Perkuat Layanan Digital, SMKN 7 Surakarta Studi Tiru Jaringan Internet ke SMA N 5 Surakarta 5 Februari 2026, Tim Humas dan IT SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan kegiatan kunjungan studi tiru ke SMA Negeri 5 Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung pengembangan infrastruktur jaringan internet yang efisien, pengelolaan jaringan WiFi yang rapi, serta penerapan sistem satu pengguna satu akun (one user one account) yang telah berjalan dengan baik di SMA Negeri 5 Surakarta. Kunjungan ini disambut dengan baik oleh Kepala Sekolah Bapak Sasmito, S.Pd, beserta jajaran manajemen SMA Negeri 5 Surakarta. Tim SMK Negeri 7 Surakarta yang terdiri dari lima orang Staf Humas dan IT mendapatkan pemaparan menyeluruh terkait perencanaan dan pengelolaan sistem jaringan, mulai dari manajemen bandwidth, pengaturan akses pengguna, hingga penataan perangkat jaringan agar lebih tertib, aman, dan mudah dikelola. Selain itu, turut dibahas proses dan mekanisme pengadaan infrastruktur jaringan, mulai dari perencanaan kebutuhan, pemilihan perangkat, hingga tahapan pengadaan yang efektif dan sesuai ketentuan. Selain aspek teknis pengelolaan jaringan, tim juga mempelajari penataan perangkat jaringan yang rapi dan terstruktur, sehingga memudahkan proses pemeliharaan dan pengawasan. Tidak hanya itu, pihak SMA Negeri 5 Surakarta juga berbagi pengalaman terkait proses dan mekanisme pengadaan infrastruktur jaringan, mulai dari analisis kebutuhan, pemilihan spesifikasi perangkat yang sesuai dengan kondisi sekolah, hingga tahapan pengadaan yang efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diskusi ini memberikan gambaran nyata tentang pentingnya perencanaan matang agar pengembangan jaringan internet sekolah dapat berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran. Melalui kegiatan studi tiru ini, SMK Negeri 7 Surakarta berharap dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh SMA Negeri 5 Surakarta dalam pengelolaan jaringan internet sekolah. Hasil kunjungan ini diharapkan menjadi referensi strategis dalam pengembangan sistem jaringan yang lebih efisien, aman, dan terintegrasi, sehingga mampu mendukung optimalisasi layanan administrasi serta proses pembelajaran berbasis digital. Ke depan, SMK Negeri 7 Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan teknologi informasi sebagai bagian dari transformasi menuju sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan di era digital. Instagram SMA N 5 Surakarta
Kolaborasi SMKN 7 Surakarta dan MGMP Bahasa Jepang Jateng-DIY dalam Gelaran Bunkasai 2026
Jelajahi Budaya Jepang di Bunkasai 2026: Sinergi SMKN 7 Surakarta dan MGMP Bahasa Jepang Jateng-DIY Mengawali lembaran baru di tahun 2026, SMK Negeri 7 Surakarta membawa kabar gembira bagi kalian para pecinta budaya Jepang. Bekerja sama dengan MGMP Bahasa Jepang Jawa Tengah dan DIY, sekolah kita tercinta akan menyelenggarakan acara tahunan bergengsi: Festival Budaya dan Lomba Bahasa Jepang atau yang lebih akrab dikenal sebagai Bunkasai (文化祭) 2026. Perhelatan besar ini juga terselenggara berkat dukungan penuh dari The Japan Foundation, lho!. Penasaran apa saja keseruannya? Yuk, simak detailnya! Ajang Unjuk Bakat: Lomba Bahasa dan Seni Bunkasai tahun ini akan dimeriahkan oleh berbagai kompetisi menarik yang biasanya diikuti oleh murid tingkat menengah. Beberapa cabang lomba yang akan dipertandingkan antara lain: Lomba Hyoki: Menulis huruf Hiragana dan Katakana. Lomba Presentasi: Mengasah kemampuan berbicara dalam Bahasa Jepang dengan tema “Makanan”. Lomba Gundoku: Seni membaca puisi bernada. Lomba Coversong: Menampilkan bakat menyanyi lagu-lagu Jepang. Lomba Cerdas Cermat: Adu ketangkasan pengetahuan seputar Jepang. Dukung Delegasi SMKN 7 Surakarta! Teman-teman kita dari SMKN 7 Surakarta tidak mau ketinggalan untuk mengukir prestasi di ajang ini. Mari kita berikan dukungan penuh kepada perwakilan sekolah kita: Kak Danang Yulian Baskoro (XI PS 3) – Lomba Hyoki. Kak