Surakarta, 15 Mei 2025— SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan Kampung Inggris Star Solo sukses menggelar workshop bertajuk “English as a Life Skill: Meningkatkan Percaya Diri Berbahasa Inggris”pada Rabu, 15 Mei 2025 bertempat di Aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 570 siswa dengan antusiasme yang tinggi. Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Bapak Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai salah satu soft skill utama dalam menghadapi tantangan global dan dunia kerja. Sebagai narasumber utama, Mr. Vallent dari Kampung Inggris Star Solo memandu sesi secara interaktif dan menyenangkan. Tidak hanya menyampaikan materi, sesi workshop juga diisi dengan berbagai game edukatif yang membuat siswa semakin bersemangat untuk belajar dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Beberapa siswa juga unjuk kepiawaiannya ke depan forum dengan menyanyikan lagu berbahasa Inggris sambil belajar untuk memahami arti lagu tersebut. Salah satu siswi kelas XI, Jasmin Athena, mengungkapkan keseruannya mengikuti kegiatan ini. “Pembelajarannya seru karena banyak interaksi antara pembicara dan siswa, ditambah ada game di sela-sela materi, jadi kami semua sangat antusias mengikuti sampai akhir,” ungkapnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris, memberikan motivasi belajar yang menyenangkan, serta mendorong mereka untuk memiliki visi global dalam merancang masa depan karier mereka.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMKN 7 Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membekali para siswa dengan kompetensi global yang relevan dan aplikatif di dunia kerja nyata. -Tim Literasi-
Bulan Bahasa SMKN 7 Surakarta
Dalam upaya untuk membangkitkan kecintaan terhadap bangsa dan bahasa Indonesia, Tim Literasi bersama OSIS/MPK SMKN 7 Surakarta mengadakan kegiatan Bulan Bahasa dengan tema “Berkarya dan Berbudaya dengan Bahasa” yang dilaksanakan tanggal 16 s.d 28 Oktober 2023. Tema yang kami usung kali ini adalah salah satu cara membangkitkan kecintaan berbudaya dengan bahasa dan sastra, supaya generasi muda tetap memiliki kesadaran akan bahasa dan sastra Indonesia yang kita miliki. Bahasa dan budaya adalah bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan untuk generasi mendatang. Bulan Bahasa dan Sastra di SMKN 7 Surakarta disemarakkan dengan berbagai lomba secara offline dan online diantaranya: 1. Lomba mendongeng dengan berbagai bahasa Selain menghibur dan mewariskan nilai nilai budaya lomba ini sengaja kita pilih karena ingin mengembangkan keterampilan berbahasa yang dimiliki oleh peserta didik yaitu dengan mendongeng berbagai bahasa Indonesia, Inggris, dan Jawa. 2. Lomba mengcover lagu dengan berbagai bahasa Lomba ini bertujuan untuk melatih keberanian serta kecakapan serta penguatan keterampilan berbahasa peserta didik dengan tema lagu yang sudah ditentukan oleh tim literasi sekolah.3. Lomba menggambar komik lomba menggambar komik dalam perayaan Bulan Bahasa kita pilih untuk mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui medium komik. Lomba ini dapat menginspirasi kreativitas dan meningkatkan pemahaman tentang kekuatan ekspresi bahasa Indonesia dalam bentuk visual. Selain itu, lomba ini juga dapat meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia. 4. Lomba Drama Lomba drama menjadi acara yang ditunggu dalam perayaan bulan bahasa yang diselenggarakan. Dengan keterlibatan setiap jurusan dari kompetensi keahlian yang dimiliki SMKN 7 Surakarta. Selain menghibur dan mewariskan nilai budaya Kami berharap dengan lomba drama ini menjadi wadah untuk mengekspresikan kreativitas peserta dalam menulis naskah, berakting, serta menyajikan cerita dengan cara yang inovatif. 