Surakarta, 21 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026, SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan upacara bendera dan peringatan Hari Kartini pada Selasa, 21 April 2026 di lapangan sekolah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta jajaran manajemen sekolah. Peringatan Hari Kartini tahun ini mengusung semangat penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan pendidikan, kesetaraan, dan pemberdayaan perempuan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa di kalangan generasi muda. Upacara dilaksanakan di lapangan utama SMK Negeri 7 Surakarta dengan seluruh warga sekolah mengenakan busana adat dan pakaian tradisional Nusantara, sehingga suasana peringatan terasa semakin istimewa dan sarat makna. Keberagaman busana yang dikenakan mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi bentuk nyata pelestarian warisan budaya bangsa. Bertindak sebagai pembina upacara, perwakilan pimpinan sekolah menyampaikan amanat mengenai pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan Kartini, seperti semangat belajar, keberanian menyampaikan gagasan, kerja keras, integritas, serta peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Dalam amanat tersebut juga ditekankan bahwa semangat Kartini harus diwujudkan melalui peningkatan kompetensi, karakter, dan prestasi peserta didik di era global. Kepala SMK Negeri 7 Surakarta, Drs. Y. Sugeng Prihanto, M.Pd, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat karakter peserta didik. “Semangat Kartini harus terus hidup di lingkungan sekolah. Melalui pendidikan, kreativitas, dan budaya yang kita lestarikan bersama, kita berharap seluruh peserta didik mampu menjadi generasi yang berintegritas, berkarakter, unggul, serta siap menghadapi tantangan masa depan.” Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Selain pelaksanaan upacara, momen kebersamaan juga terlihat melalui sesi dokumentasi bersama antara guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang mengenakan berbagai busana tradisional dari beragam daerah di Indonesia. Kebersamaan tersebut menjadi simbol persatuan dalam keberagaman yang menjadi salah satu nilai penting perjuangan Kartini. Melalui peringatan Hari Kartini 2026, SMK Negeri 7 Surakarta berharap seluruh warga sekolah dapat terus menghidupkan semangat emansipasi, pendidikan, budaya, dan nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan nilai-nilai perjuangan Kartini sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan berprestasi. Selamat Hari Kartini 2026. “Habis Gelap Terbitlah Terang” SMK Negeri 7 Surakarta — Berintegritas, Berkarakter, Unggul, dan Berdaya Saing Global.
BKK SMK Negeri 7 Surakarta Gelar Rekrutmen Bersama Perusahaan Ternama
Surakarta, 14 April 2026 — Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Negeri 7 Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi lulusan untuk siap terjun ke DUNIA KERJA. Pada hari Selasa, 14 April 2026, BKK SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan perusahaan ternama, yaitu Batik Keris dan Tongji, dalam kegiatan rekrutmen bagi siswa kelas XII yang akan segera lulus. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para siswa agar dapat langsung memperoleh pekerjaan tanpa harus menunggu lama setelah kelulusan. Melalui kerja sama ini, siswa diberikan akses lebih mudah untuk memasuki dunia industri sesuai dengan kompetensi yang telah mereka pelajari selama di sekolah. Proses rekrutmen berlangsung dengan tertib dan lancar, diikuti oleh antusiasme tinggi dari para siswa kelas XII. Mereka mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang meliputi pendaftaran, tes, hingga wawancara langsung dengan pihak perusahaan. Kepala SMK Negeri 7 Surakarta dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menjembatani lulusan dengan dunia kerja. Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga setelah lulus nanti mereka tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan pekerjaan dan dapat langsung berkontribusi di dunia industri.” Ketua BKK SMK Negeri 7 Surakarta juga menambahkan bahwa kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri akan terus diperluas guna memberikan lebih banyak peluang kerja bagi para lulusan. Dengan adanya kegiatan rekrutmen ini, SMK Negeri 7 Surakarta terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kompetensi dan karakter yang unggul.
