Surakarta, 20 Mei 2025— SMK Negeri 7 Surakarta bekerja sama dengan Nyalanesia sukses menggelar workshop menulis dengan tajuk “Dari Kelas Menuju Kehidupan: Refleksi Guru SMK dalam Pembelajaran Mendalam (Bermakna, Berkesadaran dan Menyenangkan)” pada Selasa, 20 Mei 2025 bertempat di Aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh 24 guru yang antusias untuk dapat memperoleh pengetahuan baru terkait bidang kepenulisan Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 7 Surakarta , Bapak Wardoyo, S.Pd., MPd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan literasi yang tidak hanya bagi siswa, tetapi guru sebagai motor penggerak kegiatan tersebut di sekolah. Hal tersebut diwujudkan salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan workshop menulis ini. Sebagai narasumber utama, Bapak Arifin Nurdin dari Nyalanesia memandu sesi secara interaktif. Dalam pemaparan materinya tersebut, beliau menyampaikan kiat-kiat seseorang yang akan berkecimpung dengan dunia kepenulisan. Hal tersebut tentunya dangat menggugah semangat bagi peserta pelatihan yang sangat antusias untuk dapat menuangkan ide-idenya terkait pembelajaran mendalam dalam bentuk tulisan. Narasumber kedua yaitu Bapak Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd. yang menyampaikan materi terkait pembelajaran mendalam. Sebagaimana tajuk dalam pelatihan kali ini yang mengaitkan antara pengalaman guru ketika mengimplementasikan pendekatan pembelajaran mendalam ketika mengajar. Dalam paparan materinya, beliau menyampaikan poin-poin penting dalam pembelajaran mendalam yang mungkin menjadi istilah baru bagi bapak ibu guru yang menjadi peserta workshop ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan menulis bagi bapak ibu guru peserta pelatihan terkait implementasi pembelajaran mendalam di sekolah. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMKN 7 Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu literasi yang nantinya akan bermuara pada warga sekolah yang “melek” literasi sebagai bekal untuk masa depan. -Tim Literasi-
Sukses Gelar Jumat Literasi, SMKN 7 Surakarta Tingkatkan Kemampuan Public Speaking Siswa
SMK Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan kegiatan Jumat Literasi pada Jumat, 31 Januari 2025, di Lapangan Tenis SMKN 7 Surakarta. Acara yang berlangsung pukul 07.00–08.00 WIB ini mengusung tema Meningkatkan Kemampuan Literasi Bahasa melalui Public Speaking. Acara ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Kegiatan ini menghadirkan Afiq Putra Pradana, seorang praktisi public speaking sebagai pembicara utama. Dalam materinya, Afiq membagikan strategi praktis untuk melatih keterampilan berbicara di depan umum, mulai dari teknik penguasaan audiens, pengelolaan kecemasan, melatih gestur hingga kesesuaian konten yang ingin disampaikan. “Public speaking bukan sekadar berbicara, tetapi tentang menyampaikan pesan dengan percaya diri dan empati. Untuk menguasai teknik public speaking perlu memperhatikan vocal, visual dan verbal.” ujarnya di hadapan peserta. Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala SMKN 7 Surakarta, Wardoyo, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi pengembangan diri di era digital. “Melalui public speaking, siswa tidak hanya mampu mengekspresikan ide, tetapi juga membangun karakter komunikasi yang efektif,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut Wardoyo juga memberikan motivasi serta menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan literasi dengan mengikuti berbagai kompetisi literasi di tingkat kota maupun provinsi. Selain sesi pemaparan materi, siswa juga diajak berpartisipasi dalam simulasi interaktif, seperti praktik public speaking singkat dan latihan tongue twister dengan permainan kata. Salah satu peserta, Alifka dari kelas XI Perhotelan 2 mengungkapkan, “Pelatihan ini seru dan membuka wawasan baru. Saya jadi lebih tahu cara mengatur intonasi dan bahasa tubuh agar pidato tidak membosankan. Saya juga memberanikan diri berlatih maju meskipun grogi.” Koordinator acara, Asri pujihastuti, S.Pd., menyatakan bahwa kegiatan Jumat Literasi yang rutin dilaksanakan setiap minggu ke-5 ini merupakan bagian dari program sekolah untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. “Kami berkomitmen terus menghadirkan inisiatif serupa guna mengakselerasi kompetensi siswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga keterampilan hidup. Salah satunya adalah keterampilan berkomunikasi sebagai interpersonal skill,” tuturnya. Dengan semangat kolaborasi antara guru, siswa, dan narasumber, Jumat Literasi 2025 diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa SMKN 7 Surakarta untuk menjadi generasi yang unggul, kritis, dan mampu bersaing di berbagai kompetensi. Artikel oleh Tim Literasi SMKN 7 Surakarta.
