Di hari Tasyrik terakhir 13 Dzulhijjah 1446H bertepatan dengan hari Senin, 9 Juni 2025, ketika ASN melaksanakan cuti Bersama, SMK Negeri 7 Surakarta melaksanakan Kurban. Pelaksanaan Kurban 1446H kali ini hampir sama dengan tahun sebelumnya. Hanya saja tahun ini SMK Negeri 7 Surakarta hanya menyembelih seekor sapi. Hewan Kurban yang disembelih adalah hasil iuran tujuh Shohibul Kurban dari kalangan bapak ibu guru yaitu Bapak Wardoyo, S.Pd.,M.Pd., Ibu Ana Sulistiyani, S.Pd., Ibu Dra Suryani, Ibu Endang Kusumawati, S.Pd., Ibu Nur Fitri Wahyanti, S.Pd., Ibu Nurul Rosyidah, S.H., Ibu Ndurrotun Nafi’ah, S.Sos. Kepanitiaan yang dipimpin oleh Bapak Muh. Taufik, S.Ag, dibantu panitia dari bapak dan ibu guru, karyawan dan anak-anak ROHIS, dapat melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan Kurban dengan lancar. Semoga Allah menerima penyembelihan hewan Kurban SMK Negeri 7 Surakarta dan semoga dapat melaksanakan dengan lebih baik di tahun-tahun mendatang. _Yun_
Potong hewan Kurban Di SMKN 7 Surakarta
BERKURBAN DI SMKN 7 SURAKARTA Surakarta, 19 Juni 2024 – SMKN 7 Surakarta kembali melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan ajaran agama Islam. Pada tahun ini, sebanyak dua ekor sapi disembelih berjenis sapi metal dan sapi jawa dan dagingnya didistribusikan kepada 370 penerima yang terdiri dari berbagai kalangan. Acara pemotongan hewan kurban dimulai pada pagi hari di halaman masjid sekolah dengan dihadiri oleh para guru, karyawan, serta siswa. Prosesi pemotongan dilakukan oleh tim yang sudah berpengalaman dengan memperhatikan kaidah-kaidah syariat Islam. Distribusi daging kurban dilakukan dengan tertib dan terorganisir. Sebanyak 370 penerima yang terdiri dari Bapak/Ibu guru dan karyawan, anggota Rohis (Rohani Islam), masyarakat sekitar, serta murid yang berhak menerima telah mendapatkan bagian mereka. Setiap penerima mendapatkan paket daging kurban yang sudah dikemas dengan rapi. Kegiatan pemotongan hewan kurban di SMKN 7 Surakarta ini tidak hanya menjadi sarana ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang. Demikian laporan dari SMKN 7 Surakarta, semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi semua pihak yang terlibat. FOTO DOKUMENTASI