SMK Negeri 7 Surakarta Laksanakan Uji Coba Sistem Informasi SPMB 2026
Pada Selasa, 14 April 2026, SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan kegiatan Uji Coba Terbatas Luring Sistem Informasi (SI) untuk SPMB Reguler 2026 dan SI Helpdesk SPMB Reguler 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, dan bertempat di Aula Utama Gedung Graha Sapta Mutiara serta Ruang RPS ULP. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian uji coba yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dalam rangka memastikan kesiapan sistem sebelum digunakan secara resmi dalam pelaksanaan SPMB tahun 2026. Pelaksanaan uji coba ini melibatkan seluruh siswa kelas X SMKN 7 Surakarta sebagai peserta utama. Dalam kegiatan ini, siswa secara aktif melakukan simulasi penggunaan sistem, mulai dari akses Web SPMB Reguler 2026 hingga pemanfaatan SI Helpdesk sebagai sarana layanan bantuan. Uji coba difokuskan pada beberapa aspek penting, yaitu uji fungsi sistem, tampilan antarmuka, dan guna menemukan kesalahan-kesalahan teknis yang mungkin muncul, sehingga sistem yang dikembangkan benar-benar mampu memberikan kemudahan, kejelasan, dan kenyamanan bagi pengguna di lapangan. Kegiatan ini mendapatkan pendampingan langsung dari Balai Pengembangan Mutu Pembelajaran dan Teknologi Pendidikan (BPMPTP) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, oleh Bapak Agung Meiarsi Handoko, SS, M.Si, Sutaryanto, S.Pd, Donovan Ahmad, ST, dan Yusuf Aufal Marom, S.Pd yang berperan sebagai fasilitator dalam memastikan proses uji coba berjalan sesuai prosedur. Para peserta juga didampingi oleh admin dan operator sekolah dalam mengakses sistem menggunakan perangkat masing-masing, baik melalui handphone maupun laptop, dengan dukungan jaringan internet yang telah disiapkan oleh sekolah. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan sistem sebelum diimplementasikan secara luas pada SPMB 2026, sehingga mampu memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat.
SMK Negeri 7 Surakarta Kirim Dua Kontingen Terbaik pada LKS XXXIV Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026
Surakarta, April 2026 — SMK Negeri 7 Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak peserta didik yang unggul, kompeten, dan berdaya saing melalui partisipasi dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) XXXIV Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada 13–16 April 2026 di Kabupaten Banyumas. Pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut, SMK Negeri 7 Surakarta mengirimkan dua peserta terbaik untuk mewakili sekolah dalam bidang kompetensi yang berbeda, yaitu: Raihan Arya P – Kelas XII DKV 2, pada bidang Graphic Design Technology Hilaria Nafiri – Kelas XI PS 1, pada bidang Health and Social Care Keikutsertaan kedua siswa tersebut merupakan hasil dari proses seleksi, pembinaan, dan pendampingan yang dilakukan secara intensif oleh guru pembimbing serta tim sekolah. LKS merupakan ajang kompetisi yang bertujuan mengukur kemampuan, keterampilan, kreativitas, dan profesionalisme peserta didik SMK sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Kepala SMK Negeri 7 Surakarta, Drs. Y. Sugeng Prihanto, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para peserta yang akan bertanding di Kabupaten Banyumas. “Kami berharap Raihan Arya P dan Hilaria Nafiri dapat tampil maksimal, menjaga semangat juang, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik SMK Negeri 7 Surakarta di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Semoga segala usaha dan kerja keras yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik.” Bidang Graphic Design Technology menuntut kemampuan dalam merancang komunikasi visual, kreativitas desain, penguasaan perangkat lunak grafis, serta penyelesaian masalah desain secara profesional. Sementara itu, bidang Health and Social Care menguji kompetensi pelayanan kesehatan dan sosial, komunikasi interpersonal, empati, ketelitian, serta kemampuan memberikan pelayanan sesuai standar profesi. Seluruh keluarga besar SMK Negeri 7 Surakarta turut memberikan doa dan dukungan kepada kedua kontingen agar mampu memberikan performa terbaik selama pelaksanaan LKS XXXIV Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. Semangat berjuang untuk seluruh kontingen SMK Negeri 7 Surakarta. SMK Negeri 7 Surakarta — Berintegritas, Berkarakter, Unggul, dan Berdaya Saing Global.
