Pada tanggal 12 September 2024, SMK Maarif NU 2 Boyolali melakukan studi banding ke SMK Negeri 7 Surakarta. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya SMK Maarif NU 2 Boyolali untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengelolaan sekolah dengan mempelajari praktik terbaik dari institusi lain. Agenda Kunjungan: 1. Penyambutan dan Perkenalan Kunjungan dimulai dengan sambutan hangat dari pihak SMK Negeri 7 Surakarta. Kepala SMK Negeri 7 Surakarta, beserta staf pengajar dan admin, menyambut rombongan dari SMK Maarif NU 2 Boyolali. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi perkenalan untuk mempermudah pertukaran informasi antara kedua sekolah. 2. Presentasi dan Diskusi Selanjutnya, SMK Negeri 7 Surakarta mempresentasikan berbagai program unggulan daninovasi yang diterapkan di sekolah mereka. Presentasi mencakup berbagai aspek, termasuk kurikulum, pengembangan kompetensi siswa, serta kegiatan ekstrakurikuler. Diskusi interaktif memungkinkan kedua belah pihak untuk bertukar ide dan strategi mengenai penerapan metode pembelajaran yang efektif. 3. Kunjungan ke Fasilitas Sekolah Rombongan dari SMK Maarif NU 2 Boyolali kemudian melakukan tour ke berbagai fasilitas di SMK Negeri 7 Surakarta. Mereka mengunjungi laboratorium, bengkel praktek, ruang kelas, dan fasilitas pendukung lainnya. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melihat langsung bagaimana fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar. 4. Penutup dan kesimpulan Kunjungan ditutup dengan sesi refleksi dan evaluasi. Pihak SMK Maarif NU 2 Boyolali mengungkapkan apresiasi terhadap sambutan dan informasi yang diberikan oleh SMK Negeri 7 Surakarta. Diskusi akhir berfokus pada rencana implementasi ide ide yang diperoleh dari studi banding ke dalam sistem pendidikan di SMK Maarif NU 2 Boyolali. Kunjungan studi banding ini memberikan wawasan berharga bagi SMK Maarif NU 2 Boyolali. Dengan mempelajari praktik-praktik terbaik yang diterapkan di SMK Negeri / Surakarta, diharapkan SMK Maarif NU 2 Boyolali dapat menerapkan berbagai strategi yang bermanfaat dalam meningkatkan. kualitas pendidikan dan pengelolaan sekolah mereka sendiri. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman ini menjadi langkah penting dalam upaya bersama untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia. -Tim Kontributor-
Outing Class XI ULP SMK Negeri 7 Surakarta bersama Sieben Tour
Sebelum jam 9 malam, berdatangan murid² ke SMK N 7 Surakarta. Bukan mau belajar kelompok, tetapi mereka persiapan berangkat Outing Class ke Malang. Bertepatan pada hari Rabu, 8 November 2023, pukul 22.00 WIB murid² kelas XI ULP 1 dan 2 berangkat Outing Class ke Malang. Mereka didampingi oleh K3 (Ketua Kompetensi Keahlian) ULP Ibu Ana Sulistiyani, S.Pd., WKS 4 Bid. Humas Ibu Agnes Jujuk Sarwosri, S.E, M.Par., Wali Kelas XI ULP 1 dan 2, guru Kompetensi Keahlian ULP, Guru BK, K3 Pekerjaan Sosial, K3 Perhotelan, K3 BCF, dan Tim IT. Lima jam perjalanan, akhirnya sampai di tempat transit DeDuwa, Batu, Malang pada hari Kamis, 9 November 2023 pukul 03.10 WIB. Rombongan berkesempatan untuk istirahat, sholat subuh, mandi, dan sarapan. Pada pukul 07.45 rombongan menuju tujuan pertama yaitu Apartel (Akademi Pariwisata & Perhotelan) Ganesha Malang. Rombongan disambut langsung dengan hangat dan ramah oleh direktur APP Ganesha yaitu Ibu Retno Wulan, Wadir 3 Bp Tommy, beserta tim manajemen dan Mahasiswa. Rombongan Outing Class mendapat penjelasan singkat tentang APP Ganesha. APP Ganesha di bawah manajemen NMC (National Media Center) mempunyai dua prodi yaitu Pariwisata (Kapal Pesiar, Pengelolaan Pariwisata, Usaha Perjalanan Wisata, Travel & Recreation Management, Manajemen Bisnis Perjalanan Pariwisata), Perhotelan (Culinary Arts, Hotel Engineering, Manajemen Pehotelan, Hospitality Entrepreneurship, Customer Service & Sekretary, Food & Beverage Management). Selain itu rombongan mendapat guiding tour virtual wisata di Malang, showing tour di Museum kendaraan klasik, dan menikmati segelas tentang kopi yang Maknyuss. Sudah cukup touring di APP Ganesha, pukul 12.00 rombongan menuju tempat oleh oleh DeDuwa Batu Malang dilanjutkan Ishoma. Jam 13.00 WIB rombongan melanjutkan perjalanan ke Jatim Park 1. Di sana anak-anak dapat mempelajari aneka budaya Nusantara, pengetahuan sains, dan menikmati aneka permainan dari yang biasa sampai yang mendebarkan jantung. Anak-anak senang dengan kegiatan Outing Class ini. Selanjutnya anak-anak diminta membuat laporan outing Class dan menyelesaikan tugas Tour Itinerary. Alhamdulillah jam 23.00 WIB rombongan sampai kembali di SMK Negeri 7 Surakarta dalam keadaan sehat walafiat takurang satu apapun. Sampai bertemu lagi di Outing Class berikutnya bersama Sieben Tour ULP SMK Negeri 7 Surakarta. Salam Juara! -Yun-
ADA APA SMK NU MAARIF KUDUS KE SMK NEGERI 7??