5. Pemilihan Mas dan Mbak Bulan Bahasa Lomba ini menjadi puncak dari acara Bulan Bahasa dan pertama kali diadakan sebagai ajang pemilihan figur generasi muda yang bertugas untuk mengampanyekan dan menyosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar kepada peserta didik lainya. Pemenang dari Lomba bulan bahasa tersebut : Duta Bahasa 1. Christian Vintanza XI DKV 1 2. Nasywa Faisa R. XULP 2 • Penilaian lomba story telling B.Indonesia (Mendongeng) – Juara 1 Nurusshifa XI PS 3 – Juara 2 Akhila Loviae Andria XII PH 1 B. Inggris (Story Telling) – Juara 1 Eishaquilla Azalea X DKV 1 – Juara 2 Margareth Rachelnina X Kuliner 1 B.Jawa (Ndongeng) – Juara 1 Kaisha Callista Zulaikha X Kuliner 2 • Penilaian menggambar komik 1. Unsya Nurul Husna X DKV 1 2. Satria Putra Pradhitya X PS 1 •Cover song dari berbagai bahasa Juara cover indonesia: Naina Mustika Ayu X ULP 1 Ivana Giovanka Okta Nenogasu X KUL 1 Juara cover song bahasa inggris: KAILA X DKV 1 Sasa X PS 3 Juara cover song bahasa jepang: SALSA XI KUL 3 Annisa Khoiriyah Chahyarani X Kul 1 Juara cover song bahasa jawa: DIAH AYU S. X BCF 2 Velisita Erviana XI PS 1 Brand ambasador Cover Song literasi: JASMINE X DKV 1 • Pemenang Drama 1. DKV 2. APH 3. ULP Penulis Nur Mardiyono Guru Bahasa Indonesia – Tim Literasi
Workshop ”Motivasi Literasi”
Di era VUCA ini generasi muda ditantang untuk memiliki kecakapan literasi agar bisa beradaptasi dalam kemajuan zaman dan globalisasi. Untuk itu SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan nyalanesia melaksanakan program Workshop Literasi dengan tema “Motivasi literasi” pada hari Senin, 2 Oktober 2023. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 siswa, para siswa diberikan motivasi dalam berliterasi dan mereka juga mencoba untuk membuat karya puisi dan cerpen. Beberapa siswa maju untuk membacakan karya puisi mereka. Para siswa sangat antusias mengikuti workshop ini dan hal ini menunjukkan potensi yang luar biasa di SMK Negeri 7 Surakarta, para siswa yang memiliki jiwa literat dan mereka juga memiliki semangat untuk menghasilkan karya tulisan yang bisa dipublikasikan baik di web sekolah maupun di majalah dinding sekolah. Dengan adanya workshop ini,diharapkan para siswa lebih termotivasi untuk meningkatkan kecakapan literasi di era digitalisasi saat ini sehingga Indonesia bisa mengejar tertinggalan di bidang literasi dan meningkatkan literasinya untuk maju menghadapi tantangan global. Acara dimulai dengan sambutan oleh Ibu Asri Pujihastuti S.Pd selaku ketua kordinasi literasi SMK Negeri 7 Surakarta. Dalam sambutannya Bu Asri mengharapkan setelah workshop literasi ini dapat meningkatkan literasi kepada siswa dan siswi SMK Negeri 7 Surakarta mengingat bahwa literasi di indonesia ini sangat rendah dan workshop ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan literasi. Materi di mulai dengan Bapak Nurdin selaku narasumber, menunjuk salah satu siswa untuk membaca kan puisi yang berjudul “Satu Bangsa” ciptaan dari ananda Andhika dari kelas XI PS 3 yang mencurahkan tentang seharusnya kecintaan seseorang kepada bangsanya . Lalu dilanjutkan dengan perkenalan backround narasumber dan pengenalan tentang Nyalanesia. Nyalanesia adalah startup pengembang program literasi sekolah terpadu, yang memfasilitasi siswa dan guru untuk menerbitkan buku serta mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Bapak Nurdin juga memperkenalkan beberapa buku yang telah ia terbitkan yang berjumlah 11 buku, Pak Nurdin juga memperkenalkan bahwa literasi bukan hanya membaca dan menulis, Bahwasanya ada 6 jenis literasi yaitu literasi Baca Tulis, literasi Numerasi, literasi Sains, literasi Finansial, literasi Budaya dan Kewargaan. Untuk masuk ke materi tentang pembuatan cerpen Bapak Nurdin menunjuk salah satu siswi untuk menceritakan sinopsi tentang cerpen buatanya. Cerpen karangan oleh ananda Nasywa dari kelas X ULP 2, yang berjudul “Untuk Apa sih Pendidikan?” bercerita tentang para siswa yang masih bingung dengan mengapa mereka harus menempuh pendidikan sampai sekarang ini, dan beberapa siswi juga beranggapan mengapa mereka harus bersekolah jika nanti akhirnya mereka akan berakhir di dapur dan mengurus rumah, lalu di review oleh Bapak Nurdin mulai dari judul dan juga topik yang diambil. Setelah mereview cerpen dari siswi, pak Nurdi memaparkan materi nya tentang “Apa sih Itu Cerpen” yang mencangkup bagaimana pembuatannya dan cara memilih topik yang diambil. Lalu ditutup dengan pemberian hadiah berupa buku kepada siswa-siswi yang karyanya telah di review oleh narasumber dan selanjutnya ditutup oleh foto bersama.