Tarawih Keliling FKM SMA/SMK se-Surakarta Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
Surakarta, 27 Februari 2026 – SMKN 7 Surakarta menjadi tuan rumah kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh Forum Keluarga Muslim (FKM) SMA dan SMK se-Surakarta pada Jumat malam (27/02/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 7 Surakarta ini dimulai pukul 19.00 hingga 21.30 WIB dan diikuti oleh kurang lebih 400 guru SMA dan SMK se-Kota Surakarta yang tergabung dalam FKM. Acara diawali dengan sambutan Ketua FKM, Bapak Sarwo Edhi, yang menyampaikan apresiasi kepada panitia dan keluarga besar SMKN 7 Surakarta atas kesediaannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan tarawih keliling tahun ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat terus menjadi agenda rutin yang mempererat ukhuwah islamiyah antarpendidik. Kepala SMKN 7 Surakarta, Drs. Y. Sugeng Prihanto, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 7 Surakarta sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan Tarling. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas spiritual para pendidik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Bapak Agung Wijayanto, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada para guru yang tergabung dalam Forum Keluarga Muslim agar senantiasa menjaga tali silaturahmi serta terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai wujud integritas dan keteladanan dalam menjalankan profesi sebagai pendidik. Sebelum pelaksanaan salat tarawih, seluruh guru dan karyawan SMKN 7 Surakarta melaksanakan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekeluargaan di bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan Tarawih Keliling ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar guru SMA dan SMK se-Surakarta, tercipta semangat kebersamaan yang harmonis, serta tumbuh komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri baik secara spiritual maupun profesional dalam mendidik generasi bangsa.
Rohis Juara sambut Ramadhan dengan Kajian Tarhib Ramadhan 1447H
Sabtu, 14 Februari 2026 – Kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H di SMK Negeri 7 Surakarta berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat pada pukul 08.00–11.00 WIB. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Rohis SMK Negeri 7 Surakarta ini menggandeng Pusdiklat Al Abrar sebagai mitra yang mendukung jalannya acara. Bertempat di Aula SMK Negeri 7 Surakarta, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 130 peserta dari perwakilan Rohis SMA dan SMK di Surakarta dan 30 panitia. Acara dibuka oleh Pembawa Acara, yang berhasil membangun suasana hangat dan semangat sejak awal kegiatan. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan Rohis Juara, kemudian penampilan hadrah Rohis Juara yang menambah nuansa religius dan semarak acara. Memasuki sesi sambutan, Ketua Pelaksana kegiatan Tarhib, Kaa Yahya, menyampaikan laporan serta harapan agar kegiatan ini menjadi bekal persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Surakarta yang diwakili oleh Plt. Kepala Tata Usaha, Ibu Sri Wahyuni, S.Si., yang memberikan motivasi kepada peserta untuk menyambut Ramadhan dengan kesiapan iman dan amal. Sebelum acara inti dimulai, Pembawa Acara memandu sesi ice breaking yang membuat peserta semakin antusias dan bersemangat. Acara inti berupa Kajian Tarhib Ramadhan disampaikan oleh Ust. Rofiq Jauhari, Lc. Dalam kajiannya, narasumber menjelaskan berbagai amalan yang perlu dipersiapkan selama Ramadhan agar pelaksanaan ibadah menjadi lebih bermakna dan penuh nilai. Peserta tampak sangat antusias, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar persiapan dan pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah keceriaan peserta, dilanjutkan dengan doa penutup. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Semoga kita semua dipertemukan dengan bulan Suci Ramadhan dan dapat melaksanakan ibadah dengan penuh keimanan dan ketakwaan, serta berharap diterimanya seluruh amal ibadah selama bulan suci tersebut. Marhaban Yaa Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H tahun 2026.
