Dalam rangka memperbarui pengetahuan dan informasi mengenai produk kontinental pada mata pelajaran Makanan Kontinental, Jurusan Patiseri mengundang guru tamu dari Indonesian Chef Asosiation (ICA) yakni Chef Hendra. Dalam kesempatan ini kegiatan peserta didik meliputi ulangan praktik berupa mengolah produk dan platting berupa soup, maincourse, Dessert
Multimedia Juara 2 Lomba Film Pendek Olimpiade TIK Nasional 2017
Lomba ini diadakan oleh KOGTIK (Komunitas Guru TIK dan KKPI) pada tanggal 4-6 Agustus 2017 bertempat di Gedung Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta. Kompetensi Keahlian Multimedia mengikuti lomba dengan diwakili oleh Ignatius Reynaldo dan Bramantya Yoga. Video dengan judul Technology in a Student’s Life berhasil mendapat juara 2 pada lomba film pendek setelah bersaing dengan 50 lebih peserta se-Indonesia. Reynaldo dan Yoga membawa pulang medali, piagam dan juga uang pembinaan dari sekolah. Berikut link videonya https://www.youtube.com/watch?v=oCBvOMotiYY
SMK N 7 Surakarta resmi menjadi Sekolah Terbuka Kepahlawanan
Kamis, 16 November 2017, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman mencanangkan Sekolah Terbuka kepahlawanan di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Ada lima sekolah yang menjadi rujukan di Jawa Tengah dan Yogyakarta, dan SMK N 7 Surakarta patut berbangga terpilih menjadi satu satunya SMK yang menjadi salah satu Sekolah Terbuka Kepahlawanan. Gagasan dibentuknya Sekolah Terbuka Kepahlawanan (STK) berangkat dari dasar kemanusiaan kita yang senantiasa gandrung pada kebaikan, kebenaran, keindahan dan pemulihan sifat-sifat insan manusia itu sendiri dan juga sebagai respon atas fakta sosial budaya yang meliputi situasi nasional kita sebagai bangsa yang berdaulat. Kegiatan yang diajarkan ringan-ringan saja, namun bisa memberikan pendidikan secara langsung dan siswa bisa mengaplikasikannya. Seperti para siswa melakukan pemberian ucapan terimakasih melalui tulisan untuk pahlawan, hasilnya sangat luar biasa. Jika kita cermati, para pahlawan itu jelas terdiri dari para patriot pejuang kebenaran. Misalnya, Pangeran Diponegoro, Teuku Umar, Sultan Hasanudin, Jenderal Soedirman, RA.Kartini, Imam Bonjol, RW.Monginsidi, Kapiten Patimura, Sultan Ageng Tirtayasa, Supriyadi, Pangeran Sambernyawa, dan lainnya. Sekolah Terbuka Kepahlawanan mengandung prinsip Pendidikan Bagi Semua, yang berarti Sekolah Terbuka Kepahlawanan ini merupakan wahana dimana warga negara, semua lapisan masyarakat dan jenjang sosial memiliki kesempatan untuk menyatukan rasa pengorbanan, cinta tanah air dan keinginan-keinginan luhur menjaga rumah Indonesia dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. Sekolah Terbuka Kepahlawanan ini memiliki muatan-muatan yang memenuhi unsur edukasi, unsur pelestarian nilai-nilai kepahlawanan, unsur pemupukan jatidiri manusia dan keteladanan, yang disampaikan melalui cerita-cerita flash back sejarah epos, sama seperti julukan hartawan bagi orang yang mempunyai harta atau ilmuwan bagi mereka yang mempunyai ilmu. Etos kepahlawanan dapat menjadi spirit bangkitnya sebuah bangsa. Tanpa nilai-nilai kepahlawanan, mustahil bangsa ini mampu mengatasi aneka ragam dan bertumpuk-tumpuk problem kebangsaan. Hari Pahlawan ditetapkan 10 November, namun untuk menjadi pribadi yang mewarisi etos kepahlawanan dapat kita lakukan kapan saja. (disarikan dari https://kodam4.mil.id)
Klaudia Peserta didik jurusan Broadcast juarai Lomba Pembaca Berita
ISI Surakarta mengadakan sebuah kegiatan yang berjudul Pekan Intuisi 2017 untuk memperingati Hari Pahlawan dengan model yang berbeda. Kegiatan tersebut meliputi lomba pembaca berita, lomba mading 3D , dan lomba komik yang diikuti oleh SMU/SMK se Solo raya. Lomba tersebut diadakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 14 November sebagai babak penyisihan dan 15 November sebagai babak final sekaligus pengumuman pemenang. Untuk SMK Negeri 7 Surakarta khususnya jurusan broadcasting mengikuti lomba pembawa berita dengan mengirimkan 3 peserta. Pada lomba pembaca berita, Jurusan broadcasting SMKN 7 Surakarta berhasil meraih juara 1 yang diraih oleh Klaudia Kristi kelas XI BC 1 dengan mendapatkan piala , sertifikat dan uang pembinaan.
