Kegiatan Outing Class Kelas X ULP dan Kelas XI ULP Pada hari Selasa, 9 Desember 2025, siswa kelas X ULP melaksanakan kegiatan Outing Class sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai budaya lokal, sejarah, serta potensi wisata yang berkaitan dengan dunia pariwisata dan pelayanan pelanggan. Kunjungan ke Rasamadu Heritage Perjalanan diawali dengan kunjungan ke Rasamadu Heritage, sebuah kawasan edukasi yang memadukan budaya, sejarah, dan keindahan alam. Di sini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah kawasan Rasamadu, proses pengembangan destinasi wisata heritage, serta bagaimana pengelola menerapkan standar pelayanan dan pengalaman wisata bagi pengunjung. Siswa juga diajak berkeliling area heritage untuk mengamati arsitektur bangunan, spot budaya, dan tata kelola destinasi. Kegiatan observasi ini membantu mereka memahami bagaimana lingkungan wisata dikelola agar tetap menarik dan tetap mempertahankan nilai sejarahnya. Pembelajaran di Museum Keris Perhentian berikutnya adalah Museum Keris, tempat yang menyimpan ratusan koleksi keris dengan nilai sejarah dan filosofi yang tinggi. Peserta didik mengikuti sesi edukasi mengenai: – Sejarah keris sebagai warisan budaya Nusantara – Teknik pembuatan keris oleh para empu – Ragam motif pamor keris – Makna filosofis yang terkandung dalam setiap bentuk dan ukiran. Siswa tampak antusias saat melihat koleksi keris dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mencatat informasi penting sebagai bahan evaluasi dan diskusi di kelas, khususnya terkait hubungan budaya, seni, dan pariwisata. Aktivitas Tubing di Soko Alas Setelah belajar budaya dan sejarah, kegiatan dilanjutkan dengan pengalaman rekreasi di Soko Alas, yaitu river tubing yang menyuguhkan petualangan menyusuri aliran sungai yang jernih dan teduh. Sebelum memulai, siswa diberikan pengarahan tentang keselamatan, penggunaan perlengkapan, serta etika menjaga kelestarian lingkungan sungai. Selain memberikan hiburan, aktivitas tubing ini melatih kerja sama, keberanian, dan kekompakan antar siswa. Suasana penuh tawa dan semangat terlihat sepanjang perjalanan menyusuri sungai, menjadikan momen ini pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta. Kegiatan Outing Class kelas X ULP berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Melalui kunjungan ke Rasamadu Heritage, Museum Keris, dan aktivitas tubing di Soko Alas, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengembangkan sikap peduli budaya, kerja sama, dan apresiasi terhadap potensi pariwisata daerah. Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, siswa kelas XI ULP melaksanakan kegiatan Outing Class sebagai bentuk pembelajaran langsung di lapangan. Kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai sejarah, arsitektur heritage, serta perkembangan pariwisata kota Semarang. Melalui kunjungan ke Lawang Sewu, Kota Toea, dan kawasan Kota Lama, siswa diharapkan mampu memahami hubungan antara pelestarian budaya, pelayanan wisata, dan daya tarik destinasi. Kunjungan ke Lawang Sewu Perjalanan dimulai dari destinasi ikonik Semarang, yaitu Lawang Sewu. Bangunan bersejarah peninggalan Belanda ini menyuguhkan arsitektur megah yang sarat nilai historis. Di sini, siswa mengikuti tur edukatif yang dipandu oleh petugas museum. Mereka mendapatkan informasi mengenai: – Sejarah pembangunan Lawang Sewu – Fungsi bangunan pada masa kolonial – Arsitektur khas Indische – Upaya pelestarian