DISKUSI DI JFA & JI TV JOGJA
DISKUSI DI Jogja Film Academy & JI TV JOGJA 3 Februari 2026, Kompetensi Keahlian Broadcasting dan Perfilman SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan kegiatan kunjungan industri dan diskusi kurikulum ke Jogja Film Academy (JFA) dan JI TV Jogja. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia industri kreatif, khususnya pada bidang produksi film dan penyiaran televisi. Melalui kunjungan ini, SMK Negeri 7 Surakarta secara aktif membangun dialog dengan mitra industri guna memastikan kurikulum yang diterapkan relevan, adaptif, dan selaras dengan perkembangan industri saat ini. Di Jogja Film Academy, tim guru dan perwakilan kompetensi keahlian Broadcasting dan Perfilman SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan diskusi kurikulum yang berjalan secara intensif dan konstruktif. Diskusi tersebut berfokus pada skala ketercapaian kompetensi murid SMK berdasarkan level dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Kedua pihak secara aktif membahas pemetaan kompetensi, capaian pembelajaran, serta kesesuaian materi praktik dengan standar industri perfilman. Melalui diskusi ini, sekolah memperoleh masukan strategis terkait penguatan praktik produksi, peningkatan standar kerja murid, serta penyesuaian pembelajaran agar lulusan SMK memiliki kesiapan kerja yang terukur dan diakui secara nasional. Selanjutnya, kunjungan industri berlanjut ke JI TV Jogja, salah satu stasiun televisi lokal yang memiliki peran penting dalam ekosistem penyiaran di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam sesi diskusi, pihak SMK Negeri 7 Surakarta dan JI TV Jogja secara aktif membahas peluang kerja sama pemanfaatan ruang pemutaran karya murid SMK pada kanal televisi. Gagasan ini membuka peluang nyata bagi murid untuk menayangkan karya film dan konten audio visual hasil pembelajaran di sekolah kepada masyarakat luas. Pihak JI TV Jogja menyambut baik inisiatif tersebut dan sepakat bahwa kerja sama ini perlu dibahas lebih lanjut secara teknis dan detail agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Selain membahas ruang pemutaran karya, diskusi di JI TV Jogja juga menyoroti kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia yang memiliki sikap kerja profesional, kemampuan teknis yang kuat, serta pemahaman alur produksi siaran yang sesuai standar stasiun televisi. Tim SMK Negeri 7 Surakarta secara aktif menggali informasi terkait kompetensi yang dibutuhkan industri penyiaran, mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pascaproduksi. Informasi ini menjadi bekal penting bagi sekolah untuk melakukan penyelarasan kurikulum dan penguatan pembelajaran berbasis proyek nyata. Melalui kegiatan kunjungan industri dan diskusi kurikulum ini, SMK Negeri 7 Surakarta menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi dengan dunia industri sebagai bagian dari penguatan pendidikan vokasi. Sekolah berharap hasil diskusi dengan Jogja Film Academy dan JI TV Jogja dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual, berbasis standar kompetensi nasional, serta memberikan ruang aktualisasi karya bagi murid murid. Ke depan, SMK Negeri 7 Surakarta terus mendorong kolaborasi berkelanjutan agar pembelajaran Broadcasting dan Perfilman mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di industri kreatif nasional. Video Kunjungan ke Jogja Film Academi dan JI TV Jogjakarta
Studi Tiru ke SMA N 5 Surakarta
