Gelar Karya Peserta Didik SMK N 7 Surakarta Untuk mengapresiasi karya peserta didik, maka pada tanggal 6 November 2019 diselenggarakan Gelar Karya yang menampilkan karya-karya siswa baik berupa produk maupun jasa. Pada gelar karya kali ini menampilkan 8 stand yg terdiri dari stand Pekerjaan Sosial , Akomodasi Perhotelan, Multimedia, Tata Boga, Produksi Siaran Program Televisi, Usaha Perjalanan Wisata, Literasi dan Adiwiyata. Acara ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Jawa Tengah Wilayah VII Bapak Suyanta, S.Pd, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Ibu Etty Retnowati, SH, MH, Komandan Kodim 0735 Bapak Wiyata Sempana Aji, SE, MDS, dan Pengawas SMK N 7 Surakarta Drs. Sigit Martopo, M.Pd. Acara ini sekaligus mengundang siswa-siswa SMP di Soloraya untuk mengenalkan SMK N 7 Surakarta. Gelar karya tahun ini mengusung tema Revolusi Industri 4.0 dan mengundang beberapa narasumber, diantaranya dari : – guru multimedia yang sudah menerapkan AR (Augmented Reality) untuk media pembelajaran 4.0 – Febrian Tegar siswa multimedia yang sudah menjalankan kewirausahaan – Ziemotion (pihak Dunia Industri) yang menyampaikan tentang prospesk multimedia di era industri 4.0 – Gramedia tentang pemanfaatan e-book Acara gelar karya ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat siswa-siswa untuk menghasilkan karya yang lebih menarik lagi sehingga tahun depan diadakan gelar karya lagi. -AY-
Museum Goes to School
Yuk Ke Museum.. Museum Goes to School bersama Museum Keris Nusantara dan Museum Radyapustaka. Kegiatan sosialisasi tentang kebudayaan kepada peserta didik untuk lebih menghargai dan mencintai warisan budaya dan terus melestarikannya. Peserta didik dikenalkan tentang berbagai macam jenis keris dan filosofinya untuk lebih meningkatkan kecintaan budaya asli Indonesia yg diakui oleh UNESCO. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan Museum tertua yang ada di Indonesia yang menyimpan koleksi koleksi yang berharga dan terus dijaga keasliannya untuk generasi generasi selanjutnya. Kegiatan yang terselenggara melalui kerjasama dinas kebudayaan dan pendidikan diharapkan semakin mendekatkan keberadaan Museum dihati peserta didik. Salam Museum”Museum di Hatiku” -upw; Mar-
Penilaian Kinerja Kepala Sekolah 2019
Penilaian kinerja kepala sekolah adalah agenda rutin tahunan. Pada tahun 2019 ini berlangsung di aula SMKN 7 Surakarta 13 November 2019. Ibu Wening Sukmanawati, M.Pd selaku Kepala SMK N 7 Surakarta dan jajarannya telah menyiapkan semua instrumen dengan baik. Penilaian kinerja ini meliputi semua sapek dalam proses berlangsungnya operasional sekolah, baik bidang akademis maupun nonakademis. Penilaian ini antara lain bidang kurikulum yang dibawahi oleh waka kurikulum, bidang kesiswaan yang dibawahi oleh waka kesiswaan, bidang sarana dan prasarana yang dibawahi oleh waka sarpras dan terakhir bidang hubungan masyarakat oleh waka humas. Proses penilaian dilakukan oleh Bapak Pengawas pembina dari SMK N 7 Surakarta Bapak Sigit Martopo, M.pd pengawas cabang dinas wilayah VII. Penilaian dilakukan secara simultan sejak pagi hingga sore hari. Dengan adanya penilain ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi kepala sekolah dan jajarannya untuk meningkatkan kinerja pada periode berikutnya. Terus mengabdi membangun negeri para pahlawan tanpa tanda jasa. SMK Bisa SMK Hebat SMK Jaya -NR-
[Opini] Revolusi industri 4.0 di SEVKA