bangunan sebagai heritage tourism. Peserta didik melakukan observasi langsung dan mendokumentasikan spot-spot penting seperti ruang kaca patri, lorong bawah tanah, hingga area pameran di dalam gedung. Kunjungan ini memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana destinasi sejarah dikelola secara profesional untuk wisata edukasi. Eksplorasi Kota Toea Kegiatan berlanjut menuju kawasan Kota Toea, sebuah area yang mempertahankan nuansa klasik kota Semarang di masa lampau. Siswa diajak berjalan menyusuri bangunan tua yang masih berdiri kokoh, sambil mempelajari peran kawasan ini dalam perkembangan perekonomian dan pemerintahan pada era kolonial. Selama eksplorasi, siswa diminta memperhatikan karakter arsitektur, aktivitas masyarakat, serta potensi wisata yang dapat dikembangkan. Kegiatan ini membantu mereka memahami bagaimana sebuah kawasan dapat dikemas menjadi daya tarik wisata heritage yang bernilai tinggi. Mengunjungi Kawasan Kota Lama Destinasi terakhir adalah kawasan Kota Lama, yang dikenal sebagai “Little Netherlands” karena bangunan-bangunannya yang bergaya Eropa. Di kawasan ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk: – Mengamati konsep revitalization tourism – Melihat langsung bagaimana bangunan tua disulap menjadi kafe, galeri seni, dan spot wisata – Mempelajari pengelolaan destinasi berbasis budaya untuk meningkatkan ekonomi kreatif. Siswa juga melakukan sesi dokumentasi foto untuk menambah pemahaman tentang angle, estetika bangunan, dan storytelling destinasi wisata—pengetahuan yang relevan untuk pelajaran layanan perhotelan dan perjalanan wisata. Kegiatan Outing Class kelas XI ULP berjalan lancar dan penuh antusiasme. Melalui pembelajaran di Lawang Sewu, Kota Toea, dan kawasan Kota Lama, siswa memperoleh banyak wawasan mengenai sejarah, budaya, dan pengelolaan destinasi wisata. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa serta keterampilan observasi yang penting dalam dunia pariwisata. Diharapkan pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam memahami pelayanan wisata dan pengembangan destinasi berbasis heritage.
Siswa ULP SMK Negeri 7 Surakarta Dapat Materi Grooming dan Greeting dari Solo Safari Zoo
“Solo Safari Zoo Hadir di SMK Negeri 7 Surakarta, Dorong Siswa ULP Kuasai Etika Profesional Pariwisata” Pada Rabu, 3 Desember 2025, Kompetensi Keahlian Usaha Layanan Pariwisata (ULP) SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan kegiatan Motivasi Budaya Kerja yang bertempat di aula sekolah. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini dihadirkan sebagai upaya sekolah untuk membekali peserta didik dengan pemahaman awal mengenai etika profesional di dunia industri pariwisata. Acara ini menghadirkan narasumber dari Solo Safari Zoo, salah satu industri pariwisata terkemuka di Kota Surakarta. Seluruh murid kelas X ULP mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya grooming (penampilan diri) dan greeting (cara menyapa tamu) sebagai keterampilan dasar yang wajib dimiliki tenaga layanan pariwisata dan dapat mulai dilatih sejak di bangku sekolah. Selain itu, peserta didik juga mendapatkan penjelasan tentang budaya kerja yang diterapkan di industri pariwisata dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruhmurid kelas X ULP semakin siap membangun karakter kerja yang profesional, komunikatif, dan berorientasi layanan sebagai bekal menuju dunia kerja maupun praktik industri di masa mendatang.