Perkuat Layanan Digital, SMKN 7 Surakarta Studi Tiru Jaringan Internet ke SMA N 5 Surakarta 5 Februari 2026, Tim Humas dan IT SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan kegiatan kunjungan studi tiru ke SMA Negeri 5 Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung pengembangan infrastruktur jaringan internet yang efisien, pengelolaan jaringan WiFi yang rapi, serta penerapan sistem satu pengguna satu akun (one user one account) yang telah berjalan dengan baik di SMA Negeri 5 Surakarta. Kunjungan ini disambut dengan baik oleh Kepala Sekolah Bapak Sasmito, S.Pd, beserta jajaran manajemen SMA Negeri 5 Surakarta. Tim SMK Negeri 7 Surakarta yang terdiri dari lima orang Staf Humas dan IT mendapatkan pemaparan menyeluruh terkait perencanaan dan pengelolaan sistem jaringan, mulai dari manajemen bandwidth, pengaturan akses pengguna, hingga penataan perangkat jaringan agar lebih tertib, aman, dan mudah dikelola. Selain itu, turut dibahas proses dan mekanisme pengadaan infrastruktur jaringan, mulai dari perencanaan kebutuhan, pemilihan perangkat, hingga tahapan pengadaan yang efektif dan sesuai ketentuan. Selain aspek teknis pengelolaan jaringan, tim juga mempelajari penataan perangkat jaringan yang rapi dan terstruktur, sehingga memudahkan proses pemeliharaan dan pengawasan. Tidak hanya itu, pihak SMA Negeri 5 Surakarta juga berbagi pengalaman terkait proses dan mekanisme pengadaan infrastruktur jaringan, mulai dari analisis kebutuhan, pemilihan spesifikasi perangkat yang sesuai dengan kondisi sekolah, hingga tahapan pengadaan yang efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diskusi ini memberikan gambaran nyata tentang pentingnya perencanaan matang agar pengembangan jaringan internet sekolah dapat berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran. Melalui kegiatan studi tiru ini, SMK Negeri 7 Surakarta berharap dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh SMA Negeri 5 Surakarta dalam pengelolaan jaringan internet sekolah. Hasil kunjungan ini diharapkan menjadi referensi strategis dalam pengembangan sistem jaringan yang lebih efisien, aman, dan terintegrasi, sehingga mampu mendukung optimalisasi layanan administrasi serta proses pembelajaran berbasis digital. Ke depan, SMK Negeri 7 Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan teknologi informasi sebagai bagian dari transformasi menuju sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan di era digital. Instagram SMA N 5 Surakarta
Kolaborasi SMKN 7 Surakarta dan MGMP Bahasa Jepang Jateng-DIY dalam Gelaran Bunkasai 2026
Jelajahi Budaya Jepang di Bunkasai 2026: Sinergi SMKN 7 Surakarta dan MGMP Bahasa Jepang Jateng-DIY Mengawali lembaran baru di tahun 2026, SMK Negeri 7 Surakarta membawa kabar gembira bagi kalian para pecinta budaya Jepang. Bekerja sama dengan MGMP Bahasa Jepang Jawa Tengah dan DIY, sekolah kita tercinta akan menyelenggarakan acara tahunan bergengsi: Festival Budaya dan Lomba Bahasa Jepang atau yang lebih akrab dikenal sebagai Bunkasai (文化祭) 2026. Perhelatan besar ini juga terselenggara berkat dukungan penuh dari The Japan Foundation, lho!. Penasaran apa saja keseruannya? Yuk, simak detailnya! Ajang Unjuk Bakat: Lomba Bahasa dan Seni Bunkasai tahun ini akan dimeriahkan oleh berbagai kompetisi menarik yang biasanya diikuti oleh murid tingkat menengah. Beberapa cabang lomba yang akan dipertandingkan antara lain: Lomba Hyoki: Menulis huruf Hiragana dan Katakana. Lomba Presentasi: Mengasah kemampuan berbicara dalam Bahasa Jepang dengan tema “Makanan”. Lomba Gundoku: Seni membaca puisi bernada. Lomba Coversong: Menampilkan