PROGRAM RAMAH ANAK
BERSAMA YAYASAN KAKAK
Salah satu Program Sekolah Ramah Anak di SMKN 7 Surakarta adalah untuk dapat memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak, mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak serta mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab kepada kehidupan yang toleran, saling menghormati, dan bekerjasama untuk kemajuan dan semangat perdamaian. SMKN 7 Surakarta diharapkan tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, namun juga cerdas secara emosional dan spiritual.
Program yang telah dijalankan saat ini yang menjadi bagian dari pelaksanaan kebijakan Sekolah Ramah Anak di SMKN 7 Surakarta adalah adanya program Anti Perundungan maupun kegiatan lain seperti ekstrakurikuler yang menunjang tercapainya tujuan Sekolah Ramah Anak. Tugas lain dari Sekolah Ramah Anak adalah memastikan siswa mendapatkan kesehatan baik secara fisik maupun psikis sehingga perkembangannya di masa remaja dapat berjalan optimal. Dalam menjaga kesehatan fisik tentunya sekolah berusaha memberikan pengawasan bagi siswa terhadap apa yang mereka konsumsi setiap harinya. Salah satunya memberikan edukasi tentang gizi seimbang, anjuran membawa bekal makanan dari rumah dan tentunya menghindari zat-zat berbahaya bagi tubuh. Merokok adalah salah satu kebiasaan yang harus dihindari oleh seluruh warga sekolah terutama siswa yang masih berada pada masa kanak-kanak atau remaja. Perlu pemantauan dan pengawasan dari seluruh pihak sekolah terhadap aktivitas siswa yang mengarah pada konsumsi zat aditif dan berbahaya dalam rokok seperti tar dan nikotin ini. Bukan hanya rokok zat aditif lain yang ditambahkan dalam jenis lainnya seperti vape juga harus dihindari demi kesehatan paru-paru siswa terlebih siswa tersebut berada dalam masa pertumbuhan sehingga perlu diperhatikan asupan zat dalam tubuhnya.
Untuk itu sekolah mengadakan program yang bertujuan mencegah dan menanggulangi hal tersebut. Ketua Sekolah Ramah anak SMKN 7 Surakarta ibu Asri Pujihastuti yang juga selaku Pembina OSIS dan Koordinator Sekolah Anti Perundungan menjelaskan perlu dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak untuk melaksanaan program Sekolah Ramah Anak. Beberapa lembaga yang saat ini bekerja sama dengan SMKN 7 Surakarta antara lain Pusat Pengembangan Karakter (PUSPEKA), pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan Yayasan Kakak.Terkait dengan upaya pemberlakuan Kawasan Tanpa Rokok, sekolah mengadakan kegiatan bersama Yayasan Kakak dengan memberikan sosialisasi penggunaan aplikasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kegiatan ini berlangsung pada hari Jum’at 17 Maret 2022 di aula SMKN 7 Surakarta. Melibatkan 25 peserta dari siswa dan 3 guru pendamping kegiatan ini dilakukan dengan memberikan informasi mengenai bahaya rokok dan bagaimana langkah yang dilakukan agar sekolah bebas dari rokok. Tentunya baik guru maupun siswa harus bekerjasama dalam pelaksanaan program ini. Kegiatan dibuka oleh kepala sekolah bapak Drs. Bangkit Budarto, M.Pd dalam sambutannya beliau berpesan bahwa “terciptanya lingkungan sekolah ramah anak harus ditumbuhkan dan dirawat dengan baik bersama-sama oleh setiap warga sekolah.”
Aplikasi KTR dapat dijalankan dan diakses oleh semua warga sekolah dengan dimotori oleh siswa agen KTR sebanyak 25 siswa tersebut yang tersebar dari berbagai kelas. Melalui aplikasi tersebut diharapkan sekolah dapat terbebas dari rokok dengan melakukan pemantauan berupa pelaporan menggunakan aplikasi jika ada kegiatan merokok di sekolah. Hal ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan dari dinas pendidikan terkait agar upaya menciptakan Kawasan Tanpa Rokok di sekolah dapat mencapai tujuan secara optimal. (ASR)



