Siswi SMK N 7 SURAKARTA Menjadi Finalis “Duta Integritas” Jawa Tengah
Pada tanggal 29 – 30 November 2023 siswi dari SMKN 7 SURAKARTA bernama Nasywa Faisa Ramadhani dari X ULP 2 dengan bimbingan pembina OSIS Ibu Asri Pujihastuti S.Pd. mengikuti seleksi Duta Integritas yang diadakan oleh dinas pendidikan provinsi Jawa Tengah. Seleksi Duta Integritas ini di ikuti oleh siswa dan siswi terbaik dari SMA/SMK se Jawa Tengah dengan ketentuan masing-masing kota maupun kabupaten mengirimkan dua orang yang terdiri dari satu siswa dari SMA dan satu siswa dari SMK. Sejumlah 70 perserta tersebut kemudian mengirimkan artikel yang dibuatnya dengan di berikan pilihan tema yaitu Integritas/Anti korupsi, Pencegahan perundungan/Bullying, dan Pendidikan Demokrasi. Seleksi Duta Integritas diawali dengan tahap wawancara yang dimulai pada pukul 19.00 di ballroom hotel Horizon Ultima Semarang. Para peserta kemudian dipanggil sesuai dengan nomor urut yang sudah diambil sebelumnya. Pada tahap wawancara ini akan diambil 12 besar peserta terpilih untuk melakukan orasi tentang artikel dan isu yang sudah dipilih sebelumnya. Pada tahap ini anada Nasywa Faisa Ramadhani berhasil melaju menuju 12 besar dengan melakukan orasi nya yang bertemakan Anti bullying. Setelah orasi dari 12 besar seleksi Duta Integritas dilanjutkan dengan coffe break sembari menunggu Ibu kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah hadir. Acara dilanjutkan dengan sambutan Ibu kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Ibu Uswatun Hasanah dilanjutkan bersama-sama menyanyikan lagu “AYO RUKUN” yang diaransemen langsung oleh Ibu Uswatun. Setelah sambutan acara dilanjutkan dengan pembacaan urutan pemenang Duta Integritas berdasarkan poin yang diperoleh diikuti proses pelantikan Duta Integritas baik dari provinsi maupun kabupaten/kota para peserta. Semoga dengan prestasi yang diraih Nasywa dalam seleksi Duta Integritas ini mampu menginspirasi siswa lainnya untuk terus mengaktualisasikan diri dan membuktikan bahwa siswa SMK unggul dan berprestasi. SMK bisa! -Tim Kontributor-
Outing Class XI ULP SMK Negeri 7 Surakarta bersama Sieben Tour
Sebelum jam 9 malam, berdatangan murid² ke SMK N 7 Surakarta. Bukan mau belajar kelompok, tetapi mereka persiapan berangkat Outing Class ke Malang. Bertepatan pada hari Rabu, 8 November 2023, pukul 22.00 WIB murid² kelas XI ULP 1 dan 2 berangkat Outing Class ke Malang. Mereka didampingi oleh K3 (Ketua Kompetensi Keahlian) ULP Ibu Ana Sulistiyani, S.Pd., WKS 4 Bid. Humas Ibu Agnes Jujuk Sarwosri, S.E, M.Par., Wali Kelas XI ULP 1 dan 2, guru Kompetensi Keahlian ULP, Guru BK, K3 Pekerjaan Sosial, K3 Perhotelan, K3 BCF, dan Tim IT. Lima jam perjalanan, akhirnya sampai di tempat transit DeDuwa, Batu, Malang pada hari Kamis, 9 November 2023 pukul 03.10 WIB. Rombongan berkesempatan untuk istirahat, sholat subuh, mandi, dan sarapan. Pada pukul 07.45 rombongan menuju tujuan pertama yaitu Apartel (Akademi Pariwisata & Perhotelan) Ganesha