“Menyambut Bulan Bahasa Bersama Read Aloud Soloraya”
Jumat, 29 September 2023, SMKN 7 Surakarta melaksanakan kegiatan jumat literasi. Jumat literasi diadakan setiap minggu ke 5 dan kali ini tim literasi SMKN 7 Surakarta mendatangkan narasumber yaitu 2 orang pakar dari read aloud soloraya,yang pertama ada Sara Neyrhiza dan yang kedua ada titi Setyoningsih mereka adalah founder dan co-founder komunitas read aloud soloraya bersama dengan salah satu guru SMK Negeri 7 Surakarta Ibu Asi Pudjiastuti yang juga merupakan koordinator literasi SMK Negeri 7 Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas X hingga kelas XII bertempat di lapangan tengah SMK Negeri 7 Surakarta. Pada materi pertama Kak Sarah memberikan pengetahuan mengenai read aloud atau membaca nyaring dan mengaitkan antara kemampuan membaca nyaring dengan keterampilan public speaking ternyata dari adanya nyaring para siswa bisa belajar untuk berbicara berkomunikasi dengan baik dan hal ini merupakan skill yang penting untuk bekal mereka ketika melakukan praktik kerja lapangan di dunia industri, kemudian materi yang kedua disampaikan oleh Kak Titi dengan materi pengetahuan tentang bahasa dan kaitan antara literasi dengan olah rasa, dengan literasi dan kegemaran membaca para siswa bisa meningkatkan literasinya dan juga meningkatkan empati untuk bisa mengetahui emosi diri. Harapannya dari kegiatan ini para siswa semakin tertarik dan tertantang untuk meningkatkan literasi nya dengan diajak oleh para pakar di bidang literasi dan juga influencer sehingga mereka lebih termotivasi dan lebih bersemangat untuk berkarya terutama untuk menulis baik itu cerpen puisi maupun esai.
Literasi SMK JUARA ” Launching Buku Antologi Puisi”
Teriknya matahari di Kamis Pagi kali ini tak menyurutkan semangat para siswa dan guru untuk mengikuti kegiatan Kamis Literasi bertema “Launching Buku Antologi karya guru dan siswa SMKN 7 Surakarta”. Kegiatan kamis Literasi ini sedikit berbeda dari minggu sebelumnya yang dilakukan di kelas-kelas, namun kali ini dilakukan secara serentak bagi siswa kelas X dan XI bertempat di lapangan tenis SMKN 7 Surakarta. Acara berlangsung selama 50 menit diawali dengan pengantar tentang literasi yang disampaikan oleh koordinator literasi SMKN 7 Surakarta ibu Asri Pujihastuti, S.Pd dan informasi tentang naskah puisi karya 50 siswa dan 10 guru yang telah dibukukan menjadi buku Antologi Puisi yang difasilitasi oleh Nyalanesia. Dipandu oleh dua MC dari tim literasi yaitu ibu Asri Pujihastuti, S.Pd. bersama partnernya ibu Nur Fitri Wahyanti, S.Pd acara berlangsung sangat seru dan meriah. Di tengah acara ada sesi membacakan puisi oleh beberapa siswa dan guru yang menambah semarak suasana pagi itu. Ada sesi pembacaan puisi yang memukau dari ibu Endang dan pak Nur Mardiono sebagai penulis puisi dari guru. Acara dilanjutkan oleh ananda Exel serta Pasha yang juga membacakan dengan lantang puisi-puisi karya mereka dengan penuh percaya diri. Sementara siswa kelas XII mengikuti kegiatan literasi di kelas bersama guru pendamping masing-masing di jam pertama. Aktivitas literasi yang mereka lakukan bertema Literasi Digital dengan mengakses website SMKN 7 Surakarta untuk mengetahui berita terkini yang ada di sekolah. Tak lupa mereka diminta untuk memberikan tanggapan dalam bentuk komentar positif yang membangun. Siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Dengan mengkases dan memberi tanggapan pada konten berita digital SMKN 7 Surakarta mereka bukan hanya berliterasi baca namun juga belajar untuk menyampaikan aspirasi dan berpikir kritis dalam memberi kontribusi untuk kemajuan sekolah. Acara ditutup dengan penyerahan pengahrgaan dari Nyalanesia kepada SMKN 7 sebagai sekolah aktif literasi. Penghargaan diterima secara simbolis oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan bapak Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd. dilanjutkan dengan sesi foto bersama dari para penulis siswa dan guru. Kegiatan ini diharapkan dapat memacu motivasi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya dalam membuat karya tulisan. Tim literasi SMKN 7 Surakarta berharap literasi sekolah tidak hanya sekedar terlihat dari simbol-simbol fisik belaka seperti pojok literasi dan mading. Peningkatan literasi juga harus dibuktikan dengan karya dan aksi nyata warga sekolah sebagai wujud nyata gerakan dalam meningkatkan literasi di SMKN 7 Surakarta. Salam Literasi! _ASR_