Diklat pengurus OSIS periode tahun 2017/2018
Sebagai bagian dari program kerja OSIS tahun sebelumnya, pada hari Jumat-Minggu, 20-22 Oktober diadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) pengurus OSIS Th 2017/2018 yang dilaksanakan di dua tempat . Diklat ruang dilaksanakan di Aula SMK N 7 Surakarta dengan agenda Pembukaan oleh ibu kepala Sekolah, Ibu Wening Sukmanawati, S.Pd, M.Pd. kemudian penyampaian materi keorganisasian dan Bela Negara oleh ibu Siti Aminah, S.Pd dan materi Surat Menyurat oleh Bapak Nur Mardiyono, S.Pd . Sedangkan diklat lapang dilaksanakan di Wisma Pertanian, Tawang Mangu, Karanganyar selama 2 hari. Pada kegiatan tersebut siswa diajak berdiskusi dalam sesi Problem Solving dan debat yang dibimbing oleh pembina OSIS ibu Asri Pujihastuti, S.Pd dan pada malam harinya dilakukan kegiatan renungan malam serta tafakur alam. Dengan kegiatan ini diharapkan pengurus OSIS sebagai poros siswa SMK N 7 yang baru dilantik dapat memiliki bekal dan pengalaman sehingga terbentuk menjadi pribadi tangguh dan pemimpin yang mampu memberi teladan bagi seluruh siswa SMK N7 Surakarta serta membawa kemajuan bagi siswa dan sekolah dalam mengaktualisasikan diri dan membawa nama baik SMK N 7 Surakarta.
Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Teaching Factory (TEFA)
Setelah mendapatkan persetujuan kerjasama dengan Direktorat Pendidikan SMK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, SMK Negeri 7 Surakarta mulai mengawali kegiatan Teaching Factory pada tanggal 9 dan 10 November 2017 saat pelaksanaan Sosialisasi dan pendampingan TEFA. Kehadiran 2 narasumber dari DitPSMK yakni Bapak Pitoyo Nugroho dan Turidzin, Ph.D menghadirkan dialog hangat dengan Bapak dan Ibu Guru mengenai program TEFA yang kali ini berfokus pada kompetensi keahlian Akomodasi Perhotelan. Apa yang dimaksud Teaching factory? Teaching Factory adalah model pembelajaran berbasis produk ( barang/Jasa) Melalui sinergi sekolah dengan industri untuk menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri. Teaching Factory menerapkan model 6 M : Merancang produk Membuat produk Menerima Order Menganalisis order Mengkonfirmasi order Melakukan Quality Control Apa Tujuan penerapan Teaching Factory? Tujuan dari penerapan model pembelajaran teaching factory antara lain: Menciptakan sinergi dan integritas proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Integrasi Pembelajaran Normatif Adaptif, dan Produktif untuk meningkatkan efisensi dan efektifitas pengantaran Soft skill dan Hard Skill kepada peserta didik Meningkatkan Kolaborasi dengan dunia usaha/ dunia industri melalui penyelarasan kurikulum, penyediaan instruktur, alih pengetahuan/teknologi, pengenalan standardoperasional prosedur dan budaya industri Meningkatkan Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui interaksi dengan dunia usaha / dunia industry Mendorongnya munculnya perubahan paradigma pembelajaran dan budaya kerja institusi pendidikan dan pelatihan kejuruan. Mempersiapkan lulusan SMK yang kompeten untuk menjadi pekerja dan wirausaha
SMK Negeri 7 Surakarta, sekolah berlisensi LSP P1
