltu Kusnanto dari Kodim 0735 Surakarta. Selesai mendengarkan amanat, siswa-siswi kelas X SMKN 7 Surakarta dibagi menjadi 4 kompi yang masing-masing kompi dilatih oleh 1 personil dari Kodim 0735 Surakarta dan kompi tersebut dibagi lagi menjadi 3 pleton. kegiatan hari pertama ini menekankan pada aspek etika dan bela Negara. Kegiatan hari kedua diawali dengan senam pagi kemudian istirahat sholat, makan dilanjutkan dengan pelatihan PBB. Hari ketiga ditekankan kembali materi PBB dan etika yang disesuaikan terhadap standar etika pada tata cara mengikuti kegiatan KBM dengan baik. Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan karakter siswa yang sesuai dengan tema dapat terbentuk melalui kedisiplinan dan hukuman-hukuman diberikan.