Grisheila Hasna Ramadhani (XI PS 2) – Lomba Hyoki. Kak Nabila Mutiara Sani (XI BCF 1) – Lomba Hyoki. Kak Marsya Novisha (X PS 3) – Lomba Coversong. Ayo, seluruh civitas akademika, kita berikan semangat terbaik agar mereka bisa meraih hasil yang maksimal!. Keseruan Festival Budaya: Yukata hingga Cosplay Tidak hanya soal kompetisi, Bunkasai 2026 juga akan memanjakan pengunjung dengan berbagai pengalaman budaya yang otentik. Kamu bisa mencoba pengalaman memakai Yukata (pakaian tradisional Jepang), belajar seni kaligrafi Shodo, hingga seni melipat kertas Origami. Tak ketinggalan, akan ada komunitas cosplay yang memeriahkan suasana, dan ssssttt… ada kejutan dari Guest Star spesial juga, lho!. Catat Tanggalnya! Jangan sampai ketinggalan momen seru ini. Catat jadwalnya dan ajak teman-temanmu: Hari/Tanggal: Sabtu, 17 Januari 2026. Waktu: Mulai pukul 08.00 WIB. Lokasi: SMKN 7 Surakarta. Kami tunggu kedatangan kalian semua untuk merayakan semangat kreativitas dan persahabatan di Bunkasai 2026!. Doumo Arigatou!.
“Mengintegrasikan Teori dan Praktik, Kelas X & XI ULP Membedah Potensi Wisata Heritage dari Solo hingga Semarang”
Kegiatan Outing Class Kelas X ULP dan Kelas XI ULP Pada hari Selasa, 9 Desember 2025, siswa kelas X ULP melaksanakan kegiatan Outing Class sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai budaya lokal, sejarah, serta potensi wisata yang berkaitan dengan dunia pariwisata dan pelayanan pelanggan. Kunjungan ke Rasamadu Heritage Perjalanan diawali dengan kunjungan ke Rasamadu Heritage, sebuah kawasan edukasi yang memadukan budaya, sejarah, dan keindahan alam. Di sini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah kawasan Rasamadu, proses pengembangan destinasi wisata heritage, serta bagaimana pengelola menerapkan standar pelayanan dan pengalaman wisata bagi pengunjung. Siswa juga diajak berkeliling area heritage untuk mengamati arsitektur bangunan, spot budaya, dan tata kelola destinasi. Kegiatan observasi ini membantu mereka memahami bagaimana lingkungan wisata dikelola agar tetap menarik dan tetap mempertahankan nilai sejarahnya. Pembelajaran di Museum Keris Perhentian berikutnya adalah Museum Keris, tempat yang menyimpan ratusan koleksi keris dengan nilai sejarah dan filosofi yang tinggi. Peserta didik mengikuti sesi edukasi mengenai: – Sejarah keris sebagai warisan budaya Nusantara – Teknik pembuatan keris oleh para empu – Ragam motif pamor keris – Makna filosofis yang terkandung dalam setiap bentuk dan ukiran. Siswa tampak antusias saat melihat koleksi keris dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mencatat informasi penting sebagai bahan evaluasi dan diskusi di kelas, khususnya terkait hubungan budaya, seni, dan pariwisata. Aktivitas Tubing di Soko Alas Setelah belajar budaya dan sejarah, kegiatan dilanjutkan dengan pengalaman rekreasi di Soko Alas, yaitu river tubing yang menyuguhkan petualangan menyusuri aliran sungai yang jernih dan teduh. Sebelum memulai, siswa diberikan pengarahan tentang keselamatan, penggunaan perlengkapan, serta etika menjaga kelestarian lingkungan sungai. Selain memberikan hiburan, aktivitas tubing ini melatih kerja sama, keberanian, dan kekompakan antar siswa. Suasana penuh tawa dan semangat terlihat sepanjang perjalanan menyusuri sungai, menjadikan momen ini pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta. Kegiatan Outing Class kelas X ULP berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Melalui kunjungan ke Rasamadu Heritage, Museum Keris, dan aktivitas tubing di Soko Alas, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengembangkan sikap peduli budaya, kerja sama, dan apresiasi terhadap potensi pariwisata daerah. Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, siswa kelas XI ULP melaksanakan kegiatan Outing Class sebagai bentuk pembelajaran langsung di lapangan. Kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai sejarah, arsitektur heritage, serta perkembangan pariwisata kota Semarang. Melalui kunjungan ke Lawang Sewu, Kota Toea, dan kawasan Kota Lama, siswa diharapkan mampu memahami hubungan antara pelestarian budaya, pelayanan wisata, dan daya tarik destinasi. Kunjungan ke Lawang Sewu Perjalanan dimulai dari destinasi ikonik Semarang, yaitu Lawang Sewu. Bangunan bersejarah peninggalan Belanda ini menyuguhkan arsitektur megah yang sarat nilai historis. Di sini, siswa mengikuti tur edukatif yang dipandu oleh petugas museum. Mereka mendapatkan informasi mengenai: – Sejarah pembangunan Lawang Sewu – Fungsi bangunan pada masa kolonial – Arsitektur khas Indische – Upaya pelestarian bangunan sebagai heritage tourism. Peserta didik melakukan observasi langsung dan mendokumentasikan spot-spot penting seperti ruang kaca patri, lorong bawah tanah, hingga area pameran di dalam gedung. Kunjungan ini memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana destinasi sejarah dikelola secara profesional untuk wisata edukasi. Eksplorasi Kota Toea Kegiatan berlanjut menuju kawasan Kota Toea, sebuah area yang mempertahankan nuansa klasik kota Semarang di masa lampau. Siswa diajak berjalan menyusuri bangunan tua yang masih berdiri kokoh, sambil mempelajari peran kawasan ini dalam perkembangan perekonomian dan pemerintahan pada era kolonial. Selama eksplorasi, siswa diminta memperhatikan karakter arsitektur, aktivitas masyarakat, serta potensi wisata yang dapat dikembangkan. Kegiatan ini membantu mereka memahami bagaimana sebuah kawasan dapat dikemas menjadi daya tarik wisata heritage yang bernilai tinggi. Mengunjungi Kawasan Kota Lama Destinasi terakhir adalah kawasan Kota Lama, yang dikenal sebagai “Little Netherlands” karena bangunan-bangunannya yang bergaya Eropa. Di kawasan ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk: – Mengamati konsep revitalization tourism – Melihat langsung bagaimana bangunan tua disulap menjadi kafe, galeri seni, dan spot wisata – Mempelajari pengelolaan destinasi berbasis budaya untuk meningkatkan ekonomi kreatif. Siswa juga melakukan sesi dokumentasi foto untuk menambah pemahaman tentang angle, estetika bangunan, dan storytelling destinasi wisata—pengetahuan yang relevan untuk pelajaran layanan perhotelan dan perjalanan wisata. Kegiatan Outing Class kelas XI ULP berjalan lancar dan penuh antusiasme. Melalui pembelajaran di Lawang Sewu, Kota Toea, dan kawasan Kota Lama, siswa memperoleh banyak wawasan mengenai sejarah, budaya, dan pengelolaan destinasi wisata. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa serta keterampilan observasi yang penting dalam dunia pariwisata. Diharapkan pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam memahami pelayanan wisata dan pengembangan destinasi berbasis heritage.
Sinergi Warga Sekolah: SMKN 7 Surakarta Serahkan Bantuan Kemanusiaan Melalui KODIM 0735 Surakarta
Warga SMKN 7 Surakarta Salurkan Donasi Peduli Bencana untuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Surakarta – Pada hari Senin, 8 Desember 2025, seluruh warga SMK Negeri 7 Surakarta menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap para korban bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Donasi yang berhasil dihimpun berasal dari partisipasi siswa sebesar Rp1.000.000,- serta dari guru dan karyawan sebesar Rp2.895.000,-, sehingga total dana yang terkumpul mencapai Rp3.895.000,-. Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan sembako yang terdiri atas 100 kg beras, 10 karton mi instan, 5 karton biskuit, dan 2 karton susu kental manis. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala SMK Negeri 7 Surakarta, Drs. Y. Sugeng Prihanto, M.Pd., melalui Komando Distrik Militer (KODIM) 0735 Surakarta yang diwakili oleh Bapak Sertu Bambang Suryanto. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat segera sampai ke daerah terdampak dan mampu meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong seluruh keluarga besar SMKN 7 Surakarta dalam membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan.
