WORKSHOP PENYUSUNAN PROGRAM PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DAN TINDAK KEKERASAN DI SEKOLAH
Workshop Penyusunan Program Pencegahan Perundungan dan Kekerasan di Sekolah, acara ini merupakan kegiatan lanjutan dari Kompetensi Keahlian Pekerjaan Sosial yang merupakan Sekolah Pusat Keunggulan di SMK Negeri 7 Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan hari Jum’at, 26 November 2021 dengan adanya kerja sama antara Ketua Program Keahlian Pekerjaan Sosial Ibu Ndurottun Nafi’ah, S.Sos dan OSIS SMK Negeri 7 Surakarta.
Kegiatan Workshop ini dilaksanakan karena sudah adanya Bimtek Penyusunan Program Pencegahan Perundungan dan Kekerasan di Sekolah yang diikuti oleh WKS Kesiswaan Bapak Riptono, S.Pd, M.Pd dan Ibu Intan Novia Verosa, S.Psi. Tema dari roots day ini adalah “Stop Bullying Lets Caring” program ini sudah dikembangkan oleh UNICEF Indonesia tahun 2017 program ini sudah berjalan dan akan diprioritaskan di tahun 2021. Kegiatan Workshop dimulai pukul 08.00-13.30 diawali dengan sambutan dari Bapak Suparso, S.Pd selaku WKS Sarpras yang mewakili Kepala Sekolah SMK N 7 Surakarta dan dilanjutkan sambutan oleh Ketua Pelaksana selaku Pembina OSIS SMKN 7 Surakarta yaitu Ibu Asri Pujihastuti, S.Pd.
Kegiatan Inti dari Workshop diisi oleh fasilitator dari Peace Gen Chapter Solo dengan mengaplikasikan beberapa game yang diikuti oleh 30 peserta didik terpilih sebagai agen perubahan dan 30 peserta didik ini nantinya akan menghasilkan karya berupa poster atau video pendek yang nantinya akan dipublikasikan di media social sekolah, dengan infografis itu diharapkan seluruh peserta didik dan warga sekolah mengetahui dampak dari bullying dan ikut berpartisipasi dalam program pencegahan perundungan. Untuk rencana lanjutan 30 peserta didik terpilih akan mendapatkan pelatihan sebanyak 10 kali kegiatan dengan mempelajari 10 modul yang akan disampaikan oleh fasilitator sekolah.
Tujuan diadakannya workshop ini agar supaya peserta didik lebih mengerti arti bullying dan dampaknya dan tahu potensi diri masing-masing agar mereka bisa mengajak seluruh warga sekolah untuk mensukseskan program ini. Dampak kegiatan ini adalah menurunkan dampak Bulying yang ada sekolah. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Deklarasi anti bullying dan ditutup oleh Ibu Asri Pujihastuti dengan pesan “workshop ini diharapkan bukan hanya sekedar kegiatan formal saja untuk mengikuti kegiatan program Sekolah Pusat Keunggulan tetapi juga diharapkan hal ini masuk ke dalam program sebagai agen dan mereka dapat memahami apa tugas yang diamanahkan kepada mereka”.



