Revolusi industri 4.0 Mendengar kata REVOLUSI benak saya langsung tertuju pada frase “berubah drastis”. Sedangkan kata Industri membuat saya berfikir tentang “Pabrik”. Dan pengertian revolusi industri adalah perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Dari abad ke abad tahun ke tahun cara manusia memproduksi barang selalu mengalami perubahan yang sangat drastis yang semula semua hal hanya tergantung pada kekuatan otot (manusia,binatang) berubah menggunakan roda bergerak (revolusi 1.0) kemudian berubah dengan menggunakan mesin (revolusi 2.0) lalu berubah lagi menggunakan komputer dan robot (revolusi 3.0) dan saat ini sedang dalam masa menggunakan kompute atau smartphone yg Terhubung dengan internet (revolusi 4.0). “Internet of things” adalah bagian utama dari revolusi industri 4.0. Segala permasalahan yang ada dalam industri bisa terselesaikan dengan kompute atau smartphone yang terhubung dengan internet. Dari hari ke hari kita tidak akan bisa lepas dari internet. Dengan kata lain saat ini adalah “jamannya internet”. Jarak ruang dan waktu tidak akan jadi penghalang untuk melakukan banyak hal dengan adanya internet. Satu alat bisa digunakan lebih dari satu perusahaan hanya dengan dihubungkan dengan internet. seperti contoh kasus jika ada satu nasabah bank yang mempunyai masalah dia bisa datang ke bank cabang mana saja untuk menyelesaikan masalahnya karena setiap cabang bank bisa mengakses semua data yang dibutuhkan dengan bantuan internet. Setiap berubahan besar ini pasti akan diikuti oleh perubahan besar dalam bidang lainnya, seperti ekonomi, politik, militer dan budaya. Sebagai contoh perubahan budaya, dahulu ketika hari raya kita akan mengunjungi saudara kita untuk mengucapkan selamat hari raya, kemudian berubah dengan mengirimkan kartu lebaran, selang beberapa tahun kemudian berubah lagi dengan mengucapkan melalui telefon/sms, saat ini kita bisa mengucapkan selamat hari raya dan seolah-olah kita hadir di sana dengan cara video call. Perubahan ini sudah pasti akan ada jutaan pekerjaan yang hilang dan pastinya jutaan pekerjaan baru akan muncul, bahkan yang belum kita bayangkan sebelumnya. Revolusi industri 4.0 ini sedang berlangsung, kita tidak tahu sejauh mana revolusi industri 4.0 ini akan memberikan dampak bagi peradapan manusia. Akan tetapi kita adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna yang dilengkapi dengan akal dan pikiran. Sedasyat apapun perubahan itu saya yakin pasti kita mampu menyesuaikan diri. Gelar Karya yang diselanggarakan SMKN 7 dengan tema “revolusi industri 4.0” menurut saya belum sepenuhnya menunjukan adanya kesiapan SMK N 7 Surakart dalam menyongsong revolusi industri 4.0. Sebagai contoh pada bidang Literasi, Seharusnya sudah memamerkan buku-buku digital yang dapat diakses oleh siapapun kapanpun dan dimanapun dengan bantuan internet. Dalam hal pemasaran produk-produk siswa seharusnya sudah dapat dilakukan melalui jaringan internet (on line) tidak lagi ditawarkan secara manual (door to door). Secuil artikel dari saya semoga bermanfaat. Salam literasi Idha Muchtar
GELAR KARYA SISWA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Pada hari rabu 6 november 2019 SMK N 7 Surakarta mengadakan acara gelar karya siswa. Dalam acara ini SMKN7 Surakarta juga mengundang beberapa SMP Negeri dan swasta di Solo. Pada acara tersebut membahas tentang industry 4.0 dan macam-macam peluang pada era revolusi industri 4.0. Siswa – siswi SMKN7 Surakarta dan tamu undangan sangat antusias mengikuti kegiatan ini, selain menyenangkan kegiatan ini menambah pengetahuan siswa-siswi tentang industri 4.0. Pada gelar karya tersebut selain pameran terdapat seminar terkait industri 4.0 bidang multimedia dan animasi. Peserta gelar karya adalah enam jurusan yang ada di SMKN 7 Surakarta yaitu Tata Boga, Broadcasting, Usaha Perjalanan