Workshop Literasi SMKN 7 SKA – Teknik Penulisan Puisi
Hari ini, Kamis 5 Januari 2023 pada pukul 08.00-12.00 diadakan workshop literasi dengan tema “TEKNIK PENULISAN PUISI” oleh Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yaitu sebuah program pengembangan literasi sekolah dari Nyalanesia dan dibawakan oleh Pak Fajar. Kami dari perwakilan kelas XI PS 1 telah mengikuti workshop pada hari ini. Diawali oleh pembukaan sambutan oleh Kepala SMKN 7 Surakarta dan dilanjutkan oleh pemateri. Kami telah memperlajari: Pengertian puisi, Perbedaan puisi dan cerpen, Pengertian Liaentia poetica , Unsur Lahir dan unsur batin puisi, Menentukan tema melalui beberapa hal, Jenis jenis majas, Langkah menulis puisi. Pada workshop hari ini kami berharap siswa/siswi yang telah mengikuti workshop hari ini dapat meng-upgrade diri dengan terus membaca, dan membuat puisi. Dalam pengembangan puisi kita dapat membuat nya dengan imajinasi kita dan menuangkan apa yang kita pikirkan, kita diajarkan mengenai teknik – teknik membuat puisi seperti berikut. 1. Tentukan tema 2. Ajukan beberapa pertanyaan tema yg ditentukan 3. Pilih salah satu kata unik puisi untuk dijadikan judul karya puisi Selain Puisi, pada hari ini juga telah diajarkan untuk membuat tulisan di Web SMKN 7 SKA dibawakan oleh Pak Nugraha guru dari Broadcasting yang juga masuk ke Tim Publikasi. Disini kita jadi bisa mengembangkan karya kita, seperti misalkan kita membuat puisi, cerpen atau ingin menyampaikan opini, kita bisa membuat tulisan tersebut di Web SMKN 7, yang mana ada tutorial nya di YouTube Channel SMKN 7 Surakata dan karya kita bisa di post oleh admin tersebut lalu akan di baca oleh khalayak luas. Web SMKN 7 Surakarta ini menjadi web sekolah yang berisikan profil sekolah, mengenai fasilitas, kegiatan dan prestasi siswa nya, sehingga dari Web ini kita bisa lihat hal apa saja yang ada di SMKN 7 Surakata. ————— Kontributor : Rachel Tiur Silalahi & Monique Millania Sudiono Kelas & Kompetensi keahlian: XI PS 1
SMK N 7 Surakarta masuk ke V-Factor Indonesia
VOKASI BERJAYA Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen Pendidikan Vokasi (DIKSI) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Voaksi berupa lomba Cover lagu dengan judul Condong Pada Mimpi. Selain itu DIKSI juga menyelengarakan kegiatan V-Factor Indonesia yang merupakan ruang unjuk kompetensi. Dirjen Wikan menegaskan, acara V-Factor Indonesia merupakan “faktor X”-nya vokasi yang bermakna “prestasi”, namun bukan untuk dilombakan. “Karena kita ingin mempromosikan vokasi se-Indonesia, makanya kita mengemas konsep milenial melalui penyajian X Factor Indonesia. Ini bukan kompetisi, tapi show,” terangnya. Pada dua kegitan diatas SMK N 7 Surakarta terlibat secara langsung. Diwakili oleh Bintang Bonaventura siswa kelas XI Komptensi keahlian Multimedia sebagai vocalis / penyanyi dalam ajang Gebyar vokasi Lomba Cover Lagu “Condong Pada Mimpi” Theme song Vokasi Indonesia. Video yang dibuat di unggah di akun youtube masing-masing dengan batas akhir unggahan pada tanggal 12 november 2020. Nantinya video akan dinilai berdasarkan juknis dan jumlah Like yang dimiliki. LINK VIDEO COVER CONDONG PADA MIMPI. Pada ajang V-Factor Indonesia SMKN 7 Surakarta menjadi satu-satunya SMK dari Surakarta yang diundang pada ajang tersebut. Pada ajang itu SMK N 7 Surakarta diwakili oleh Tim Cak Hali (becak hammock library) Sony Sanjaya dan Novianawati Pramesti yang keduanya siswa kelas XII kompetensi keahlian PSPT dengan didampingi Nugraha Ranga selaku guru pembimbing. Event V-Factor Indonesia resmi dibuka pada Senin (16/11) di Sheraton Grand, Jakarta, oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto. Hajatan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi yang rencananya berlangsung hingga 22 November ini akan menghadirkan total 31 hasil karya dari perwakilan satuan pendidikan vokasi Tanah Air yang terdiri atas 16 sekolah menengah kejuruan (SMK), 8 lembaga kursus dan pelatihan (LKP), dan 7 perguruan tinggi vokasi (PTV). dalam ajang penyajian prestasi tersebut juga akan melibatkan masyarakat untuk menilai. “Karena ajang ini merupakan show dengan target milenial, maka harus ada story line untuk ditampilkan. Wikan berharap, ketika hasil proses ajang ini ditampilkan di media sosial, maka akan lebih mudah dipahami oleh generasi milenial. Ditambah lagi, “Harapannya, sesi pertama di tahun ini akan menjadi inspirasi bagi sesi berikutnya di tahun mendatang. Harapannya dengan hadirnya para peserta yang terdiri atas para juara di bidangnya masing-masing ini, peserta didik pendidikan vokasi Tanah Air juga diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja, melainkan dapat menjelma menjadi sosok pemimpin dan juga entrepreneur. editor -nr- sumber data : https://www.vokasi.kemdikbud.go.id/