Malang. Rombongan disambut langsung dengan hangat dan ramah oleh direktur APP Ganesha yaitu Ibu Retno Wulan, Wadir 3 Bp Tommy, beserta tim manajemen dan Mahasiswa. Rombongan Outing Class mendapat penjelasan singkat tentang APP Ganesha. APP Ganesha di bawah manajemen NMC (National Media Center) mempunyai dua prodi yaitu Pariwisata (Kapal Pesiar, Pengelolaan Pariwisata, Usaha Perjalanan Wisata, Travel & Recreation Management, Manajemen Bisnis Perjalanan Pariwisata), Perhotelan (Culinary Arts, Hotel Engineering, Manajemen Pehotelan, Hospitality Entrepreneurship, Customer Service & Sekretary, Food & Beverage Management). Selain itu rombongan mendapat guiding tour virtual wisata di Malang, showing tour di Museum kendaraan klasik, dan menikmati segelas tentang kopi yang Maknyuss. Sudah cukup touring di APP Ganesha, pukul 12.00 rombongan menuju tempat oleh oleh DeDuwa Batu Malang dilanjutkan Ishoma. Jam 13.00 WIB rombongan melanjutkan perjalanan ke Jatim Park 1. Di sana anak-anak dapat mempelajari aneka budaya Nusantara, pengetahuan sains, dan menikmati aneka permainan dari yang biasa sampai yang mendebarkan jantung. Anak-anak senang dengan kegiatan Outing Class ini. Selanjutnya anak-anak diminta membuat laporan outing Class dan menyelesaikan tugas Tour Itinerary. Alhamdulillah jam 23.00 WIB rombongan sampai kembali di SMK Negeri 7 Surakarta dalam keadaan sehat walafiat takurang satu apapun. Sampai bertemu lagi di Outing Class berikutnya bersama Sieben Tour ULP SMK Negeri 7 Surakarta. Salam Juara! -Yun-
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta Masuk ke SMK JUARA
Sosialisasi Anugerah Pesona Indonesia Ke-8 API Awards 2023 Kamis, 03 Agustus 2023 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta serta Putra putri Solo berkunjung ke SMK NEGERI 7 SURAKARTA. Acara ini dihadiri oleh Bapak Ibu guru pengampu kelas XI XII USAHA LAYANAN PARIWISATA dan seluruh peserta didik kelas XI XII. Kunjungan ini dalam rangka pemasaran pariwisata dan budaya guna meningkatkan wisatawan manca maupun domestic, Pemerintah kota Surakarta berpartisipasi dalam Anugrah Pesona Indonesia atau API awards yang tahun ini merupakan penyelenggaraan yang 8. Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk mengajak peserta didik khususnya jurusan ULP yang erat kaitannya dengan pariwisata untuk ikut berpartisipasi dengan cara vote pada ajang apresiasi pariwisata Indonesia. API merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan tahunan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia. Penyelenggaraan API juga bertujuan untuk mendorong peran serta berbagai pihak, baik masyarakat, pihak Industri/Swasta maupun pemerintah Daerah dari Provinsi, dan Kota. Pada tahun ini, Kota Surakarta telah masuk nominasi terbaik pada 2 kategori, yaitu kategori Destinasi Baru-Pracima Tuin dan kategori Atraksi Budaya-Atraksi Budaya Prajurit yang keduanya sangat berpotensi untuk mendongkrak di sector pariwisata dan kebudayaan Kota Surakarta.