Wisata, Multimedia, Pekerjaan Sosial, dan Akomodasi Perhotelan. Selain dari jurusan terdapat juga stan pameran dari tim adiwiyata dan tim litrasi SMK N 7 surakarta. Masing-masing jurusan memamerkan produk-produk unggulan mereka. Multimedia mengeluarkan produk seperti pin, gantungan kunci dan stiker. Brocasting mengeluarkan produk berupa stand photoboth dan beberapa hasil tugas siswa seperti maket setting panggung. Usaha Perjalanan Wisata memamerkan produk batik dan cara membatik dengan menggunakan cara tradisional yaitu batik tulis. Pekerjaan Sosial menyediakan jasa chek tekanan darah. Tata Boga mengeluarkan produk olahan rotinya yang dapat dibeli dengan harga yang murah dan rasa yang enak. Akomodasi Perhotelan menawarkan souvenir yaitu sabun dan shampoo. Tidak ketinggalan dari tim adiwiyata memamerkankan produknya yaitu lulur herbal yang dibuat dari bahan-bahan alami yang dibuat sendiri oleh siswa SMKN7 Surakarta. Tim literasi sekolah juga memamerkan moda literasi bergerak terbarunya yang bernama cak hali untuk mengisi kegiatan tersebut. Maju terus Sevka, terus berkarya dan berinovasi. by tim Literasi – Bayu XI PSPT Metro TV
OSIS berdiskusi bersama Pak Ganjar
Kegiatan Seleksi Sehari bersama Gubernur Jawa Tengah dan Pejabat Publik Lainnya Tahun 2019 Kegiatan seleksi sehari bersama Gubernur Jawa Tengah dan pejabat publik lainnya tahun 2019 terdiri dari diskusi dan wawancara tentang pendidikan Anti Korupsi dan Sekolah berintegritas yang bertempat di Hotel Grasia Semarang, 29-30 Oktober 2019 Acara ini bertujuan untuk mengajak para ketua OSIS se-Jawa Tengah untuk berdiskusi tentang pendidikan anti korupsi dan sekolah berintegritas. peserta berasal dari ketua OSIS SMA/SMK se-Jawa Tengah yang telah mengirimkan artikel. Dari 334 artikel yang terkirim, terpilih 80 artikel terbaik yang kemudian mengikuti seleksi selanjutnya di hotel Grasia semarang. Perwakilan ketua OSIS SMK 7, Aditya Indra Sanjaya dari kelas XI UPW 1 menjadi salah satu peserta yang terpilih diantara 80 peserta tersebut. Agenda dalam kegiatan tersebut antara lain registrasi peserta dan apel pembukaan di hari pertama, dilanjutkan dengan presentasi artikel dan wawancara. Dari 80 peserta yang terpilih melalui seleksi, artikel akan disaring kembali menjadi 6 artikel dari peserta terbaik yang akan terpilih sebagai pemenang dan mendapat kesempatan khusus mendampingi Gubernur Jawa Tengah dalam acara Sehari Bersama Gubernur Jateng . Sukses terus untuk ketua OSIS beserta organisasinya dan maju terus sevka! -achi-
DIKLAT OSIS MPK PERIODE 2019/2020
DIKLAT OSIS MPK PERIODE 2019/2020 Organisasi siswa SMKN 7 Surakarta yang tergabung dalam Organisasi Intra Sekolah (OSIS) dan Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) mengadakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan dasar di tahun 2019 ini. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut mulai hari Kamis, 31 Oktober 2019 hingga Sabtu, 2 November 2019. Diklat ini diikuti oleh seluruh peserta dari pengurus OSIS kelas X dan XI, sedangkan sebagai panitia pelaksana adalah kelas XII dibawah bimbingan penanggung jawab acara yaitu pembina OSIS ibu Asri Pujihastuti, S.Pd. Ada yang sedikit berbeda dari kegiatan Diklat kali ini, karena pada acara hari pertama atau diklat ruang kegiatan di handle langsung oleh ibu Wening Sukmanawati, S.Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah. Pada hari Kamis dan Jum’at dilaksanakan diklat ruang dengan materi pemetaan permasalahan dan pemecahan masalah dari 7 lini atau pokja kesiswaan antara lain : Literasi, Ketertiban (k7), Kerohanian, Bela Negara, Kesehatan, Lingkungan dan Kreativitas seni. Dalam kegiatan diskusi ini peserta dibimbing langsung oleh guru-guru koordinator dari masing-masing lini, antara lain ibu Nur Hidayati, S.Pd selaku koordinator pokja Literasi, ibu Dra.Helena sebagai koordinator pokja lingkungan, ibu Flaviana, S.Pd. selaku koordinator kesehatan, ibu Tri Yaningsih, S.Pd., M.Pd. selaku koordinator pokja ketertiban (k7), bapak Tri Agung Bagus, S.Pd. selaku koordinator pokja Bela Negara, bapak M. Taufik, S.Pd. selaku koordinator pokja kerohanian dan ibu Astika M, S.Sn selaku koordinator pokja Kreativitas Seni. Dalam kegiatan diklat ruang tersebut siswa dibagi kedalam 7 kelompok sesuai masing-masing pokja dan mereka diminta berdiskusi tentang permasalahan di lini pokjanya kemudian mencari pemecahan permasalahan yang ada kemudian dituangkan ke dalam program kerja dan proposal. Dalam pembuatan proposal tersebut siswa dibimbing oleh ibu Dra. Bonifatia R. Kegiatan diklat lapang dilaksanakan di Kebun Jambu 234 Kemuning, Karanganyar. Dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa rangkaian acara diantaranya, sharing session oleh kakak kelas dan alumni OSIS, renungan malam dan doa bersama. Dipagi harinya mereka diajak untuk refreshing sekaligus melatih kerjasama dan kekompakan dalam tim melalui kegiatan outbond yang dipandu oleh fasilitator dari PMI. Kegiatan ini cukup mengena bagi siswa dan meriah sehingga siswa merasa antusias dan gembira meskipun acara padat dan cukup melelahkan. Pengalaman yang mereka dapatkan selama diklat diharapkan mampu menjadikan mereka termotivasi untuk lebih aktif memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan sekolah terutama dalam keaktifan kegiatan siswa, kemampuan berfikir kritis, menggali potensi siswa, serta menanamkan karakter kuat pada seluruh siswa. -achi-
JUARA 1 FLS NASIONAL
Festival Literasi Sekolah jenjang SMK tahun 2019 telah selesai di selenggarakan pada 25 hingga 29 Juli 2019 yang lalu. Pada kegiatan tersebut SMKN 7 Ska mengirimkan dua siswanya Sony Sanjaya dan Novianawati untuk mengikuti kegiatan dengan mengusung karyanya yang bernama Cak Hali sebagai materi lomba. Cak Hali diikutkan dalam kategori Vokasi Moda Literasi Bergerak. Cak Hali lolos seleksi administrasi dan presentasi jarak jauh (video teleconference) yang diadakan oleh panitia Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kegiatan puncak FLS 2019 berlangsung di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendikbud Jakarta. Setelah proses display karya, presentasi dan penilaian selama festival berlangsung, Cak Hali meraih juara 1 dari tiga kontestan yang berhasil masuk ke tiga besar. Juara 2 diraih oleh SMKN 2 Padang Panjang dan juara 3 diraih oleh SMKN 26 Pembangunan Jakarta. Selain Vokasi moda bergerak terdapat beberapa lomba lain seperti cipta buku elektronik, sudut baca vokasi dan lomba-lomba bahasa. Terdapat pula acara-acara pendukung lain seperti seminar-seminar, bedah buku, tes TOEIC dan Coaching Clinic. Tema FLS 2019 ini adalah “Multiliterasi: Mengembangkan Kemandirian dan Menumbuhkan Inovasi” dengan tema ini diharapkan para penggiat literasi mampu menumbuhkan semanagat kemandirian dan menciptakan inovasi-inovasi yang baik. Pada kesempatan tersebut juga Bapak Mentri Pendidikan Muhajir Efendi berpesan agar gerakan literasi bukan sekedar gerakan membaca, tetapi membaca untuk memahami serta mengkritisi dan memberikan pendapat lain dari apa yang telah dibaca. #CerdasBerliterasi . -NR-
RUNNER UP Handball