Siswa ULP SMK Negeri 7 Surakarta Dapat Materi Grooming dan Greeting dari Solo Safari Zoo
“Solo Safari Zoo Hadir di SMK Negeri 7 Surakarta, Dorong Siswa ULP Kuasai Etika Profesional Pariwisata” Pada Rabu, 3 Desember 2025, Kompetensi Keahlian Usaha Layanan Pariwisata (ULP) SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan kegiatan Motivasi Budaya Kerja yang bertempat di aula sekolah. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini dihadirkan sebagai upaya sekolah untuk membekali peserta didik dengan pemahaman awal mengenai etika profesional di dunia industri pariwisata. Acara ini menghadirkan narasumber dari Solo Safari Zoo, salah satu industri pariwisata terkemuka di Kota Surakarta. Seluruh murid kelas X ULP mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya grooming (penampilan diri) dan greeting (cara menyapa tamu) sebagai keterampilan dasar yang wajib dimiliki tenaga layanan pariwisata dan dapat mulai dilatih sejak di bangku sekolah. Selain itu, peserta didik juga mendapatkan penjelasan tentang budaya kerja yang diterapkan di industri pariwisata dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruhmurid kelas X ULP semakin siap membangun karakter kerja yang profesional, komunikatif, dan berorientasi layanan sebagai bekal menuju dunia kerja maupun praktik industri di masa mendatang.
PERINGATAN HARI GURU NASIONAL SMK NEGERI 7 SURAKARTA
SMKN 7 Surakarta menyelenggarakan peringatan Hari Guru Nasional selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 24–25 November 2025. Rangkaian kegiatan dimulai sejak hari Senin dengan berbagai lomba seperti Unjuk Bakat, Fashion Show murid. Kegiatan Lomba dibuka oleh ketua Panitia Peringatan Hari Guru, Ibu Sri Wahyuni, S.Si. Kegiatan didukung dengan hadirnya gerai UMKM sekolah yang menyediakan beragam makanan dan minuman untuk menyemarakkan acara. Memasuki hari kedua, Selasa kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diawali dengan Upacara Hari Guru yang berlangsung di lapangan tenis. Upacara dipimpin oleh Bapak Kristiyono, S.Pd sebagai Pembina Upacara, dengan seluruh petugas berasal dari bapak dan ibu guru. Para guru, murid hingga panitia mengikuti rangkaian upacara dengan khidmat. Usai upacara, acara dilanjutkan dengan penampilan nyanyian dari salah satu murid. Setelah itu, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Pembina Upacara bersama jajaran WAKA, KTU, dan tim TPMPS sebagai bentuk syukur atas peringatan Hari Guru. Seluruh bapak-ibu guru kemudian dipersilakan untuk mengikuti sesi foto bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi sebagai bentuk apresiasi kepada para guru, disusul pemberian apresiasi berupa setangkai bunga mawar oleh para murid sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih. Kegiatan berlanjut di lapangan rumput yang menjadi pusat acara utama. Di lokasi ini, Lomba Fashion Show Guru dibuka dan menjadi perhatian utama para murid. Selanjutnya, rangkaian peringatan Hari Guru diisi dengan sambutan panitia, penampilan OSIS, serta atraksi dari berbagai ekstrakurikuler, seperti Pramuka, PMR, Siswa Pecinta Alam, Bahasa Jepang, Perisai Diri, Rohis, dan Rokris. Selain itu, para pemenang lomba Unjuk Bakat dan Fashion Show yang telah dilaksanakan pada hari Senin turut tampil kembali untuk menghibur peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme hingga ditutup oleh MC. Perayaan dua hari Hari Guru Nasional di SMKN 7 Surakarta ini menjadi momen istimewa yang sarat apresiasi, kreativitas, serta mempererat kebersamaan antara siswa dan para pendidik.