Pembelajaran Outing Class ULP
Outing Class yang Aktif dan menyenangkan di ULP Piknik, healing, atau dolan bareng?? Tentunya sudah sangat sering kita dengar, tetapi khusus di program keahlian Usaha Layanan Pariwisata kita justru belajar untuk menyiapkan semua kebutuhan yang dibutuhkan utk menglola sebuah acara piknik, healing ataupun jenis perjalanan lainnya. Untuk memberikan pengalaman langsung dari semua komponen pariwisata yang dibutuhkan, teman teman di Kelas XI melakukan outing Class pembelajaran aktif menyenangkan ke Kota Semarang. Apa saja aktivitas yang dilakukan oleh teman teman kelas XI?? Kita melakukan diskusi bersama bp ibu pemangku kebijakan di dinas kepemudaan, olahraga, dan pariwisata provinsi Jawa Tengah untuk mengembangkan pengetahuan tentang pariwisata dan bagaimana upaya pengembangan sebagai generasi yang sadar pariwisata. Setelah melakukan diskusi, perjalanan dilanjutkan untuk melakukan kunjungan edukasi dan sejarah di salah satu destinasi ikonik di Semarang yaitu di Lawang Sewu. Tentunya nama Lawang Sewu tidak asing sebagai salah satu destinasi yang memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Bangunan dengan arsitektur Belanda ini dulunya merupakan milik dari PT KAI persero yang digunakan sebagai kantor pengelolaan. Setelah dari Lawang Sewu perjalanan selanjutnya adalah ke Kota Lama yang terletak tidak jauh dr Lawang Sewu. Banyaknya bangunan kuno dengan konsep gaya Eropa tersebut memberikan edukasi tentang beberapa bangunan bersejarah yang ada. Jalur yang dibuat untuk pedestrian juga sudah ditata dengan rapi untuk menambah nilai estetika dr sebuah tempat wisata. Perjalanan diakhiri dengan berkunjung di Koeta Toea salah satu tempat wisata baru di Semarang yang mengusung konsep food court yang menarik. Wisata selfie ini juga menyediakan berbagai spot selfie dan berbagai makanan khas Semarang dan Jawa tengah khususnya. Apakah cuma sekedar berkunjung? Tentu tidak, teman teman Kelas XI sdh harus belajar untuk praktik pemanduan wisata on board lho. Jadi mereka belajar menjadi seorang tour leader ya dan juga mengenal berbagai komponen yang dibutuhkan untuk sebuah perjalanan wisata yang kemudian akan dikemas menjadi sebuah paket perjalanan wisata yang dapat dijual ataupun dikenalkan kepada lingkungannya. Tentunya pengalaman outing Class yang dilakukan akan menjadi pengalaman yang menarik ya… Salam Pariwisata
Outing Class ULP (Usaha Layanan Pariwisata)
OUTING CLASS YANG AKTIF DAN MENYENANGKAN Rabu (12/10/2022), peserta didik kelas X program Keahlian Usaha Layanan Pariwisata SMKN 7 Surakarta melakukan pembelajaran yg berbeda dr biasanya, kenapa??? Karena pembelajaran yang biasanya dilakukan di dalam kelas/area sekolah, kali ini berada di luar kelas. Tujuan outing class jurusan ULP ini untuk mempelajari tentang pengenalan industri pariwisata di kota solo dan sekitarnya. Outing Class dilakukan di beberapa destinasi diantaranya New Kemukus untuk mempelajari wisata religi dan mengenalkan tentang sejarah dari pangeran Samudra langsung dari sumbernya bapak Hasto selaku juru kunci disana. Setelah dari New Kemukus, semua peserta didik belajar tentang wisata histori yang ada di situs purba Sangiran untuk belajar bagaimana proses penemuan dari berbagai fosil hewan hewan purba dan manusia purba. Berbagai koleksi yang ada disana diharapkan memberikan pengalaman langsung dan mengubah cara pandang tentang sejarah dari manusia purba dan hewan purba. Destinasi terakhir dari kegiatan outing Class adalah belajar tentang budaya keris yang ada di Museum Keris Nusantara sebagai salah satu ikon museum yang ada di kota Solo. Di Museum Keris, peserta belajar berbagai koleksi “tosan aji” atau senjata diantaranya keris, tombak, dan berbagai koleksi lainnya. Salah satu maskot yang ada di Museum Keris adalah Kyai Tenggoro yang merupakan keris dari Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo. Semoga kegiatan pembelajaran yang dilakukan langsung di destinasi wisata memberikan pengalaman langsung dan peserta didik dapat belajar sesuai dengan kondisi sebenarnya dari berbagai destinasi wisata. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan rasa penghargaan dan rasa cinta pada destinasi wisata ataupun kebudayaan khususnya yang ada di Kota Solo.
MPLS day – Yeay masuk sekolah lagi !!