Mengembangkan soft skill siswa merupakan suatu tantangan tersendiri di tengah era globalisasi saat ini. Siswa SMK digadang-gadang menjadi alumni yang siap kerja sesuai bidangnya. Dunia industri tidak hanya membutuhkan kompetensi di bidang pekerjaan berupa hard skill saja, namun ada yang tak kalah penting dari itu semua yaitu soft skill. Soft skill mencakup ketrampilan interpersonal, bagaimana seseorang dapat beradaptasi di dunia kerja dengan memiliki ketrampilan emosional, ketrampilan komunikasi, dan wawasan yang luas.Untuk itu perlu adanya pengembangan program yang berdampak pada peningkatan ketrampilan tersebut. Upaya ini dilakukan oleh bidang Kesiswaan dengan mendesain program yang mewujudkan kepemimpinan siswa. Selain mengembangkan program yang bertujuan meningkatkan soft skill, perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk saling berbagi praktik baik dalam memperkaya wawasan. Berangkat dari tujuan itulah SMK NU Ma’arif Kudus melakukan kunjungan Study Tiru di SMKN 7 Surakarta pada hari Senin, 12 Juni 2023 lalu. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMK NU Ma’arif Kudus Zuhdi Andianta mengungkapkan ketertarikan mereka untuk belajar bagaimana mengembangkan ketrampilan interpersonal terutama public speaking guna melatih kemampuan para siswa dalam meningkatkan keberaniannya untuk tampil memajukan OSIS dan ekstrakurikuler. Upaya ini dilakukan dengan memberikan stimulus dalam peningkatan karakter melalui kegiatan kolaborasi bersama SMKN 7 Surakarta. “Siswa kami berasal dari kompetensi keahlian teknik sehingga perlu peningkatan dalam kemampuan public speaking agar nanti dapat diaplikasikan di dunia kerja dan menunjang ketrampilan mereka” ungkap Zuhdi. Acara tersebut dibuka oleh tampilan Tari Pelajar Pancasila karya siswa SMKN 7 Surakarta dari ekstrakurikuler Tari dibawah binaan guru seni yang sekaligus mengampu ekstrakurikuler tari yaitu Ika Noviani, S.Sn. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari wakil kepala sekolah bidang Kesiswaan, Riptono, S.Pd., M.Pd yang mengapresiasi kedatangan tamu rombongan SMK NU Ma’arif Kudus yang terdiri dari para guru pembina ekstrakurikuler dan para siswa pengurus OSIS. Pada kegiatan tersebut pembina OSIS SMKN 7 Surakarta Asri Pujihastuti, S.Pd juga memberikan sambutan dan paparan singkat terkait program kegiatan yang dilakukan oleh OSIS SMKN 7 Surakarta baik di masa pandemi maupun pasca pandemi. Pemaparan berbagai program kegiatan OSIS disampaikan oleh perwakilan OSIS SMKN 7 Surakarta, ananda Raysa. Dengan penuh percaya diri siswi tersebut menyampaikan presentasi di depan para audiens dan tamu undangan mengenai apa saja program unggulan OSIS yang telah dijalankan. Dalam paparannya ia menjelaskan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan dalam mengasah kreativitas dan inovasi seperti pelatihan public speaking, pelatihan literasi, anti bullying, kegiatan classmeeting dan breaktrough camp yang telah mereka laksanakan. Melalui kegiatan Study Tiru ini diharapkan dapat menjadi ajang kolaborasi dalam meningkatkan program kerja masing-masing sekolah di bidang kesiswaan khususnya OSIS, serta saling melengkapi dan berbagi praktik baik dalam mengembangkan organisasi ekstrakurikuler di sekolah masing-masing. Acara ditutup dengan mengajak tamu rombongan untuk berkeliling ke masing-masing kompetensi keahlian di SMKN 7 Surakarta. Dalam kunjungan tersebut para guru serta siswa merasa senang dan puas karena mereka diberikan gambaran riil dalam pengembangan program yang berdampak pada jiwa kepempinan siswa. Mereka berharap acara ini mampu menjadi bagian dalam peningkatan karakter siswa dalam menghadapi kemajuan zaman dan teknologi. [Achi]