Mahasiswa UKTS Berkolaborasi dengan TPAB Mutiara SMK N 7 Surakarta dalam Pengembangan Branding dan Promosi Digital
Mahasiswa Manajemen Universitas Kristen Teknologi Solo Semester 5 meningkatkan citra dan jangkauan promosi Taman Penitipan Anak Balita MUTIARA Surakarta, 19 Agustus 2025 – Program “Semester Berkarya” memberikan kesempatan kepada mahasiswa semester 5 untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah dalam kegiatan nyata yang bermanfaat dan membantu masyarakat. Elsa Wahyu Saputri dan Reva Putri Aryani jurusan Manajemen memutuskan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat yang bermitra bersama kompetensi keahlian Pekerjaan Sosial SMK Negeri 7 Surakarta “Taman Penitipan Anak Balita (TPAB) MUTIARA”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan citra merek dengan merancangkan logo dan promosi digital berupa konten digital di platform Instagram. TPAB Mutiara kini memiliki logo resmi yang merepresentasikan nilai-nilai inti lembaga: semangat, kasih sayang, dan keamanan bagi anak-anak melalui warna dan elemen-elemen dalam logo. Dipatenkannya logo ini, menegaskan identitas TPAB Mutiara sebagai lembaga yang profesional dan terpercaya. Selsin itu, TPAB Mutiara juga memperluas jangkauannya ke media sosial dengan meluncurkan akun Instagram @mutiara_smkn7surakarta. Platform ini akan menjadi wadah berbagi cerita, kegiatan, dan informasi penting, menjembatani komunikasi antara pengelola, orang tua, dan masyarakat. Pengembangan logo dan konten di akun Instagram ini merupakan hasil kolaborasi antara TPAB Mutiara dan mahasiswa manajemen UKTS yang tengah menjalankan program “Mahasiswa Berkarya.” Keterlibatan mahasiswa dalam proses kreatif ini diharapkan memberikan pengalaman praktis sekaligus membantu TPAB Mutiara tumbuh dan semakin dikenal luas. Dengan adanya kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara dunia pendidikan dan lembaga sosial dapat memberikan manfaat luas dan dampak positif bagi masyarakat.
Gelar Karya Penilaian Sumatif Akhir Semester Ganjil 2025/2026 SMK Negeri 7 Surakarta
“Kreasi, Kolaborasi dan Inovasi untuk Masa Depan” SMKN 7 Surakarta kembali menyelenggarakan Gelar Karya sebagai bagian dari Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung pada 17–20 November 2025 di Aula SMKN 7 Surakarta ini menjadi puncak gelar karya dari rangkaian penilaian berbasis proyek yang menekankan kreativitas, inovasi, dan keterampilan nyata murid. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid dari semua konsentrasi keahlian Kelas X dan XI. Sebelumnya, gelar karya telah dibuka oleh konsentrasi keahlian Broadcasting dan Perfilman serta Desain Komunikasi Visual, yang menampilkan karya-karya visual berupa pameran foto unggulan dan tampilan panggung sebagai rangkaian pembuka dipendopo joglo balai kota Surakarta. Pada pelaksanaan inti tanggal 17–20 November 2025, empat konsentrasi keahlian turut berpartisipasi, yaitu: 1. Usaha Layanan Pariwisata Pada hari pertama, murid kelas XI konsentrasi keahlian Usaha Layanan Pariwisata menampilkan eksplorasi potensi wisata serta permainan tradisional yang menjadi salah satu daya tarik budaya Nusantara yang disajikan oleh kelas X. Sajian ini tidak hanya menunjukkan kreativitas siswa dalam merancang paket wisata, tetapi juga kemampuan komunikasi, hospitality, serta pemahaman mereka terhadap nilai budaya lokal. 2. Pekerjaan Sosial Peserta didik Pekerjaan Sosial menampilkan karya bertema “Filantropi”, berupa penyajian data dan temuan lapangan hasil pendataan lansia, balita, dan penyandang disabilitas di masyarakat. Mereka juga memaparkan implementasi ilmu pekerjaan sosial melalui berbagai bentuk pelayanan sosial (PKKS). Kegiatan ini menunjukkan kepedulian sosial, kemampuan asesmen, hingga kolaborasi siswa dalam kerja-kerja kemanusiaan. 3. Kuliner Pada hari ketiga, konsentrasi keahlian Kuliner memukau pengunjung dengan berbagai produk olahan khas. •Kelas X menampilkan live cooking pembuatan klepon yang menarik perhatian pengunjung. •Kelas XI mempersembahkan beragam produk pastry, cake, dan olahan kreatif lainnya, lengkap dengan penampilan panggung yang atraktif. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan keterampilan teknik memasak, kreativitas penyajian, serta kemampuan bekerja dalam tim. 4. Perhotelan Hari keempat menjadi penutup yang spektakuler. Konsentrasi keahlian Perhotelan menghadirkan: •Lomba napkin dan towel art yang diikuti ratusan peserta dengan antusias, dinilai langsung oleh guru-guru berkompeten. •Stand Housekeeping, Front Office, dan Food & Beverage yang menampilkan keterampilan layanan perhotelan secara langsung. •Kelas X mempresentasikan Hotel Exhibition bertema hotel promotion and entrepreneurship, sebagai bentuk penguatan kompetensi bisnis dan pemasaran di bidang perhotelan. Di sini mereka juga berlatih untuk menjadi pribadi wirausahawan dengan menjual produk-produk unggulan mereka. Pembelajaran Bermakna dan Kesiapan Masa Depan Melalui gelar karya ini, peserta didik tidak hanya diuji dari sisi pengetahuan, tetapi juga kemampuan menerapkan keterampilan secara nyata. Pendekatan hands-on, kolaboratif, dan berorientasi proyek ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta didik, menumbuhkan kreativitas serta inovasi, membangun karakter kerja yang disiplin dan bertanggung jawab, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global di dunia kerja. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa SMKN 7 Surakarta terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Asri- Wakakur
Gelar Karya Kolaborasi BCF dan DKV SMK Negeri 7 Surakarta: “Di Batas Cakrawala Vol. 4” & “Deskomfest 4.1” di Pendhapi Gedhe Balai Kota Surakarta
Tunjukkan Karya Nyata: Kolaborasi Broadcasting-Perfilman dan DKV dalam “Di Batas Cakrawala Vol. 4” & “Deskomfest 4.1” Surakarta, 6 November 2025 — Pendhapi Gedhe Balai Kota Surakarta SMK Negeri 7 Surakarta kembali menggelar kegiatan tahunan Gelar Karya Kolaborasi yang bertajuk “Di Batas Cakrawala Vol. 4” dari kompetensi keahlian Broadcasting dan Perfilman, serta “Deskomfest 4.1” dari kompetensi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV). Acara ini berlangsung meriah di Pendhapi Gedhe Balai Kota Surakarta pada Kamis, 6 November 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bapak Dwi Ariyatno, S.STP., M.A.P., selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan sambutan Wali Kota Surakarta, Bapak Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kreativitas dan kolaborasi para siswa SMK Negeri 7 Surakarta dalam menampilkan karya nyata dan inovatif di bidang seni, desain, serta media. Selain itu, beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan perkembangan pendidikan di kota Surakarta. Pameran ini diharapkan tidak sekadar menciptakan generasi yang siap bekerja. Lebih dari itu, juga siap menciptakan lapangan kerja. “Kalian telah membuktikan bahwa SMK harus bisa menjawab tantangan. smk bukan pencetak pengangguran,” papar Kepala SMKN 7 Solo Bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd. Sebagai gelar karya, kelas XI Broadcasting dan juga menampilkan karya jurnalistik dalam bentuk video soft news dan praktik simtem multicamera dengan siaran live streaming. Sedangkan dari kelas XI DKV menampilkan produk-produk vendor pendukung dalam dunia wedding atau acara pernikahan. Acara ini tidak hanya menampilkan pameran fotografi dan desain visual dari kelas X saja, tetapi juga menyuguhkan berbagai penampilan seni dari siswa-siswi SMK Negeri 7 Surakarta, mulai dari solo vokal, penampilan band, hingga tari tradisional. Kemeriahan acara semakin terasa lengkap dengan partisipasi penampilan dari beberapa sekolah di Kota Solo, seperti SMP Muhammadiyah 2 Surakarta, SMP Negeri 27 Surakarta, dan SMK Negeri 8 Surakarta. Selain pameran dan pertunjukan, acara ini juga menghadirkan workshop serta lomba fotografi menggunakan smartphone yang diikuti oleh 30 peserta dari tingkat SMP se-Kota Surakarta yang diisi oleh Mas Herlambang Gilang SN, S.Kom., M.M., jurnalis dan fotografer salah satu DuDi yang menjadi rekanan SMK Negeri 7 surakarta. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk mengembangkan kreativitas serta kepekaan visual di era digital yang terus berkembang. Harapannya, acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya seni, tetapi juga menjadi wadah inovasi dan pembelajaran yang bermanfaat bagi seluruh peserta dan masyarakat luas. Melalui kegiatan “Di Batas Cakrawala Vol. 4” dan “Deskomfest 4.1”, SMK Negeri 7 Surakarta menegaskan komitmennya dalam membangun ruang ekspresi, kolaborasi, dan penguatan karakter kreatif bagi generasi muda Solo yang siap bersaing di dunia industri kreatif dan digital. Kegiatan Gelar Karya Kolaborasi ini terselenggara berkat dukungan dan kontribusi dari berbagai pihak sponsor dan media partner yang telah menyukseskan kegiatan ini, meliputi: Sponsor Pendukung: 1. Balai Kota Surakarta 2. ABG Production 3. DOSS Camera & Gadget 4. Spectrum Sound Solo 5. Rosin Resto 6. Victor 7 7. The Amrani Syariah Hotel 8. Lumiere Studio 9. PT. Solo Murni (Kiky Creative Product) 10. Dapur Aisyah 11. Najwa Make-Up 12. Batik Aqila 13. Dewi Catering 14. Cleo Mineral water 15. Abata WO 16. MiraChong 17. SSC (SS Cinema) 18. SON Videoworks 19. CV. Ar-Rasyid 20. Cokro Toko oleh-oleh 21. Koko Baskoro Music 22. Ayah Rizki 23. Toko Roti Sajiem 24. Ardhana Photo Videography 25. Priti Batik 26. Smartfren 27. Firda Make Up 28. Tortizza Media Partner: 1. Mlampah Solo, 2. Solo Event, 3. Mudamudi Solo, 4. Klik Solo, 5. Dolan ke Solo, 6. Japanetz, 7. RRI Pro2 FM, 8. Karavan Radio FM, 9. Himakom Unisri, 10. NLMedia.id, 11. Karisma FM, 12. Warta Bengawan News, dan 13. Takabari.
Michael Julius Cezar, Siswa SMKN 7 Surakarta, Raih Medali Perak eSports Asian Youth Games 2025 Bahrain.
Michael, Siswa SMKN 7 Surakarta Ukir Prestasi di Kancah Asia Michael Julius Cezar Raih Medali Perak eSports Asian Youth Games 2025 Bahrain Kami bersyukur dapat berbagi kabar yang membanggakan dari ajang olahraga internasional, Ananda Michael Julius Cezar, siswa kebanggaan SMK Negeri 7 Surakarta, telah menunjukkan kemampuan dan prestasi terbaiknya dengan meraih Medali Perak pada perhelatan akbar 3rd Asian Youth Games 2025 yang diselenggarakan di Manama, Bahrain, pada tanggal 22 hingga 31 Oktober 2025. Ajang Asian Youth Games kali ini mempertemukan atlet-atlet muda (usia 14-17 tahun) dari 45 negara se-Asia. Michael, yang terpilih untuk mewakili Kontingen Indonesia, berkompetisi dalam kategori eSports – eFootball 1v1. Perjalanan Michael dalam babak penyisihan hingga mencapai final adalah cerminan dari ketekunan, strategi yang matang, dan semangat juang. Meskipun di partai puncak harus mengakui keunggulan tipis dari perwakilan Thailand, pencapaian Medali Perak ini adalah sebuah prestasi yang sangat berharga. Keberhasilan ini tidak hanya membawa nama Michael dan SMKN 7 Surakarta, tetapi juga turut mengharumkan nama Indonesia di panggung olahraga eSports Asia. Inspirasi: Meraih Prestasi Melalui Bakat dan Minat Kisah Michael Julius Cezar menjadi pengingat yang berharga bagi seluruh siswa/i SMKN 7 Surakarta dan Generasi Z di mana pun. Prestasi tingkat dunia kini terbuka lebar di berbagai bidang. Michael telah membuktikan bahwa olahraga elektronik (eSports) adalah jalur yang sah dan terhormat untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi bangsa. Semoga kisah sukses ini memotivasi kita semua. Jika Anda memiliki bakat dan minat yang kuat —baik di bidang akademik, eSports, Olahraga, Seni, maupun Keterampilan Vokasi— teruslah tekuni dengan kedisiplinan dan kerja keras. Dukungan dari sekolah dan orang tua akan menjadi pelengkap untuk mengantar Anda menjadi duta bangsa dan meraih kebanggaan bagi Indonesia. Kami mengucapkan selamat dan terima kasih atas perjuangan Michael Julius Cezar! #SMKN7Surakarta #AsianYouthGames #MedaliPerak #eSportsIndonesia #eFootball #GenerasiBerprestasi