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMKN 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2022/2023 Dalam menyambut Peserta Didik baru, seperti tahun-tahun sebelumnya SMKN 7 Surakarta menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun ada yang berbeda dalam pelaksanaan MPLS tahun ini. Jika Kegiatan sebelumnya MPLS dilaksanakan secara daring selama dua tahun berturut-turut karena pandemi, maka untuk pertama kalinya MPLS kembali dilaksanakan secara luring (tatap muka 100%). Kegiatan MPLS yang dilaksanakan selama 3 hari yaitu mulai hari Senin-Rabu, 11-13 Juli 2022 ini cukup meriah dengan mengusung tema: “Bangkit, Berlari Menggapai Prestasi dan Perwujudan Profil Pancasila”. Peserta Didik Baru terlihat begitu antusias mengikuti setiap sesi kegiatan dari awal hingga akhir. Hari pertama MPLS dibuka oleh kepala sekolah Drs.Bangkit Budiarto, M.Pd. dilanjutkan pemaparan dari para wakil kepala sekolah dengan masing-masing programnya, yaitu bidang kurikulum, kesiswaan, humas, ketenagaan dan sarana prasarana. Kegiatan dilanjutkan dengan materi Psikologi Remaja oleh pemateri dari PUSPAGA Surakarta. Di hari kedua peserta mendapatkan materi dari Gita Pertiwi terkait sekolah sehat dan materi Pengembangan karakter dan Organisasi Pemuda dari Solo Bersimfoni. Materi-materi tersebut diharapkan dapat memberi bekal pengetahuan siswa di masa remaja dalam memasuki pendidikan di tingkat menengah atas. Terlebih lagi siswa SMK diharapkan dapat memiliki karakter unggul, jiwa kepemimpinan, kemandirian serta kreatifitas. Pada hari terakhir sekaligus penutupan kegiatan MPLS peserta didik baru disuguhi tampilan dari berbagai macam ekstrakurikuler yang ada di SMKN 7 Surakarta antara lain: SISEPALA, PRAMUKA, PASKIBRA, Futsal, PMR, Tari, Rohis, dan Pencak Silat. Pada kesempatan tersebut OSIS juga menyampaikan materi dan pengenalan tentang organisasi sekolah kepada para peserta MPLS. Rangkaian kegiatan MPLS berjalan dengan lancar berkat kerjasama panitia dari bapak dan ibu guru serta pengurus OSIS dibawah pembina OSIS ibu Asri Pujihastuti, S.Pd. selaku ketua pelaksana kegiatan. Setiap harinya kegiatan dibuka dengan apel pagi bersama dan dilanjutkan acara inti. Kegiatan ishoma diisi dengan makan siang bersama dengan bekal yang dibawa dari rumah, dan kegiatan ibadah sesuai agama masing-masing. Untuk peserta muslim melaksanakan salat dhuhur berjama’ah di masjid dan siswa nasrani mendapat bimbingan keagamaan dari guru masing-masing. Acara ditutup dengan apel setiap harinya. Setiap kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar dibawah komando koordinator lapangan bapak Muhammad Taufik beserta tim ketertiban dari guru dan OSIS. Dalam kegiatan tersebut peserta didik juga diberikan kesempatan dalam implementasi merdeka belajar, mengekspresikan diri dan berefleksi dengan membuat mading berupa mind map tentang tujuan mereka sekolah di SMKN 7 Surakarta, apa yang akan dilakukan selama menjadi siswa di SMKN 7 Surakarta serta apa yang diharapkan setelah lulus nanti. Hasil karya siswa terlihat beragam dan menarik dengan kreativitas masing-masing dalam menuangkan ide-ide mereka menjadi sebuah karya. Kegiatan MPLS ini diharapkan menjadi langkah awal peserta didik untuk lebih mengenal tentang sekolah dan lingkungannya serta menanamkan karakter yang kuat dan jiwa kepemimpinan sebagai bekal mereka untuk menimba ilmu di SMKN 7 Surakarta. Kegiatan ini diharapkan mampu menerapkan pendidikan yang berpihak pada murid serta mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. GALERI FOTO MPLS