Bertepatan pada hari Selasa, tanggal 7 November 2017, SMK Negeri 7 Surakarta telah menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) dengan dberikannya Lisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Dengan menerima lisensi ini SMK N 7 Surakarta dapat menguji dan mengeluarkan Sertifikat Kompetensi untuk peserta didiknya.Selanjutnya, Sertifikat Kompetensi yang dimiliki lulusan SMK itu bisa diakui dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam proses rekrutmen tenaga kerja terampil. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) adalah lembaga pelaksana kegiatan kompetensi kerja yang mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Konsep LSP sudah ada seiring dengan keberadaan BNSP sebagai perpanjangan tangan dari BNSP dalam melaksanakan sertifikasi profesi atau sertifikasi kompetensi. SMK yang sudah menjadi LSP P1 ditetapkan BNSP dengan beberapa kriteria. Pertama, SMK tersebut harus sudah terakreditasi. Kedua, sudah menerapkan kurikulum yang berbasis pada standar kompetensi.Ketiga, harus memiliki tenaga asesor, yaitu seseorang yang memiliki kualifikasi untuk melaksanakan asesmen dalam rangka asesmen manajemen mutu dalam sistem lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi. Pembentukan LSP di SMK maupun di lembaga diklat Kemendikbud merupakan upaya penguatan pendidikan vokasi yang diamanatkan Presiden Joko Widodo. LSP menjadi salah satu wujud implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia.
Ujian Praktik Kejuaran Patiseri
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. UKK terdiri dari Ujian Praktik Kejuruan yang umumnya diselenggarakan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Teori Kejuruan yang merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Ujian Nasional. Ujian Praktik Kejuruan Patiseri ini adalah bagian dari Ujian Praktik Sekolah dengan penguji dari ICA (Indonesian Chef Association) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung dari Senin, 6 November 2017 hingga Jumat 17 November 2017. Ujian Praktik Nasional rencana akan diselenggarakan pada bulan Februari 2018
Reza Raih Medali Perunggu di UNS Taekwondo Championship 2017
UTC merupakan singkatan dari UNS Taekwondo Championship yaitu kejuaraan Taekwondo yang bersifat nasional dan invitasi ke beberapa negara yang diadakan oleh UKM Taekwondo UNS. UTC diadakan setiap 2 tahun sekali, dan tahun ini merupakan tahun kelima UTC diadakan. Tujuan diadakannya UTC tidak lain adalah untuk meningkatkan kualitas atlet Taekwondo serta terjaringnya atlet-atlet berpotensi. SMK negeri 7 Surakarta yang diwakili oleh Reza Riveira Raharjo Paradenti yang duduk di bangku kelas XI MM 3 berhasil mendapatkan medali perunggu pada kejuaraan open pelajar dan Mahasiswa tingkat Nasional UNS Taekwondo Championship 2017
Tim Boga Juara 2 Kreasi Bungkus Mi Instan
Dalam Rangka HUT TATV Ke 13 diadakan Lomba Kreasi Bungkus SARIMI. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, 29 Oktober 2017 jam 10.00 – 13.00 bertempat di Alun-alun Selatan Surakarta Dengan bimbingann ibu Desmawati, S.Pd., Tim Boga Sevka berhasil memboyong Juara ke 2.









