Sinergi Antarmapel: SMK Negeri 7 Surakarta Integrasikan Pembelajaran Mendalam Berbasis Inkuiri Kolaboratif
Surakarta, 17 Oktober 2025 – SMK Negeri 7 Surakarta menggelar kegiatan Berbagi Praktik Implementasi Pembelajaran Mendalam pada Jumat (17/10) bertempat di Aula sekolah. Kegiatan ini menjadi sarana bagi para pendidik untuk memperkuat pemahaman sekaligus berbagi pengalaman dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam berbasis Inkuiri Kolaboratif.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Bapak Wardoyo, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan kebijakan sekolah terkait penerapan pembelajaran mendalam dan Metode Perencanaan SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) sebagai pendekatan strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Selanjutnya, materi pengantar tentang Inkuiri Kolaboratif disampaikan oleh Ibu Asri Pujihastuti, S.Pd., M.Pd., selaku WKS I Bidang Kurikulum. Beliau menegaskan pentingnya sinergi antarmapel dalam merancang pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif.
Acara inti diisi dengan sesi Berbagi Praktik Implementasi Pembelajaran Mendalam, yang disampaikan oleh tiga narasumber inspiratif: Ibu Nur Fitri Wahyanti, S.Pd., Ibu Sri Wahyuni, S.Si., dan Ibu Fajarwati, S.Pd., M.A.
Dalam sesi ini, para narasumber memaparkan tahapan penyusunan rancangan inkuiri kolaboratif yang terdiri atas empat langkah utama, yaitu Assess, Design, Implement, serta Measure–Reflect–Change.
Selain itu, ditampilkan pula contoh rancangan inkuiri kolaboratif hasil kolaborasi antara Mapel Dasar-Dasar Kuliner, Matematika, dan IPAS, yang menjadi contoh konkret integrasi antarbidang keahlian.
Kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Penyusunan Rancangan Inkuiri Kolaboratif, di mana peserta dibagi ke dalam kelompok berdasarkan Konsentrasi Keahlian dan Kelas. Setiap kelompok merancang dan mempresentasikan hasil diskusinya di hadapan peserta lain untuk saling memberi masukan dan inspirasi.
Sebagai penutup, seluruh peserta melakukan refleksi bersama melalui media Padlet, untuk merangkum pembelajaran dan rencana tindak lanjut setelah kegiatan.
Harapannya, melalui kegiatan ini, para guru SMK Negeri 7 Surakarta semakin siap menerapkan pembelajaran mendalam dalam praktik harian, sehingga pengalaman belajar siswa menjadi lebih bermakna, kolaboratif, dan kontekstual.




