bakat menyanyi lagu-lagu Jepang. Lomba Cerdas Cermat: Adu ketangkasan pengetahuan seputar Jepang. Dukung Delegasi SMKN 7 Surakarta! Teman-teman kita dari SMKN 7 Surakarta tidak mau ketinggalan untuk mengukir prestasi di ajang ini. Mari kita berikan dukungan penuh kepada perwakilan sekolah kita: Kak Danang Yulian Baskoro (XI PS 3) – Lomba Hyoki. Kak Grisheila Hasna Ramadhani (XI PS 2) – Lomba Hyoki. Kak Nabila Mutiara Sani (XI BCF 1) – Lomba Hyoki. Kak Marsya Novisha (X PS 3) – Lomba Coversong. Ayo, seluruh civitas akademika, kita berikan semangat terbaik agar mereka bisa meraih hasil yang maksimal!. Keseruan Festival Budaya: Yukata hingga Cosplay Tidak hanya soal kompetisi, Bunkasai 2026 juga akan memanjakan pengunjung dengan berbagai pengalaman budaya yang otentik. Kamu bisa mencoba pengalaman memakai Yukata (pakaian tradisional Jepang), belajar seni kaligrafi Shodo, hingga seni melipat kertas Origami. Tak ketinggalan, akan ada komunitas cosplay yang memeriahkan suasana, dan ssssttt… ada kejutan dari Guest Star spesial juga, lho!. Catat Tanggalnya! Jangan sampai ketinggalan momen seru ini. Catat jadwalnya dan ajak teman-temanmu: Hari/Tanggal: Sabtu, 17 Januari 2026. Waktu: Mulai pukul 08.00 WIB. Lokasi: SMKN 7 Surakarta. Kami tunggu kedatangan kalian semua untuk merayakan semangat kreativitas dan persahabatan di Bunkasai 2026!. Doumo Arigatou!.
“Mengintegrasikan Teori dan Praktik, Kelas X & XI ULP Membedah Potensi Wisata Heritage dari Solo hingga Semarang”
Kegiatan Outing Class Kelas X ULP dan Kelas XI ULP Pada hari Selasa, 9 Desember 2025, siswa kelas X ULP melaksanakan kegiatan Outing Class sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai budaya lokal, sejarah, serta potensi wisata yang berkaitan dengan dunia pariwisata dan pelayanan pelanggan. Kunjungan ke Rasamadu Heritage Perjalanan diawali dengan kunjungan ke Rasamadu Heritage, sebuah kawasan edukasi yang memadukan budaya, sejarah, dan keindahan alam. Di sini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah kawasan Rasamadu, proses pengembangan destinasi wisata heritage, serta bagaimana pengelola menerapkan standar pelayanan dan pengalaman wisata bagi pengunjung. Siswa juga diajak berkeliling area heritage untuk mengamati arsitektur bangunan, spot budaya, dan tata kelola destinasi. Kegiatan observasi ini membantu mereka memahami bagaimana lingkungan wisata dikelola agar tetap menarik dan tetap mempertahankan nilai sejarahnya. Pembelajaran di Museum Keris Perhentian berikutnya adalah Museum Keris, tempat yang menyimpan ratusan koleksi keris dengan nilai sejarah dan filosofi yang tinggi. Peserta didik mengikuti sesi edukasi mengenai: – Sejarah keris sebagai warisan budaya Nusantara – Teknik pembuatan keris oleh para empu – Ragam motif pamor keris – Makna filosofis yang terkandung dalam setiap bentuk dan ukiran. Siswa tampak antusias saat melihat koleksi keris dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mencatat informasi penting sebagai bahan evaluasi dan diskusi di kelas, khususnya terkait hubungan budaya, seni, dan pariwisata. Aktivitas Tubing di Soko Alas Setelah belajar budaya dan sejarah, kegiatan dilanjutkan dengan pengalaman rekreasi di Soko Alas, yaitu river tubing yang menyuguhkan petualangan menyusuri aliran sungai yang jernih dan teduh. Sebelum memulai, siswa diberikan pengarahan tentang keselamatan, penggunaan perlengkapan, serta etika menjaga kelestarian lingkungan sungai. Selain memberikan hiburan, aktivitas tubing ini melatih kerja sama, keberanian, dan kekompakan antar siswa. Suasana penuh tawa dan semangat terlihat sepanjang perjalanan menyusuri sungai, menjadikan momen ini pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta. Kegiatan Outing Class kelas X ULP berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Melalui kunjungan ke Rasamadu Heritage, Museum Keris, dan aktivitas tubing di Soko Alas, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengembangkan sikap peduli budaya, kerja sama, dan apresiasi terhadap potensi pariwisata daerah. Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, siswa kelas XI ULP melaksanakan kegiatan Outing Class sebagai bentuk pembelajaran langsung di lapangan. Kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai sejarah, arsitektur heritage, serta perkembangan pariwisata kota Semarang. Melalui kunjungan ke Lawang Sewu, Kota Toea, dan kawasan Kota Lama, siswa diharapkan mampu memahami hubungan antara pelestarian budaya, pelayanan wisata, dan daya tarik destinasi. Kunjungan ke Lawang Sewu Perjalanan dimulai dari destinasi ikonik Semarang, yaitu Lawang Sewu. Bangunan bersejarah peninggalan Belanda ini menyuguhkan arsitektur megah yang sarat nilai historis. Di sini, siswa mengikuti tur edukatif yang dipandu oleh petugas museum. Mereka mendapatkan informasi mengenai: – Sejarah pembangunan Lawang Sewu – Fungsi bangunan pada masa kolonial – Arsitektur khas Indische – Upaya pelestarian bangunan sebagai heritage tourism. Peserta didik melakukan observasi langsung dan mendokumentasikan spot-spot penting seperti ruang kaca patri, lorong bawah tanah, hingga area pameran di dalam gedung. Kunjungan ini memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana destinasi sejarah dikelola secara profesional untuk wisata edukasi. Eksplorasi Kota Toea Kegiatan berlanjut menuju kawasan Kota Toea, sebuah area yang mempertahankan nuansa klasik kota Semarang di masa lampau. Siswa diajak berjalan menyusuri bangunan tua yang masih berdiri kokoh, sambil mempelajari peran kawasan ini dalam perkembangan perekonomian dan pemerintahan pada era kolonial. Selama eksplorasi, siswa diminta memperhatikan karakter arsitektur, aktivitas masyarakat, serta potensi wisata yang dapat dikembangkan. Kegiatan ini membantu mereka memahami bagaimana sebuah kawasan dapat dikemas menjadi daya tarik wisata heritage yang bernilai tinggi. Mengunjungi Kawasan Kota Lama Destinasi terakhir adalah kawasan Kota Lama, yang dikenal sebagai “Little Netherlands” karena bangunan-bangunannya yang bergaya Eropa. Di kawasan ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk: – Mengamati konsep revitalization tourism – Melihat langsung bagaimana bangunan tua disulap menjadi kafe, galeri seni, dan spot wisata – Mempelajari pengelolaan destinasi berbasis budaya untuk meningkatkan ekonomi kreatif. Siswa juga melakukan sesi dokumentasi foto untuk menambah pemahaman tentang angle, estetika bangunan, dan storytelling destinasi wisata—pengetahuan yang relevan untuk pelajaran layanan perhotelan dan perjalanan wisata. Kegiatan Outing Class kelas XI ULP berjalan lancar dan penuh antusiasme. Melalui pembelajaran di Lawang Sewu, Kota Toea, dan kawasan Kota Lama, siswa memperoleh banyak wawasan mengenai sejarah, budaya, dan pengelolaan destinasi wisata. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa serta keterampilan observasi yang penting dalam dunia pariwisata. Diharapkan pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam memahami pelayanan wisata dan pengembangan destinasi berbasis heritage.