SMKN 7 Surakarta Sukses Meraih Gelar Runner Up Pada Kejuaraan Handball Antar Klub SMA/SMK Tingkat Kota Surakarta Tahun 2019. SMKN 7 Surakarta menjadi salah satu peserta Handball Competition Tahun 2019 yang di selenggarakan oleh Induk Organisasi Handball Wilayah Kota Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 20 Oktober 2019, Di GOR Budi Langgeng, Ngemplak Boyolali. Sistem Kompetisi ini menggunakan babak penyisihan dengan sistem Grup, 2 peringkat terbaik Akan Lolos ke Semifinal. Tim SMKN 7 Surakarta tergabung dalam grub A bersama, SMA Batik 2 Surakarta, SMAN 7 Surakarta, Dan SMKN 1 Surakarta. Perjalanan Tim dimulai dari pertandingan melawan SMKN 1 Surakarta Dan berhasil menang dengan skor meyakinkan 6-2 untuk SMKN 7. Di pertandingan kedua Tim ini harus mengakui keunggulan Tim SMA Batik 2 setelah kalah dengan skor 6-8. Di Partai ke-3 dalam memperebutkan tiket Semifinal Tim ini bermain imbang 5-5 dengan SMAN 7 Surakarta sehingga berhak Lolos dari grup A sebagai Runner up group. Di babak semifinal SMKN 7 Surakarta menghadapi juara grup B yakni SMKN 2 Surakarta dan berhasil menang 10-8 sehingga Lolos ke partai puncak. Di Partai final Tim SMKN 7 Surakarta menghadapi SMA Batik 2 yang sebelumnya bertemu di penyisihan grup. Pertandingan berjalan dengan sangat seru dan silih berganti mencetak angka, SMKN 7 Surakarta sempat unggul 10-9 di 3 menit terakhir, tetapi salah satu pemain mendapat kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan pertandingan. Situasi ini membuat lawan mampu membalikkan keadaan menjadi 10-12 Untuk kemenangan Tim SMA Batik 2. Sehingga Tim Handball SMKN 7 Surakarta harus puas sebagai Runner up. Selain itu SMKN 7 Surakarta Juga meraih gelar untuk penjaga gawang terbaik atas nama Bayu Seto dan supporter terbaik. Daftar susunan pemain : 1. Rangga Sheta Aji Nugroho (XI MM 3) 2. Khristiaji Destya Rizkita (XI TB 2) 3. Mohammad Bintang Sahara (XI APH 2) 4. Alvin Widya Maulana (XI TB 1) 5. Rangga Ariyanto (XI MM 3) 6. Wildan Katelu Chandra Ribby (XI MM 3) 7. Samuel Kurniawan (XI UPW1) 8. Bayu Seto (XI UPW 1) 9. Imanuel albertinus kismarsono (XI UPW 1) 10. Vito Dwi Agustino (XI MM 3) 11. Febryan adhitya chandra (XI Aph 2) 12. Alvin Arya Ornando (XI MM 1) 13. Dimas Riyadi Nugroho (XI APH 2) 14. Pramudya Ananditya Noor Kurniawan (XI MM3) Pembina Handball Anggara Aditya Kurniawan Pelatih Tim PPL UTP di SMKN 7 Surakarta 2019 -AAK-
Industri 4.0 bidang Augmented Reality & Virtual Reality
Pendampingan Industri 4.0 bidang Augmented Reality & Virtual Reality Di zaman milenial ini teknologi semakin berkembang pesat. Tentunya kita dituntut untuk semakin mengikuti kemajuan zaman. Pemerintah sangat mendukung perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan. Dalam rangkaian bantuan sekolah rujukan dari pemerintah pusat, guru dan siswa multimedia SMK Negeri 7 Surakarta berkesempatan mendapatkan Pendampingan Industri 4.0 bidang Augmented Reality & Virtual Reality. Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada hari senin hingga rabu tanggal 30 september – 2 Oktober 2019 di Hotel Megaland Surakarta. Dalam pendampingan industri 4.0 AR & VR dimentori langsung oleh bapak Alfan Pujo Laksono dari Seamolec. Guru dan siswa jurusan Multimedia SMK Negeri 7 Surakarta mendapatkan bimbingan tentang pembuatan Augmented Reality dari nol hingga akhir menjadi aplikasi yang dapat dinikmati semua orang. Hasil dari pembuatan augmented reality akan di pamerkan dalam gelar karya Produktif yang diselenggarakan oleh tim Multimedia akhir Oktober mendatang. Sebagai kata penutup Bapak Alfan Pujo Laksono memberi memotivasi : “Kita tidak mungkin membuat software Karena kita jelas kalah dari Amerika & China Kita masih bisa menang dari mereka Buatlah konten semerik mungkin dengan aplikasi mereka! Never give up, just do it!” -H-











